Ketegangan Rusia-Ukraina Membuat Harga Minyak Dunia Makin Mahal

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 17 Februari 2022 | 08:11 WIB
Ketegangan Rusia-Ukraina Membuat Harga Minyak Dunia Makin Mahal
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Ketegangan geopolitik yang terjadi di benua Eropa antara Rusia-Ukraina bisa membuat harga minyak main panas, bahkan sejumlah analis memprediksi harga minyak bisa tembus hingga USD150 per barel.

Mengutip CNBC, Kamis (17/2/2022) harga minyak melonjak dan tampaknya tidak ada yang menghentikan kenaikan mereka. Desember hingga Januari melihat patokan internasional minyak mentah Brent naik sekitar USD11 per barel, dan itu naik hampir dalam jumlah yang sama sejak awal Februari, didukung oleh kekhawatiran pasokan, meningkatnya inflasi dan ketegangan geopolitik.

Brent melebihi USD100 per barel hampir diberikan pada saat ini, analis energi mengatakan. Tapi sekarang, semakin banyak peramal memprediksi komoditas melebihi USD125 per barel dan bahkan lebih tinggi.

"Mengingat Anda kekurangan investasi dalam eksplorasi modal, kami kehabisan minyak fisik, kami kekurangan pasokan,” John Driscoll, direktur JTD Energy Services, mengatakan kepada CNBC pada hari Senin.

“Ada skenario di mana kita bisa melompat melewati USD120, bahkan setinggi USD150 per barel," tambah Driscoll.

Minyak mentah Brent melewati USD95 per barel pada minggu lalu, level tertinggi sejak musim panas 2014 dan peningkatan 63 persen tahun-ke-tahun.

Brent diperdagangkan pada USD93,98 per barel pada hari Rabu pukul 10:20 di London.

Ketegangan atas ancaman invasi Rusia ke Ukraina juga telah membantu mendorong harga naik, meskipun penarikan sebagian pasukan Rusia dari daerah perbatasan Ukraina pada Selasa menyebabkan harga komoditas turun sekitar 3 persen dari hari sebelumnya.

Sementara Moskow telah menolak asumsi invasi yang akan datang, para pemimpin NATO dan Presiden AS Joe Biden bersikeras bahwa risiko perang tetap tinggi.

baca juga

Tapi itu “bukan hanya penarik geopolitik yang kami ambil, tetapi juga fundamentalnya. Kami mulai merasakan bahwa permintaan sedang dalam proses pemulihan, dan kami melihat kekurangan pasokan,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tensi Rusia-Ukraina Kembali Naik, Harga Minyak Dunia dan Emas Kembali Melesat

Tensi Rusia-Ukraina Kembali Naik, Harga Minyak Dunia dan Emas Kembali Melesat

Bisnis | Kamis, 17 Februari 2022 | 06:25 WIB

Departemen Luar Negeri AS Imbau untuk Evakuasi, Warga Malah Bertahan di Kyiv

Departemen Luar Negeri AS Imbau untuk Evakuasi, Warga Malah Bertahan di Kyiv

Video | Kamis, 17 Februari 2022 | 04:55 WIB

Konflik Rusia-Ukraina Berpotensi Beri Dampak Besar Terhadap Indonesia

Konflik Rusia-Ukraina Berpotensi Beri Dampak Besar Terhadap Indonesia

Jogja | Rabu, 16 Februari 2022 | 16:50 WIB

Terkini

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 22:21 WIB

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

×