Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Indodax Optimis Target 6,5 Juta Member Tercapai di 2022

Iwan Supriyatna

Jum'at, 07 Januari 2022 | 12:57 WIB
Indodax Optimis Target 6,5 Juta Member Tercapai di 2022
CEO Indodax Oscar Darmawan.

Suara.com - Indodax, Startup marketplace Bitcoin dan aset kripto di Indonesia sudah berhasil mendapatkan 4,8 juta member di tahun 2021. Tahun 2022 ini, Indodax menargetkan pertumbuhan member sebanyak 35% atau sekitar 6,5 juta member.

Sampai saat ini, Indodax selaku pionir marketplace kripto lokal di Indonesia, masih mendominasi pasar dari sisi jumlah member. Berdasarkan data dari BAPPEBTI per Oktober Tahun 2021, jumlah investor aset kripto di Indonesia mencapai 9,5 juta investor.

CEO Indodax Oscar Darmawan mengatakan, jumlah member Indodax sampai akhir 2021 ada sebanyak 4.8 juta member yang mana 99% nya adalah orang Indonesia.

“Ini merupakan pencapaian Indodax mengingat pada akhir tahun 2020, jumlah member Indodax hanya mencapai 2.3 juta member. Dengan data tersebut, dapat kita lihat bahwa performa Indodax sebagai marketplace aset kripto sangat baik dengan kenaikan total member sebesar 100 persen lebih. Tidak hanya itu, Indodax juga mencatatkan pertumbuhan total transaksi yang naik sebanyak 700%, serta monthly active trader yang naik 3-12 kali lipat setiap bulannya jika dilihat perbandingannya dari tahun 2020 dan 2021. Tentu kami berharap di 2022 ini akan semakin banyak masyarakat Indonesia yang paham dengan kripto dan teknologi blockchain serta bertambahnya jumlah member yang daftar dan bertransaksi di Indodax,” ucap Oscar ditulis Jumat (7/1/2021).

Indodax memandang optimis kenaikan member ini karena aset kripto seperti Bitcoin dan beberapa ekosistem blockchain, seperti decentralized finance (DeFi), Non fungible token (NFT) dan metaverse akan semakin booming di tahun 2022.

Seperti yang diucapkan Oscar Darmawan sebelumnya, tahun 2022, tidak menutup kemungkinan nantinya akan hadir lagi ekosistem yang baru dan membuat crypto semakin booming dan valuable.

Melihat potensi di 2022, tentu akan ada banyak sekali investor baru yang mencoba peruntungannya. Agar para newbie tersebut tidak salah langkah, Oscar Darmawan pun membagikan tips bagi para pemula yang hendak terjun untuk berinvestasi kripto.

“Untuk investor pemula saya pikir mereka harus memastikan terlebih dahulu bahwa mereka bertransaksi di pedagang fisik aset kripto yang terpercaya dan sudah terdaftar di BAPPEBTI salah satunya yaitu Indodax”, ujar Oscar.

Kemudian menurutnya, investor juga tidak bisa asal trading dan membeli aset kripto. Perlu memahami bagaimana fundamental crypto. Karena memahami aset kripto secara fundamental itu tidak sulit.

baca juga

“Para investor pemula harus mau belajar terlebih dahulu mengenai investasi aset kripto sebelum terjun langsung agar tidak salah langkah. Di Indodax, kami menyediakan platform edukasi gratis soal kripto dan blockchain di kanal online Indodax, yaitu Indodax.Academy dan media sosial indodax. Apabila para member sudah mulai mau berinvestasi namun masih ragu ragu akan membeli aset kripto yang mana, beli saja Bitcoin dan Ethereum karena dua kripto tersebut memiliki market cap terbesar dan teknologinya yang jauh lebih matang daripada kripto lainnya,” kata Oscar Darmawan.

“Dan yang terakhir, saya sudah sering mewanti wanti untuk selalu menggunakan uang dingin ketika akan bertransaksi aset kripto. Aset kripto itu volatilitasnya tinggi, sehingga harus dipahami bahwa naik turunnya harga kripto itu sangat wajar adanya dan terjadi sangat cepat. Dengan menggunakan uang dingin atau uang yang tidak akan dipakai dalam jangka waktu sebulan, hal tersebut harusnya tidak menjadi masalah. Nah, kemudian Jika para member sudah rutin berinvestasi, jangan lupa juga para member harus rutin untuk memeriksa wallet nya, menerapkan kata sandi yang aman dan tidak mudah ditebak siapapun, serta tidak mudah percaya akan mendapat keuntungan yang sangat banyak dan berkali lipat atau mengklik link yang tidak jelas asal usulnya karena bisa saja link tersebut adalah link phising,” tutup Oscar.

Sebagai platform jual beli aset kripto terbesar dan terpercaya di Indonesia dengan 4.8 juta member lebih, Indodax memiliki counter offline yang bisa dipakai oleh para member untuk berkonsultasi yang berada di pusat perkantoran Sudirman, Jakarta Selatan dan Sunset Road di Bali. Sebagai tambahan informasi, di Indodax, Bitcoin dan aset kripto lainnya bisa dimiliki oleh siapa saja dengan mudah dan aman mulai dari harga Rp10 ribu saja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sosok Misterius Masuk Pasar Kripto, Borong Bitcoin Senilai 21 Juta Dolar AS

Sosok Misterius Masuk Pasar Kripto, Borong Bitcoin Senilai 21 Juta Dolar AS

Bisnis | Rabu, 05 Januari 2022 | 13:55 WIB

Para Pakar Prediksi Harga Bitcoin Ambles Awal 2022, Ini Penyebabnya

Para Pakar Prediksi Harga Bitcoin Ambles Awal 2022, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 05 Januari 2022 | 13:01 WIB

Dugaan Pencucian Uang di Kripto, Dua Bersaudara Asal Hong Kong Ditahan

Dugaan Pencucian Uang di Kripto, Dua Bersaudara Asal Hong Kong Ditahan

Bisnis | Selasa, 04 Januari 2022 | 14:52 WIB

Terkini

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:38 WIB

×