Penggunaan Jargas Disebut Lebih Hemat Dibanding LPG, Ini Penjelasannya

Bangun Santoso, Achmad Fauzi

Minggu, 20 Februari 2022 | 11:38 WIB
Penggunaan Jargas Disebut Lebih Hemat Dibanding LPG, Ini Penjelasannya
ILUSTRASI: Perusahaan Gas Negara (PGN) melakukan perawatan rutin dan pengecatan terhadap pipa gas yang melintasi Kanal Banjir Barat (KBB) di wilayah Karet Bivak, Jakarta, Jumat (12/8).

Suara.com - Pemerintah tengah melakukan substitusi penggunaan gas untuk kebutuhan rumah tangga. Salah satunya, menggantikan LPG dengan penggunaan jaringan gas (Jargas) bumi untuk rumah tangga.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Achmad Muchtasyar mengungkapkan, Jargas memiliki nilai lebih hemat jika dibandingkan secara makro ekonomi dengan LPG yang 60 persen masih impor.

Ia mencontohkan, dari segi harga, di mana jargas bumi dibandingkan LPG 12 kg untuk memasak air 10 Liter pengeluaran menggunakan gas bumi sebesar Rp1.688.

"Namun untuk memasak air dengan volume yang sama, memerlukan Rp2.095 menggunakan LPG 12 KG," ujar Achmad dalam keterangannya, Minggu (20/2/2022).

Dalam perbandingan tersebut, gas bumi menggunakan harga Rp 10.000 per m3 dan LPG 12 KG seharga 187.674 per tabung.

LPG 12 KG dijadikan acuan, karena LPG 12 kg bukan energi bersubsidi, sehingga perbandingannya bisa setara. Mengingat LPG 3 kg merupakan energi bersubsidi yang sasarannya untuk masyarakat berkemampuan ekonomi rendah.

PGN sebagai pemegang amanat untuk merealisasikan target pembangunan 4 juta sambungan jaringan gas bumi untuk rumah tangga, akan melakukan pengembangan jargas yang massif.

"Gas bumi adalah salah satu opsi yang paling bersih, sebelum nanti ada EBT yang pengembangannya masih cukup memakan waktu mungkin bisa 20 tahun. Jadi, peran gas adalah sebagai energi transisi yang bersih itu memenuhi lifestyle yang sedang global saat ini," imbuh Achmad.

Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak juga diperlukan bagi PGN untuk bisa merealisasikan target 4 juta SR tahun 2024 antara lain alokasi gas dalam jangka panjang, harga jual gas yang mencapai keekonomian, penyelarasan dengan program kompor listrik dan distribusi LPG subsidi, serta dukungan dalam kemudahan proses perijinan.

baca juga

"Sebagian pandangan masyarakat, jargas itu sesuatu yang luxury. Padahal jargas adalah bagian dari utility dari kebutuhan masyarakat. Tidak ada bedanya bagaimana masyarakat memerlukan listrik ataupun air. Pengembangan jargas juga dapat membuka suatu kesempatan berinvestasi, investor karena berkaitan dengan sustainability energy," tutur Achmad.

PGN akan menggunakan skema infrastruktur baik pipeline maupun non pipeline (CNG/ LNG) untuk mencapai target tersebut. Penugasan terkait pembangunan jargas telah teregulasi secara lengkap dan didukung penuh oleh pemerintah.

Sehingga infrastrukturnya merupakan objek vital, sehingga semua pihak perlu mendukung terselenggaranya jargas ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Miliki Jaringan Gas Medis, Pemkot Metro Jamin Ketersediaan Oksigen di RSUD Ahmad Yani

Miliki Jaringan Gas Medis, Pemkot Metro Jamin Ketersediaan Oksigen di RSUD Ahmad Yani

Lampung | Sabtu, 19 Februari 2022 | 09:16 WIB

Bangun Jaringan Gas Bumi di DIY, PT PGN Targetkan 2024-2025 Pembangunan 4 Juta Jaringan Terealisasi

Bangun Jaringan Gas Bumi di DIY, PT PGN Targetkan 2024-2025 Pembangunan 4 Juta Jaringan Terealisasi

Jogja | Rabu, 16 Februari 2022 | 08:38 WIB

Percepat Pembangunan Jaringan Gas Bumi Jawa Bagian Selatan, PGN Butuh Sinergi Pemda

Percepat Pembangunan Jaringan Gas Bumi Jawa Bagian Selatan, PGN Butuh Sinergi Pemda

News | Selasa, 15 Februari 2022 | 17:09 WIB

Program Jaringan Gas Rumah Tangga Diusulkan Jadi Alternatif Penggunaan Tabung Gas Elpiji

Program Jaringan Gas Rumah Tangga Diusulkan Jadi Alternatif Penggunaan Tabung Gas Elpiji

Bisnis | Senin, 07 Februari 2022 | 06:59 WIB

PGN Perluas Pasar Gas Bumi Penuhi Kebutuhan Pasokan di Empat Kawasan Industri Jawa Timur

PGN Perluas Pasar Gas Bumi Penuhi Kebutuhan Pasokan di Empat Kawasan Industri Jawa Timur

Bisnis | Jum'at, 28 Januari 2022 | 20:09 WIB

Gandeng 4 Kawasan Industri Jatim, PGN Bidik Kerja Sama Bisnis dan Tingkatan Pemanfaatan Gas Bumi

Gandeng 4 Kawasan Industri Jatim, PGN Bidik Kerja Sama Bisnis dan Tingkatan Pemanfaatan Gas Bumi

News | Kamis, 27 Januari 2022 | 17:07 WIB

Subholding Pertamina Mulai Konversi PLTD dari BBM ke Gas di 33 Titik

Subholding Pertamina Mulai Konversi PLTD dari BBM ke Gas di 33 Titik

News | Rabu, 19 Januari 2022 | 21:23 WIB

Terkini

Soetta-Halim Ditutup, Ini Daftar 6 Bandara Alternatif untuk Penerbangan

Soetta-Halim Ditutup, Ini Daftar 6 Bandara Alternatif untuk Penerbangan

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 12:46 WIB

Puluhan Penerbangan dari Singapura ke Jakarta Batal, Buntut Letusan Gunung Anak Krakatau

Puluhan Penerbangan dari Singapura ke Jakarta Batal, Buntut Letusan Gunung Anak Krakatau

News | Senin, 07 September 2026 | 12:46 WIB

Air Mawar Sariayu untuk Jenis Kulit Apa? Cek Kandungan dan Review

Air Mawar Sariayu untuk Jenis Kulit Apa? Cek Kandungan dan Review

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 12:45 WIB

Purbaya Mau Potong Lagi Anggaran MBG, Bisa Kurang dari Rp 200 Triliun

Purbaya Mau Potong Lagi Anggaran MBG, Bisa Kurang dari Rp 200 Triliun

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 12:41 WIB

Ratusan Santri Sidoarjo Keracunan MBG, BGN Suspend SPPG 30 Hari

Ratusan Santri Sidoarjo Keracunan MBG, BGN Suspend SPPG 30 Hari

Your Say | Senin, 07 September 2026 | 12:39 WIB

Mesin Mobil Bisa Jebol Akibat Abu Vulkanik? Ini Fakta Mengejutkan dan Solusinya

Mesin Mobil Bisa Jebol Akibat Abu Vulkanik? Ini Fakta Mengejutkan dan Solusinya

Otomotif | Senin, 07 September 2026 | 12:37 WIB

Mengapa SE Menkomdigi soal Kuota Hangus Melenceng dari Putusan MK?

Mengapa SE Menkomdigi soal Kuota Hangus Melenceng dari Putusan MK?

Tekno | Senin, 07 September 2026 | 12:37 WIB

Robot Humanoid Chery Group Catat Rekor Sertifikasi Keamanan Internasional

Robot Humanoid Chery Group Catat Rekor Sertifikasi Keamanan Internasional

Otomotif | Senin, 07 September 2026 | 12:34 WIB

Sekolah Rakyat Siapkan Opsi Lulusan Jadi Tenaga Terampil Sesuai Minat dan Bakat

Sekolah Rakyat Siapkan Opsi Lulusan Jadi Tenaga Terampil Sesuai Minat dan Bakat

News | Senin, 07 September 2026 | 12:33 WIB

3 Cara Lindungi Kulit dan Tubuh dari Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

3 Cara Lindungi Kulit dan Tubuh dari Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 12:32 WIB

×