Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Coca-Cola dan Starbucks di Rusia Berhenti Beroperasi

Dythia Novianty

Rabu, 09 Maret 2022 | 05:42 WIB
Coca-Cola dan Starbucks di Rusia Berhenti Beroperasi
Coca-Cola. (Coca-Cola)

Suara.com - Coca-Cola dan Starbucks telah bergabung dengan jajaran perusahaan besar AS yang berhenti beroperasi di Rusia, kedua perusahaan mengumumkan pada Selasa (8/3/2022) waktu setempat. Langkah ini sebagai protes atas invasi ke Ukraina.

“Kami mengutuk serangan yang tidak beralasan, tidak adil dan mengerikan di Ukraina oleh Rusia, dan hati kami untuk semua yang terkena dampak,” tulis CEO Starbucks Kevin Johnson dalam sebuah surat.

Starbucks memiliki sekitar 130 gerai di seluruh Rusia dan Ukraina, mempekerjakan hampir 2.000 orang, tetapi negara-negara tersebut hanya menyumbang kurang dari satu persen dari pendapatan global Starbucks.

"Hati kami bersama orang-orang yang menanggung dampak buruk dari peristiwa tragis di Ukraina ini," tambah Coca-Cola dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa.

“Kami akan terus memantau dan menilai situasi seiring perkembangan situasi,” katanya dilansir laman Independent, Rabu (9/3/2022).

Perusahaan ini memiliki kehadiran bisnis yang signifikan di Rusia, termasuk pabrik pembotolan.

Coca-Cola dan Starbucks bukan satu-satunya yang mengumumkan penyesuaian besar-besaran di Rusia.

McDonalds, mungkin satu-satunya merek konsumen AS yang paling simbolis di negara itu, juga berencana menutup sementara 847 restorannya di Rusia.

Selain sejumlah sanksi yang memecahkan rekor, invasi Rusia telah memicu putaran keluar bisnis yang cepat dan belum pernah terjadi sebelumnya dari negara itu.

baca juga

Lembaga perusahaan dan nirlaba mulai dari Boeing hingga Disney, ExxonMobil hingga MIT, semuanya memutuskan hubungan dengan Rusia.

Dengan demikian, Starbucks, Coca-Cola, McDonalds, dan merek lain yang tetap berada di negara itu menghadapi banyak kritik atas keputusan mereka untuk tetap tinggal.

“Dunia cenderung menilai perusahaan berdasarkan apa yang mereka lakukan dalam keadaan seperti itu, dan penilaian etis akan sama pentingnya dengan mematuhi peraturan dan sanksi yang dipimpin pemerintah,” kata Dr Ian Peters, direktur Institut Etika Bisnis, mengatakan kepada BBC.

“Kami akan menyarankan perusahaan dalam keadaan seperti itu untuk selalu melihat gambaran yang lebih besar dan berusaha melakukan hal yang benar, menempatkan kepentingan yang lebih luas di atas keuntungan jangka pendek.”

Tekanan ekonomi terus meningkat terhadap Rusia, dengan Joe Biden mengumumkan larangan AS atas semua impor minyak Rusia pada Selasa, sebagai upaya untuk menargetkan apa yang disebutnya "arteri utama ekonomi Rusia."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang Rusia vs Ukraina, Federasi Judo Copot Status Penting Presiden Rusia Vladimir Putin

Perang Rusia vs Ukraina, Federasi Judo Copot Status Penting Presiden Rusia Vladimir Putin

Bekaci | Selasa, 08 Maret 2022 | 12:52 WIB

Banyak Diboikot Produsen Otomotif, Strategi Pemerintah Rusia Diluar Dugaan

Banyak Diboikot Produsen Otomotif, Strategi Pemerintah Rusia Diluar Dugaan

Otomotif | Selasa, 08 Maret 2022 | 12:31 WIB

Dikritik, PM Inggris Tetap Tolak Mudahkan Visa untuk Pengungsi Ukraina: Tak Masuk Akal

Dikritik, PM Inggris Tetap Tolak Mudahkan Visa untuk Pengungsi Ukraina: Tak Masuk Akal

Jogja | Selasa, 08 Maret 2022 | 12:07 WIB

Dikecam Banyak Orang, Inggris Tegaskan Tidak Memberikan Kemudahan Visa untuk Pengungsi Ukraina

Dikecam Banyak Orang, Inggris Tegaskan Tidak Memberikan Kemudahan Visa untuk Pengungsi Ukraina

Jawa Tengah | Selasa, 08 Maret 2022 | 11:55 WIB

Gara-gara Perang Rusia-Ukraina, Nilai Tukar Rupiah Anjlok

Gara-gara Perang Rusia-Ukraina, Nilai Tukar Rupiah Anjlok

Batam | Selasa, 08 Maret 2022 | 11:24 WIB

Soal PMI Ilegal di Ukraina, Ini yang Akan Dilakukan Oleh BP2MI Bali

Soal PMI Ilegal di Ukraina, Ini yang Akan Dilakukan Oleh BP2MI Bali

Bali | Selasa, 08 Maret 2022 | 10:01 WIB

Terkini

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:38 WIB

×