Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 6.037,842
LQ45 602,373
Srikehati 296,769
JII 356,005
USD/IDR 18.126

Menteri PUPR Minta Desain Infrastruktur Disesuaikan dengan Perubahan Iklim

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Rabu, 27 Oktober 2021 | 23:25 WIB
Menteri PUPR Minta Desain Infrastruktur Disesuaikan dengan Perubahan Iklim
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono. (Dok: Kementerian PUPR)

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelar puncak peringatan Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia 2021. Acara digelar secara luring terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) ketat di auditorium Kementerian PUPR dan juga secara hybrid melalui kanal YouTube Kementerian PUPR dan Zoom pada Rabu, (27/10/2021).

Kegiatan dimulai dengan memutarkan video tentang Kiprah Kementerian PUPR dalam mendukung penurunan emisi karbon dan peningkatan ketangguhan kota terhadap perubahan iklim. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan laporan kegiatan oleh panitia acara, pembacaan pidato oleh Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dan talksow pada acara puncak Hari Kota Dunia 2021 dengan tema “Percepatan Aksi Perkotaan untuk Dunia Bebas Karbon dan Adaptasi Kota yang Bertahan Iklim.

Acara yang dibuka oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono  ini juga menampilkan Andi F Noya sebagai Moderator. Acara ini juga dihadiri secara langsung oleh Diana Kusumastuti (Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR), Achmad Subki (Kepala BBPJN Jatim-Bali), Yulius (SNVT PJSA Pemali Juana), Dewi Ardit A. (PPK Prasarana Strategis), Tonny Hartono (Kepala UPTD Sampah Manggar-Balikpapan) dan Putu Ayu Saraswati (Puteri Indonesia Lingkungan 2020).

Dalam pidatonya, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono meminta kepada seluruh jajarannya untuk membuat program pembangunan infrastruktur yang mendukung terhadap penurunan emisi karbon. Sebab, emisi karbon yang berdampak terhadap perubahan iklim memiliki segudang bahaya. Sebut saja bencana Badai Seroja yang menghantam wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Badai Seroja itu tidak pernah terjadi di Indonesia, tapi terus terjadi di NTB dan NTT. Itu baru ekornya saja yang mengenai Indonesia. Dan itu adalah salah satu dampak dari perubahan iklim. Untuk itu, saya ingin mengajak kita smeua, khsusunya rekan-rekan saya di PUPR untuk mengevaluasi desain kriteria untuk seluruh bangunan yang dikerjakan PUPR," tutur Basuki.

Puncak Perayaan Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia 2021. (Dok: Kementerian PUPR)
Puncak Perayaan Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia 2021. (Dok: Kementerian PUPR)

Sejauh ini, sebenarnya Kementerian PUPR sudah turut berkontribusi dalam mengendalikan perubahan iklim melalui berbagai pembangunan infrastruktur. Ada beberapa upaya yang telah dilakukan oleh Kementerian PUPR.

Salah satunya adalah mendorong penerapan ketentuan Bangunan Gedung Hijau (BGH) sesuai amanat PP Nomor 16 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung yang dilengkapi dengan Peraturan Menteri PUPR Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penilaian Kinerja Bangunan Gedung Hijau. Lewat aturan ini, Kementerian PUPR terus mendorong penerapan bangunan gedung hijau dan berperan sebagai regulator dan operator penyelenggaraan konstruksi gedung hijau yang berkualitas dan efisien.

Prinsip-prinsip bangunan gedung hijau meliputi pengurangan sumber daya (lahan, material, air, sumber daya alam dan sumber daya manusia), pengurangan timbulan limbah, penggunaan kembali sumber daya yang telah digunakan sebelumnya, penggunaan sumber daya hasil siklus ulang, perlindungan dan pengelolaan terhadap lingkungan hidup melalui upaya pelestarian, mitigasi risiko keselamatan kesehatan perubahan iklim dan bencana.  Hal yang paling utama dalam penerapan bangunan gedung hijau adalah harus terpenuhinya standar teknis bangunan gedung.

Setidaknya ada 61 bendungan yang akan dibangun oleh Kementerian PUPR sepanjang 2020-2024. Namun, lanjut Basuki, hal itu belum tentu dapat menjamin Indonesia dapat terhindar dari perubahan iklim yang nyata. Artinya, banjir bandang, longsor maupun bencana lainnya bisa saja menerpa sewaktu-waktu.

baca juga

"Apakah 61 bendungan itu cukup? Belum tentu. Karena desain teknis perlu kita evaluasi lagi. Baik itu storage capacity-nya, karena curah hujan akan lebih besar dari yang biasanya. Untuk itu saya minta semua insan PUPR untuk konsisten menerapkan prinsip-prinsip dasar (adaptasi berketahanan iklim). Sehingga Indonesia bisa beradaptasi dengan perubahan iklim ini," katanya.

Sementara itu, Putu Ayu Saraswati, Puteri Indonesia Lingkungan 2020 mengajak anak muda untuk mengurangi emisi karbon dengan mengubah gaya hidup.

“Di era digitalisasi ini memang sangat mudah untuk menyebarluaskan isu-isu mengenai lingkungan. Permasalahannya dengan kemudahan itu terkadang anak-anak generasi sekarang merasa bahwa sharing saja cukup, padahal itu harus dibarengi dengan keberlanjutan,” ucapnya.

Acara ini ditutup oleh pemutaran video pengumuman pemenang lomba video, foto dan karya tulis. Sebagai penutup, Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Diana Kusumastuti mengatakan, acara ini bisa menjadi momentum pembelajaran dan generasi muda untuk bisa berkiprah pada penurunan emisi karbon. Menurutnya, tantangan ke depan akan semakin banyak.

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Diana Kusumastuti. (Dok: Kementerian PUPR)
Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Diana Kusumastuti. (Dok: Kementerian PUPR)

“Namun dengan kolaborasi baik, kita yakin bsia wariskan lingkungan yang sehat dan asri bagi penerus bangsa,” ucapnya.

Indah Raftiarty ER
Pranata Humas Ahli Muda Kementerian PUPR

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tingkatkan Geliat Pariwisata, PUPR Bangun 265 Unit Sarhunta di Kampung Warna Warni Parapat

Tingkatkan Geliat Pariwisata, PUPR Bangun 265 Unit Sarhunta di Kampung Warna Warni Parapat

Bisnis | Senin, 30 Agustus 2021 | 14:53 WIB

Berkat Program Pamsimas, Desa Ini Kini Merdeka dari Kekeringan Panjang

Berkat Program Pamsimas, Desa Ini Kini Merdeka dari Kekeringan Panjang

Bisnis | Minggu, 29 Agustus 2021 | 16:55 WIB

Program KemenPUPR Digenjot Cepat, Target Warga Berpenghasilan Rendah Untuk Miliki Rumah

Program KemenPUPR Digenjot Cepat, Target Warga Berpenghasilan Rendah Untuk Miliki Rumah

Kaltim | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 18:13 WIB

Pembangunan Infrastruktur Pemulihan Ekonomi Negara Telan Anggaran Rp100,59 Triliun

Pembangunan Infrastruktur Pemulihan Ekonomi Negara Telan Anggaran Rp100,59 Triliun

Bisnis | Kamis, 26 Agustus 2021 | 14:56 WIB

Hapernas 2021, Menteri PUPR: Rakyat Butuh Rumah Layak Huni dan Berkualitas

Hapernas 2021, Menteri PUPR: Rakyat Butuh Rumah Layak Huni dan Berkualitas

Bisnis | Rabu, 25 Agustus 2021 | 15:04 WIB

Kementerian PUPR: Cari Rumah Subsidi Kini Bisa via Online

Kementerian PUPR: Cari Rumah Subsidi Kini Bisa via Online

Bisnis | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 18:25 WIB

Terkini

Polemik Revisi UU Hak Cipta, Google Respon Wacana Pemerintah

Polemik Revisi UU Hak Cipta, Google Respon Wacana Pemerintah

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:07 WIB

Setoran Freeport ke Negara Turun Menjadi USD 2,6 Miliar pada 2026

Setoran Freeport ke Negara Turun Menjadi USD 2,6 Miliar pada 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:52 WIB

Bahlil Diserang PDIP Soal Batu Bara PLN, Ade Ginanjar Pasang Badan: Jangan Politisasi Energi

Bahlil Diserang PDIP Soal Batu Bara PLN, Ade Ginanjar Pasang Badan: Jangan Politisasi Energi

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:46 WIB

IHSG Bertahan di Atas 6.000, Tapi Dihantam Saham Perbankan

IHSG Bertahan di Atas 6.000, Tapi Dihantam Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:40 WIB

Tak Sekadar Chatbot, Investor Ritel Bisa Manfaatkan AI untuk Analisis Saham

Tak Sekadar Chatbot, Investor Ritel Bisa Manfaatkan AI untuk Analisis Saham

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:28 WIB

Rupiah Menguat Tipis Berkat Sentimen Positif S&P Global Ratings

Rupiah Menguat Tipis Berkat Sentimen Positif S&P Global Ratings

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:28 WIB

Aturan Kemasan Rokok Polos Dinilai Ancam 1,2 Juta Lapangan Kerja

Aturan Kemasan Rokok Polos Dinilai Ancam 1,2 Juta Lapangan Kerja

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:23 WIB

Pengangkatan Keponakan Menteri PU Jadi Komisaris PTPP Atas Usulan BP BUMN-Danantara

Pengangkatan Keponakan Menteri PU Jadi Komisaris PTPP Atas Usulan BP BUMN-Danantara

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:18 WIB

Ajinomoto Indonesia Jadi Pelopor PMR Proaktif, Raih PMR Award 2026 dari BPOM

Ajinomoto Indonesia Jadi Pelopor PMR Proaktif, Raih PMR Award 2026 dari BPOM

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:59 WIB

Kas Seret, Pos Indonesia Tunda Bayar Imbal Jasa Sukuk Rp24,11 Miliar

Kas Seret, Pos Indonesia Tunda Bayar Imbal Jasa Sukuk Rp24,11 Miliar

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:42 WIB

×