Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.870.000
Beli Rp2.775.000
IHSG 7.559,380
LQ45 743,671
Srikehati 348,696
JII 519,691
USD/IDR 17.137

Nilai Tukar Rupiah Melemah Rp 14.368 per Dolar AS Seiring Pesimisnya Data Ekonomi AS

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 03 Februari 2022 | 10:30 WIB
Nilai Tukar Rupiah Melemah Rp 14.368 per Dolar AS Seiring Pesimisnya Data Ekonomi AS
Suasana di salah satu gerai money changer di Jakarta, Kamis (23/7).

Suara.com - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta dibuka melemah seiring pesimisnya data ekonomi Amerika Serikat.

Rupiah bergerak melemah 11 poin atau 0,08 persen ke posisi Rp14.368 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.357 per dolar AS.

"Dolar AS outlooknya melemah pasca rilis data ekonomi AS yang pesimis serta memburuknya ketegangan geopolitik di Ukraina," kata analis Monex Investindo Futures Faisyal dalam kajiannya di Jakarta, Kamis.

Dolar AS berpeluang bergerak turun seiring data menunjukkan penurunan jumlah tenaga kerja di sektor swasta pada periode Januari. ADP melaporkan jumlah tenaga kerja di sektor swasta AS turun menjadi 301.000 pekerjaan pada bulan lalu.

Sementara itu data untuk periode Desember juga direvisi turun menjadi 776.000 pekerjaan setelah laporan sebelumnya menunjukkan sebesar 807.000 pekerjaan.

Meskipun data tersebut kemungkinan tidak akan mencegah bank sentral AS The Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga pada pertemuan kebijakan 15-16 Maret 2022, namun laporan tersebut menurunkan ekspektasi untuk adanya kenaikan suku bunga besar sebesar 0,5 persen.

Selain itu, pelaku pasar terhadap ketegangan geopolitik di Ukraina yang belum mereda. Dalam laporan terbaru menunjukkan tensi semakin memanas setelah Pentagon mengatakan akan memindahkan beberapa pasukannya yang berbasis di Eropa menuju ke arah timur dan mengerahkan pasukan tambahan yang berbasis di AS ke Eropa.

Pengerahan itu dilakukan saat sekitar 100.000 tentara Rusia dilengkapi dengan persenjataan canggih di perbatasan timur Ukraina dengan Rusia dan perbatasan utara dengan Belarusia, yang merupakan sekutu Moskow.

Pada Rabu (2/2) lalu, rupiah ditutup menguat 22 poin atau 0,16 persen ke posisi Rp14.358 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.380 per dolar AS. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dolar Melemah tapi Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Naik Rp14.300

Dolar Melemah tapi Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Naik Rp14.300

Batam | Rabu, 02 Februari 2022 | 12:00 WIB

Dolar AS Melesat, Harga Emas Dunia Auto Anjlok

Dolar AS Melesat, Harga Emas Dunia Auto Anjlok

Bisnis | Jum'at, 28 Januari 2022 | 08:02 WIB

Rupiah Kembali Terpukul ke Level Rp14.410 per Dolar AS Akibat Kebijakan Baru The Fed

Rupiah Kembali Terpukul ke Level Rp14.410 per Dolar AS Akibat Kebijakan Baru The Fed

Bali | Kamis, 27 Januari 2022 | 14:11 WIB

Terkini

BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah

BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 19:25 WIB

Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?

Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 19:04 WIB

Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM

Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:54 WIB

Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham

Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:49 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI

Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:36 WIB

Sudah 3 Tahun Tak Naik! Jadi Alasan Pemerintah Kerek HET Minyakita

Sudah 3 Tahun Tak Naik! Jadi Alasan Pemerintah Kerek HET Minyakita

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:14 WIB

India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!

India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:07 WIB

Purbaya Tak Tahu Isu PPN Jalan Tol: Janji Saya Sama, Tak Akan Terapkan Pajak Baru

Purbaya Tak Tahu Isu PPN Jalan Tol: Janji Saya Sama, Tak Akan Terapkan Pajak Baru

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 17:58 WIB

Apa-apa Serba Naik, Kini Pemerintah Kerek Harga Sapi Hidup Jadi Rp59 Ribu/Kg

Apa-apa Serba Naik, Kini Pemerintah Kerek Harga Sapi Hidup Jadi Rp59 Ribu/Kg

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 17:26 WIB

Hutama Karya Upgrade Command Center, Kecelakaan di Tol Bisa Cepat Ditangani

Hutama Karya Upgrade Command Center, Kecelakaan di Tol Bisa Cepat Ditangani

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 17:23 WIB