Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Perayaan Budaya Cap Go Meh di Indonesia dan Bedanya Dengan China

M Nurhadi

Selasa, 15 Februari 2022 | 19:31 WIB
Perayaan Budaya Cap Go Meh di Indonesia dan Bedanya Dengan China
Sejumlah warga menyaksikan atraksi liong sepanjang 50 meter saat perayaan Cap Go Meh 2020 di Jalan Suryakencana, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/2). [ANTARA FOTO/Arif Firmansyah]

Suara.com - Perayaan Imlek akan dilakukan sepaket dengan Cap Go Meh. Budaya Cap Go Meh di Indonesia sudah lama ada dibawa oleh peranakan Tionghoa. Cap Go Meh dalam tradisi Tionghoa juga berarti malam ke-15, yang merujuk pada hari perayaannya yakni 15 hari setelah Imlek. 

Di tanah asalnya Cina, malam Cap Go Meh merupakan puncak perayaan Imlek. Biasanya akan ada pesta rakyat yang diisi dengan makan bersama, pertunjukan barongsai, pawai keliling kota, hingga menghidupkan lampion sebagai hiasan. Dalam perayaan ini juga selalu diadakan makan bersama baik di lingkungan keluarga maupun di masyarakat. 

Makanan khas yang harus selalu ada dalam setiap perayaan Cap Go Meh adalah Yuan Ziao. Makanan ini berbentuk bola-bola kecil yang terbuat dari beras ketan. Kemudian disiram dengan kuah rempah hangat, mirip ronde dalam budaya Indonesia. 

Meski sama-sama memiliki perayaan, budaya Cap Go Meh di Indonesia tak memiliki Yuan Ziao. Sebagai gantinya, masyarakat Tionghoa memiliki hidangan khas yakni lontong Cap Go Meh.

Mirip dengan lontong saat lebaran bagi umat muslim, lontong Cap Go Meh juga berisi opor ayam, pindang telur, dan sambal goreng ati. Namun, yang paling khas lontong Cap Go Meh harus mengandung lodeh labu siam dan bubuk kedelai. 

Lontong juga dimasak kekuningan, termasuk bumbu labu siamnya. Bagi masyarakat Tionghoa lontong dan kuah kekuningan adalah perlambang keberuntungan.

Mereka berharap selama setahun ke depan keberuntungan akan selalu menyertai dengan menyantap lontong dan labu yang diberi bumbu kuning. Di samping itu, warna kuning juga melambangkan kelancaran rezeki. 

Memasak lontong Cap Go Meh pun cukup mudah. Bumbu-bumbunya bisa didapatkan di pasar tradisional atau supermarket. Bumbu yang umum digunakan adalah bawang merah, bawang putih, cabai, garam, dan lengkuas. Setiap keluarga juga memiliki tradisi memasaknya beramai-ramai. 

Selain lontong Cap Go Meh, makanan lain yang kerap hadir dalam tradisi Tionghoa adalah kue keranjang. Kue berbentuk bulat berwarna coklat ini juga melambangkan keberuntungan bagi yang memakannya. Kue-kue ini biasanya disajikan sejak perayaan Imlek. 

baca juga

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Festival Lampion, Tandakan Berakhirnya Perayaan Tahun Baru Imlek

Mengenal Festival Lampion, Tandakan Berakhirnya Perayaan Tahun Baru Imlek

Your Say | Selasa, 15 Februari 2022 | 19:01 WIB

Sejarah dan Asal-usul Lontong Cap Go Meh, Makanan Peranakan Tionghoa Pengganti Bola Nasi

Sejarah dan Asal-usul Lontong Cap Go Meh, Makanan Peranakan Tionghoa Pengganti Bola Nasi

Lifestyle | Selasa, 15 Februari 2022 | 18:09 WIB

4 Tradisi Cap Go Meh di Indonesia: dari Padang hingga Salatiga Rayakan Puncak Perayaan Tahun Baru Imlek

4 Tradisi Cap Go Meh di Indonesia: dari Padang hingga Salatiga Rayakan Puncak Perayaan Tahun Baru Imlek

News | Selasa, 15 Februari 2022 | 17:10 WIB

Dukung Cegah Penyebaran Covid-19, Voice Dragon Sport Pontianak Tiadakan Ritual Bakar Naga: Naga Hanya Kami Pajang

Dukung Cegah Penyebaran Covid-19, Voice Dragon Sport Pontianak Tiadakan Ritual Bakar Naga: Naga Hanya Kami Pajang

Kalbar | Selasa, 15 Februari 2022 | 15:53 WIB

Resep Lontong Cap Go Meh ala Chef Martin Praja, Lengkap Dengan Bubuk Kedelai!

Resep Lontong Cap Go Meh ala Chef Martin Praja, Lengkap Dengan Bubuk Kedelai!

Lifestyle | Selasa, 15 Februari 2022 | 15:30 WIB

Cegah Kerumunan, Perayaan Cap Go Meh di Jambi Ditiadakan

Cegah Kerumunan, Perayaan Cap Go Meh di Jambi Ditiadakan

Foto | Selasa, 15 Februari 2022 | 14:20 WIB

Terkini

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:56 WIB

TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI

TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:52 WIB

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:14 WIB

Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala

Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:55 WIB

B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan

B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:45 WIB

Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50

Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:21 WIB

Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?

Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:51 WIB

Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS

Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:50 WIB

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:09 WIB

Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 17:59 WIB

×