Optimisme The Fed Bikin Harga Minyak Dunia Melesat

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 17 Desember 2021 | 07:42 WIB
Optimisme The Fed Bikin Harga Minyak Dunia Melesat
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia melesat sekitar 2 persen pada perdagangan Kamis, kenaikan harga ini ditopang oleh optimisme The Fed, bank sentral AS, terhadap ekonomi yang mampu mengalahkan kekhawatiran penyebaran varian omicron.

Mengutip CNBC, Jumat (17/12/2021) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup melonjak USD1,14 atau 1,5 persen menjadi USD75,02 per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), melejit USD1,51, atau 2,1 persen menjadi menetap di posisi USD72,38 per barel.

Minyak mentah dan aset berisiko lainnya seperti ekuitas juga mendapat dorongan setelah The Fed memberikan prospek ekonomi yang optimistis, mendongkrak semangat investor bahkan ketika bank sentral Amerika itu menandai berakhirnya stimulus moneter yang telah lama ditunggu-tunggu.

"Pasar takut dengan apa yang akan dilakukan The Fed, dan sekarang setelah melihat ke sekeliling dan kita tahu apa yang kita hadapi, pasar reli," kata Phil Flynn, analis Price Futures Group di Chicago.

Permintaan meningkat pada 2021 setelah kejatuhan tahun lalu. Rabu, Badan Informasi Energi (EIA) Amerika mengatakan produk yang dipasok oleh pengilangan--proksi untuk permintaan--melonjak pada minggu terakhir menjadi 23,2 juta barel per hari.

"Angka-angka itu menunjukkan latar belakang ekonomi yang sehat," kata Tamas Varga, analis PVM.

"Meski pengumuman The Fed memicu lonjakan harga minyak dan ekuitas, penarikan dukungan ekonomi bersamaan dengan krisis Omicron adalah dua hambatan utama yang dihadapi pasar minyak saat ini," papar dia.

Memberikan dukungan harga lebih lanjut, EIA juga melaporkan bahwa stok minyak mentah AS turun 4,6 juta barel, lebih dari perkiraan analis.

Di Arab Saudi, ekspor minyak mentah pada Oktober naik selama enam bulan berturut-turut ke level tertinggi sejak April 2020, menurut Joint Organisation Data Initiative ( JODI ), Kamis.

Membatasi kenaikan adalah kekhawatiran tentang virus dan prospek surplus pasokan tahun depan, seperti yang disebutkan oleh Badan Energi Internasional dalam laporan bulanannya minggu ini.

Inggris dan Afrika Selatan melaporkan rekor kasus Covid-19 harian sementara banyak perusahaan di seluruh dunia meminta karyawannya untuk bekerja dari rumah, yang dapat membatasi permintaan di masa mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Berhasil Rebound Usai Pernyataan The Fed

Harga Minyak Dunia Berhasil Rebound Usai Pernyataan The Fed

Bisnis | Kamis, 16 Desember 2021 | 07:28 WIB

Varian Omicron Makin Mengkhawatirkan, Harga Minyak Dunia Ambles

Varian Omicron Makin Mengkhawatirkan, Harga Minyak Dunia Ambles

Bisnis | Rabu, 15 Desember 2021 | 07:31 WIB

Omicron Menyebar di 60 Negara, Harga Minyak Dunia Tertekan Melemah

Omicron Menyebar di 60 Negara, Harga Minyak Dunia Tertekan Melemah

Bisnis | Selasa, 14 Desember 2021 | 07:27 WIB

Terkini

Satu Tahun Danantara Indonesia, Presiden Minta Perkuat Fondasi untuk Masa Depan Generasi Indonesia

Satu Tahun Danantara Indonesia, Presiden Minta Perkuat Fondasi untuk Masa Depan Generasi Indonesia

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:58 WIB

BRI Gelar Aksi Sosial Ramadan 1447 Hijriah, 8.500 Anak Yatim Terima Santunan Nasional

BRI Gelar Aksi Sosial Ramadan 1447 Hijriah, 8.500 Anak Yatim Terima Santunan Nasional

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:43 WIB

ADRO Siapkan Rp4 Triliun untuk Buyback Saham, Boy Thohir Ungkap Rencananya

ADRO Siapkan Rp4 Triliun untuk Buyback Saham, Boy Thohir Ungkap Rencananya

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:24 WIB

Skandal BNI, Kronologi Hilangnya Uang Jemaat Gereja di Rantauprapat Rp 28 Miliar

Skandal BNI, Kronologi Hilangnya Uang Jemaat Gereja di Rantauprapat Rp 28 Miliar

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:20 WIB

BSI Siapkan Rp45 Triliun Uang Tunai dan Layanan Digital Selama Libur Lebaran

BSI Siapkan Rp45 Triliun Uang Tunai dan Layanan Digital Selama Libur Lebaran

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:12 WIB

Emas Antam Lebih Murah Lagi Hari Ini, Harganya Turun Rp 4.000

Emas Antam Lebih Murah Lagi Hari Ini, Harganya Turun Rp 4.000

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:12 WIB

Menhub Putar Otak Urai Kemacetan Kendaraan di Gilimanuk, Begini Jurusnya

Menhub Putar Otak Urai Kemacetan Kendaraan di Gilimanuk, Begini Jurusnya

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:07 WIB

Untung Mana Bea Cukai Bubar atau Reformasi Total?

Untung Mana Bea Cukai Bubar atau Reformasi Total?

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:07 WIB

Tak Hanya Jaminkan Kredit, Jamkrindo Syariah Tebar Zakat Rp 1,09 Miliar

Tak Hanya Jaminkan Kredit, Jamkrindo Syariah Tebar Zakat Rp 1,09 Miliar

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:02 WIB

Cair! Bantuan Pasca-Bencana di Aceh Timur Tembus Rp 100 Miliar, Ini Rinciannya

Cair! Bantuan Pasca-Bencana di Aceh Timur Tembus Rp 100 Miliar, Ini Rinciannya

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 09:54 WIB