Bukalapak Buka Suara Setelah Masuk Pengawasan USTR Soal Barang Palsu

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Rabu, 23 Februari 2022 | 10:58 WIB
Bukalapak Buka Suara Setelah Masuk Pengawasan USTR Soal Barang Palsu
Bukalapak

Suara.com - PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) atau Bukalapak buka suara setelah masuk dalam pengawasan kantor perwakilan dagang Amerika Serikat atau United States Trade Representative (USTR). Pengawasan ini, karena USTR menemukan banyak barang palsu yang dijajakan di e-commerce Bukalapak.

AVP of Marketplace Quality, Baskara Aditama menegaskan, Bukalapak memprioritaskan keamanan dan kenyamanan para pengguna dan terus berupaya untuk memberdayakan bisnis-bisnis dalam negeri, termasuk bisnis mikro, kecil, dan menengah yang merupakan penopang ekonomi Indonesia.

"Bukalapak akan melindungi Hak Kekayaan Intelektual dan melarang penjualan barang-barang palsu dan bajakan di platform Bukalapak. Semua pelanggaran terhadap Aturan Penggunaan Bukalapak akan dikenakan sanksi," ujar Baskara dalam keterangannya, Rabu (23/2/2022).

Bukalapak juga bekerja sama dengan berbagai pemilik merk dan regulator, termasuk diantaranya Bank Indonesia, Badan Narkotika Nasional, Kementerian Perdagangan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kepolisian Republik Indonesia, dan beragam institusi terkait lainnya.

"Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan upaya-upaya kami dalam melindungi Hak Kekayaan Intelektual dan mengurangi penjualan barang-barang palsu di platform Bukalapak. Sejauh ini, kami telah memenuhi semua persyaratan yang ditetapkan oleh para regulator tersebut," kata Baskara.

Bukalapak, kata dia, juga memiliki BukaBantuan, di mana para pengguna, pemilik hak dan merk bisa mengajukan permintaan untuk pemblokiran barang-barang yang melanggar ketentuan barang-barang yang dijual di Bukalapak.

"Selain itu, kami juga bekerjasama dengan berbagai merk-merk global melalui program BukaMall, di mana para pembeli memiliki akses terhadap barang dengan merk resmi dari jaringan terpercaya," imbuh dia.

Per tahun 2021, Bukalapak melayani lebih dari 100 juta pengguna aktif dan 6,7 pelapak di platform kami dengan fokus utama untuk menciptakan A Fair Economy for All atau perekonomian yang adil untuk semua.

Untuk diketahui sebelumnya, Melalui siaran pers, USTR merilis temuan mereka, perwakilan USTR, Katherine Tai menjelaskan, perdagangan global barang palsu dan bajakan merusak inovasi dan kreativitas penting AS, serta merugikan pekerja Amerika.

baca juga

Ia menambahkan, perdagangan ilegal juga meningkatkan kerentanan terhadap pekerja yang terlibat dalam pembuatan barang palsu. Mereka terancam jam kerja yang berlebihan, barang palsu hingga keselamatan mereka bahkan konsumen di seluruh dunia.

Total 42 pasar online dan 35 pasar fisik diidentifikasi oleh USTR dalam Daftar Pasar Terkenal mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Ditemukan Barang Palsu, Shopee, Tokopedia dan Bukalapak Masuk Pengawasan AS

Banyak Ditemukan Barang Palsu, Shopee, Tokopedia dan Bukalapak Masuk Pengawasan AS

Bisnis | Senin, 21 Februari 2022 | 14:45 WIB

Buka Perbatasan, Australia Kembali Sambut Pelancong yang Sudah Divaksin Covid-19

Buka Perbatasan, Australia Kembali Sambut Pelancong yang Sudah Divaksin Covid-19

Jogja | Senin, 21 Februari 2022 | 10:22 WIB

Puasa Qadha Adalah Pengganti Puasa Bulan Ramadhan, Ini Bacaan Niat dan Ketentuannya

Puasa Qadha Adalah Pengganti Puasa Bulan Ramadhan, Ini Bacaan Niat dan Ketentuannya

News | Sabtu, 19 Februari 2022 | 08:22 WIB

Terkini

Real Madrid Pecundangi Barcelona di Camp Nou, Jose Mourinho Umbar Luka Lama

Real Madrid Pecundangi Barcelona di Camp Nou, Jose Mourinho Umbar Luka Lama

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:50 WIB

Harga Cabai Merah Keriting Turun Jadi Rp67.492 per Kilogram, Daging Sapi Naik

Harga Cabai Merah Keriting Turun Jadi Rp67.492 per Kilogram, Daging Sapi Naik

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:49 WIB

5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior

5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:49 WIB

MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus

MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:48 WIB

298 Pelanggaran Tertangkap Kamera ETLE Polda Sumbar, 200 Surat Konfirmasi Dikirim

298 Pelanggaran Tertangkap Kamera ETLE Polda Sumbar, 200 Surat Konfirmasi Dikirim

Sumbar | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:48 WIB

Program 25 Juta Rekening Bansos Rawan Potongan Liar hingga Politisasi

Program 25 Juta Rekening Bansos Rawan Potongan Liar hingga Politisasi

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:45 WIB

OJK Respons Pernyataan Wail Ketua DPR Dasco soal Indonesia Bikin Lembaga Rating Sendiri

OJK Respons Pernyataan Wail Ketua DPR Dasco soal Indonesia Bikin Lembaga Rating Sendiri

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Asal Bangun, Viral Kopdes di Sini Hampir Tenggelam karena Banjir

Asal Bangun, Viral Kopdes di Sini Hampir Tenggelam karena Banjir

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:41 WIB

Kaiju No. 8 Tutup Cerita Anime Lewat Film The Final Mission, Tayang 2027

Kaiju No. 8 Tutup Cerita Anime Lewat Film The Final Mission, Tayang 2027

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:37 WIB

Bukan Sekadar Ajang Berebut Medali, Ini Target Besar di Balik Porprov Jateng 2026

Bukan Sekadar Ajang Berebut Medali, Ini Target Besar di Balik Porprov Jateng 2026

Jawa Tengah | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:37 WIB

×