Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Kasus Omicron di Tanah Air Makin Membuat Sri Mulyani Khawatir

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 24 Januari 2022 | 13:13 WIB
Kasus Omicron di Tanah Air Makin Membuat Sri Mulyani Khawatir
Menkeu Sri Mulyani dalam konfrensi pers APBN Kita, Senin (23/9/2021). [Tangkapan layar]

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku sedikit khawatir dengan makin meningkatnya kasus penularan virus Covid-19 terutama lewat varian Omicron di tanah air.

Untuk itu dirinya meminta masyarakat untuk tetap waspada dan menjalankan protokol kesehatan yang ketat.

"Saat ini kita meningkatkan kewaspadaan dengan kenaikan jumlah Omicron yang mulai terjadi transmisi karena adanya orang baru datang dari luar negeri," kata Sri Mulyani saat rapat kerja dengan DPD RI, Senin (24/1/2022).

Sri Mulyani berujar pemerintah tidak ingin kasus Omicron sama seperti yang terjadi lewat varian Delta. Untuk itu koordinasi di internal pemerintah pun makin ditingkatkan.

"Untuk itu pemerintah, Presiden setiap minggu selalu ada sidang kabinet rutin untuk melihat dan mengevaluasi penanganan Covid-19 dan pelaksanaan PPKM," kata dia.

Kewaspadaan terutama ditingkatkan dari munculnya varian Omicron transmisi luar negeri. Dimana banyak masyarakat yang melakukan perjalanan luar negeri pada liburan Natal dan Tahun Baru.

"Walaupun pemerintah sudah menghimbau masyarakat tidak keluar negeri namun tetap ada yang keluar negeri dan sekarang ini mereka arus baliknya itu pada awal Januari hingga pertengahan ini, sehingga kalau kita lihat kasus bawaan dari luar negeri mulai men-trigger terjadinya kasus lokal," katanya.

Kementerian Kesehatan melaporkan jumlah kasus Covid-19 varian Omicron terus bertambah menjadi 1.626 kasus di Indonesia per Senin (24/1/2022).

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan, 369 kasus di antaranya merupakan transmisi lokal di tengah masyarakat.

"Per hari ini total kasus Omicron 1.626 orang, terdiri dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) 1.019 orang dan non PPLN atau transmisi lokal 369 orang," kata Nadia saat dihubungi, Senin (24/1/2022).

Selain itu masih terdapat 238 kasus lainnya yang masih dalam penyelidikan epidemiologis apakah kasus transmisi lokal atau kasus impor dari luar negeri.

Kemenkes juga mencatat sudah ada dua pasien Omicron yang meninggal dunia di Indonesia karena memiliki riwayat penyakit atau komorbid berat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Kasus Omicron Naik, Pemerintah Belum Terpikir Terapkan PPKM Darurat atau Lockdown

Meski Kasus Omicron Naik, Pemerintah Belum Terpikir Terapkan PPKM Darurat atau Lockdown

Bisnis | Senin, 24 Januari 2022 | 13:10 WIB

Omicron Kian Mengganas di Indonesia, Dalih Menkes Pilih Tes PCR STGF Ketimbang Tes Genome Sequence

Omicron Kian Mengganas di Indonesia, Dalih Menkes Pilih Tes PCR STGF Ketimbang Tes Genome Sequence

News | Senin, 24 Januari 2022 | 13:10 WIB

Imbas Varian Omicron Menggila, Menkes Klaim Bakal Percepat Vaksinasi Booster di Jabodetabek

Imbas Varian Omicron Menggila, Menkes Klaim Bakal Percepat Vaksinasi Booster di Jabodetabek

News | Senin, 24 Januari 2022 | 12:26 WIB

Terkini

Mengapa Rupiah Terus Anjlok?

Mengapa Rupiah Terus Anjlok?

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 14:00 WIB

Trump Ngambek Soal Nuklir, Buntu Negosiasi AS-Iran Bikin Harga Minyak Jadi USD 107

Trump Ngambek Soal Nuklir, Buntu Negosiasi AS-Iran Bikin Harga Minyak Jadi USD 107

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 13:58 WIB

OJK: MSCI Akui Keberhasilan Reformasi Pasar Modal Indonesia

OJK: MSCI Akui Keberhasilan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 13:04 WIB

Mengubah Hutan Bambu Jadi Sumber Kehidupan, Langkah Nyata Green Action 2026

Mengubah Hutan Bambu Jadi Sumber Kehidupan, Langkah Nyata Green Action 2026

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 12:55 WIB

OJK Terima Dua Paket Calon Direksi BEI

OJK Terima Dua Paket Calon Direksi BEI

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 12:25 WIB

Di Balik Progres Percepatan Sekolah Rakyat: Dedikasi Tinggi dan Komitmen Tanpa Kompromi Para Pekerja

Di Balik Progres Percepatan Sekolah Rakyat: Dedikasi Tinggi dan Komitmen Tanpa Kompromi Para Pekerja

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 11:56 WIB

Kredit Komersial BRI Melesat 58,4 Persen, Meroket Jadi Rp61,4 Triliun

Kredit Komersial BRI Melesat 58,4 Persen, Meroket Jadi Rp61,4 Triliun

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 11:40 WIB

Prabowo Bidik Dedieselisasi, Cerah: Jangan Tanggung, Stop Juga Proyek Gas dan Batu Bara!

Prabowo Bidik Dedieselisasi, Cerah: Jangan Tanggung, Stop Juga Proyek Gas dan Batu Bara!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 11:12 WIB

Gurita Bisnis Ekstraktif di Lingkaran Kabinet Merah Putih, Siapa Saja Pemainnya?

Gurita Bisnis Ekstraktif di Lingkaran Kabinet Merah Putih, Siapa Saja Pemainnya?

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 11:04 WIB

Belanja Daerah Lamban, OJK Minta BPD Manfaatkan Dana Pemda

Belanja Daerah Lamban, OJK Minta BPD Manfaatkan Dana Pemda

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 10:37 WIB