Pamsimas Lahir dari 9 Prinsip yang Berpihak pada Masyarakat

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Minggu, 05 Desember 2021 | 10:22 WIB
Pamsimas Lahir dari 9 Prinsip yang Berpihak pada Masyarakat
Bukti pembayaran pelanggan Pamsimas di Desa Sutoragan, Purworejo, Jawa Tengah. (Istimewa)

Suara.com - Selama hampir 14 tahun pelaksanaannya, Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat miskin di perdesaan dan pinggiran kota. Manfaat itu bukan saja berupa mudahnya akses air minum dan sanitasi, melainkan juga pemberdayaan berupa partisipasi, kemandirian, juga kesetaraan dalam kegiatan ekonomi maupun sosial.

Program Pamsimas memiliki tujuan sederhana, yaitu memenuhi ketersediaan air minum dan sanitasi layak.

Namun dalam prosesnya, program ini melibatkan berbagai kalangan dan menyentuh aspek luas kehidupan (ekonomi, sosial, kesehatan dan pelestarian alam) sedemikian sehingga bersifat multi-dimensional dan multi- stakeholders. Berkat pendekatannya yang menjunjung semangat kolaborasi, program sederhana ini bahkan memberi manfaat jauh lebih luas dari sekadar cuma soal penyediaan air dan sanitasi.

Pamsimas menjadi bersifat inklusif, karena pertama-tama bertumpu pada keterlibatan masyarakat penerima manfaat. Program ini bahkan dirancang untuk melibatkan warga masyarakat yang paling marjinal sekalipun, seperti komunitas adat tradisional, kalangan perempuan, dan penyandang disabilitas.

Di atas semua itu, program ini mengedepankan prinsip partisipasi dan gotong royong (kerja sama). Gotong royong yang dimaksud, salah satunya adalah dalam hal pembiayaan.

Dana Program Pamsimas adalah hasil dari gotong royong berbagai pihak, yang disatukan dalam satu wadah. Pamsimas telah berhasil menggabungkan dana internasional, dana pemerintah dari pusat, provinsi, kabupaten/kota hingga desa, dan dana dari masyarakat dalam satu wadah itu.

Alokasi anggaran pada setiap Program Pamsimas terdiri dari 70 persen dana pemerintah pusat atau daerah, 10 persen (minimal) dari anggaran desa, dan 20 persen sisanya merupakan kontribusi masyarakat dalam bentuk tunai 4 persen, serta 16 persen dalam bentuk benda/barang/ tenaga.

Dana dari masyarakat itu pun bentuknya kontribusi, hasil dari gotong royong juga, baik dalam bentuk tunai yang dikumpulkan dari masyarakat maupun dalam bentuk tenaga kerja berupa kerja bakti gotong royong warga.

Seorang pria tengah mengecek tandon air minum di Desa Padaasih, Sukabumi, Jawa Barat. (Dok: Pamsimas)
Seorang pria tengah mengecek tandon air minum di Desa Padaasih, Sukabumi, Jawa Barat. (Istimewa)

9 Prinsip Program Pamsimas

baca juga

Tujuan dari Pamsimas adalah meningkatkan akses pelayanan air minum dan sanitasi bagi masyarakat miskin perdesaan dan daerah pinggiran kota (peri-urban). Nilai lebih dari Program Pamsimas adalah adanya pelibatan masyarakat dalam setiap tahapan program secara inklusif, sehingga muncul rasa memiliki. Dengan rasa memiliki yang tinggi, masyarakat pun akan merawat aset dengan baik.

Pamsimas telah diwujudkan dalam beberapa tahap. Tahap I tahun 2008-2013, Tahap II pada 2013-2016, dan Tahap III tahun 2016-2021. Program ini dilaksanakan  di 33 provinsi, 409 kabupaten/kota, di sekitar 35.000 desa, yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia.

Dimanapun Pamsimas diwujudkan, program ini selalu berlandaskan pada 9 prinsip, yaitu:

1. Tanggap Kebutuhan

Program Pamsimas diberikan kepada lokasi yang membutuhkan dan bersedia memelihara serta mengelola sistem terbangun. Alokasi bantuan dana stimulant BLM disesuaikan dengan tingkat kebutuhan dan kesiapan masyarakat.

2. Partisipatif

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Viral Video Sebut Jalan Tol di Indonesia Tidak Aman, Benarkah?

CEK FAKTA: Viral Video Sebut Jalan Tol di Indonesia Tidak Aman, Benarkah?

Hits | Senin, 08 November 2021 | 19:56 WIB

Semua Tol Telah Penuhi Uji Laik Fungsi dan Operasi: Pastikan Berkendara Sesuai Aturan

Semua Tol Telah Penuhi Uji Laik Fungsi dan Operasi: Pastikan Berkendara Sesuai Aturan

Bisnis | Senin, 08 November 2021 | 12:21 WIB

PUPR Gelar Workshop Video Kreatif dan Kompetisi Tiktok Jalan Berkeselamatan Prioritas Aman

PUPR Gelar Workshop Video Kreatif dan Kompetisi Tiktok Jalan Berkeselamatan Prioritas Aman

News | Selasa, 02 November 2021 | 14:57 WIB

Dunia Tanpa Sampah Plastik

Dunia Tanpa Sampah Plastik

News | Senin, 01 November 2021 | 23:00 WIB

Turunkan Emisi Karbon dan Tingkatkan Ketangguhan Kota, Ini Kiprah Kementerian PUPR

Turunkan Emisi Karbon dan Tingkatkan Ketangguhan Kota, Ini Kiprah Kementerian PUPR

Bisnis | Kamis, 28 Oktober 2021 | 14:43 WIB

Menteri PUPR Minta Desain Infrastruktur Disesuaikan dengan Perubahan Iklim

Menteri PUPR Minta Desain Infrastruktur Disesuaikan dengan Perubahan Iklim

Bisnis | Rabu, 27 Oktober 2021 | 23:25 WIB

Terkini

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 20:18 WIB

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Riau | Sabtu, 12 September 2026 | 20:17 WIB

×