Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.231,780
LQ45 627,750
Srikehati 307,753
JII 374,159
USD/IDR 17.971

Konflik Rusia - Ukraina Bisa Sebabkan Krisis Moneter Panjang? Begini Jawaban IMF

M Nurhadi

Senin, 14 Maret 2022 | 12:12 WIB
Konflik Rusia - Ukraina Bisa Sebabkan Krisis Moneter Panjang? Begini Jawaban IMF
Para pengungsi dari Ukraina berlindung di aula utama kompleks atletik di ibukota Kishinev, Moldova, Kamis (10/3/2022). [MENAHEM KAHANA / AFP]

Suara.com - Sanksi internasional terhadap Rusia membuat negara itu mungkin mengalami gagal bayar utang negara. Hal ini mulai memberikan dampak besar usai operasi militer yang dilakukan Rusia terhadap Ukraina.

Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva mengatakan dalam program Face the Nation CBS, sanksi dari AS dan berbagai negara lain memberi dampak signifikan terhadap ekonomi Rusia dan dapat memicu resesi lebih dalam tahun ini.

Ditambah dengan biaya perang yang tidak sedikit, efek negatif juga akan berimbas pada negara lain yang menerima pasokan energi dari Rusia, seperti Jerman.

Sementara, perang di Ukraina juga mengakibatkan gelombang pengungsi dibandingkan dengan yang terlihat selama Perang Dunia Kedua.

"Sanksi itu juga membatasi kemampuan Rusia untuk mengakses sumber dayanya dan membayar utangnya, yang berarti default tidak lagi dipandang sebagai hal yang mustahil," kata Georgieva dikutip via Antara.

Namun demikian, hal ini menurut dia tidak akan langsung memicu krisis moneter. "Total eksposur bank-bank ke Rusia berjumlah sekitar 120 miliar dolar AS, jumlah yang meskipun tidak signifikan, tidak relevan secara sistemik," kata dia.

Saat ditanyai perihal akses Rusia terhadap 1,4 miliar dolar AS dana darurat IMF yang disetujui untuk Ukraina pekan lalu jika Rusia memenangkan perang itu, ia menjawab, rekening dana tersebut hanya bisa diakses Pemerintah Ukraina.

Seorang pejabat IMF mengatakan bahwa itu mengacu pada "Pemerintah Ukraina yang diakui secara internasional."

IMF tahun lalu memblokir akses ke dana Afghanistan oleh Taliban setelah mereka menguasai pemerintah, dengan alasan kurangnya kejelasan atas pengakuan penguasa Taliban dalam komunitas internasional.

baca juga

Georgieva pekan lalu mengatakan IMF akan menurunkan perkiraan sebelumnya untuk pertumbuhan ekonomi global 4,4 persen pada 2022 sebagai akibat dari perang, tetapi mengatakan lintasan keseluruhan tetap positif.

"Pertumbuhan tetap kuat di negara-negara seperti Amerika Serikat yang cepat pulih dari pandemi COVID-19," katanya kepada CBS.

Dampaknya akan paling parah dalam hal kenaikan harga-harga komoditas dan inflasi, berpotensi menyebabkan kelaparan dan kerawanan pangan di beberapa bagian Afrika, katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tegas, Prabowo Sampaikan Sikap Indonesia dalam Konflik Rusia Ukraina di Hadapan Menhan Yunani

Tegas, Prabowo Sampaikan Sikap Indonesia dalam Konflik Rusia Ukraina di Hadapan Menhan Yunani

Lampung | Senin, 14 Maret 2022 | 11:40 WIB

AS Ultimatum China Bila Bantu Rusia Akan Dikenai Sanksi Berat

AS Ultimatum China Bila Bantu Rusia Akan Dikenai Sanksi Berat

Bali | Senin, 14 Maret 2022 | 10:24 WIB

NATO Siap Ambil Tindakan Jika Rusia Gunakan Senjata Kimia Di Perang Ukraina

NATO Siap Ambil Tindakan Jika Rusia Gunakan Senjata Kimia Di Perang Ukraina

News | Senin, 14 Maret 2022 | 08:17 WIB

Moldova Ubah Komplek Olahraga Atletik Jadi Tempat Mengungsi Warga Ukraina

Moldova Ubah Komplek Olahraga Atletik Jadi Tempat Mengungsi Warga Ukraina

Foto | Senin, 14 Maret 2022 | 10:00 WIB

Waduh, Gara-gara Dampak Perang, Pokemon GO Ditarik dari Rusia dan Belarusia

Waduh, Gara-gara Dampak Perang, Pokemon GO Ditarik dari Rusia dan Belarusia

Surakarta | Senin, 14 Maret 2022 | 06:05 WIB

Lebih dari Satu Jam Putin Bicara Via Telpon Dengan Dua Pemimpin Negara Ini, Bahas Soal Ukraina

Lebih dari Satu Jam Putin Bicara Via Telpon Dengan Dua Pemimpin Negara Ini, Bahas Soal Ukraina

Kalbar | Minggu, 13 Maret 2022 | 21:53 WIB

Terkini

Resmi Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Lombok Barat Bungkam Soal 3 Perkara yang Menjeratnya

Resmi Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Lombok Barat Bungkam Soal 3 Perkara yang Menjeratnya

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:42 WIB

4 Hydrating Sheet Mask Ampuh Berikan Hidrasi Ekstra untuk Skin Barrier Kuat

4 Hydrating Sheet Mask Ampuh Berikan Hidrasi Ekstra untuk Skin Barrier Kuat

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:40 WIB

Keluh Kesah PPPK Paruh Waktu Dinkes DKI di Balai Kota: Janji Setara ASN, Realita Jauh dari Kata

Keluh Kesah PPPK Paruh Waktu Dinkes DKI di Balai Kota: Janji Setara ASN, Realita Jauh dari Kata

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:38 WIB

Pabrik Tekstil di Jepara Tumbang, 670 Orang Menganggur

Pabrik Tekstil di Jepara Tumbang, 670 Orang Menganggur

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:36 WIB

Ironi Makan Bergizi Gratis: Mengapa Daerah 3T Masih Dianaktirikan?

Ironi Makan Bergizi Gratis: Mengapa Daerah 3T Masih Dianaktirikan?

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:35 WIB

Jangan Jerat Tersangka saja, Komnas HAM Dorong Korban Dapat Pemenuhan Hak Atas Pidana Korupsi

Jangan Jerat Tersangka saja, Komnas HAM Dorong Korban Dapat Pemenuhan Hak Atas Pidana Korupsi

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:31 WIB

Gelar Sarjana vs AI: Menagih Aksi Pemerintah Atasi Krisis Kerja Gen Z

Gelar Sarjana vs AI: Menagih Aksi Pemerintah Atasi Krisis Kerja Gen Z

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:30 WIB

Rakyat Jepang Setuju Perempuan Jadi Kaisar, Tapi Kenapa Itu Tidak Mungkin Terjadi?

Rakyat Jepang Setuju Perempuan Jadi Kaisar, Tapi Kenapa Itu Tidak Mungkin Terjadi?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:22 WIB

Ada yang Sebut Harga Beras Mahal, Prabowo: Suruh Tanam Padi Sendiri!

Ada yang Sebut Harga Beras Mahal, Prabowo: Suruh Tanam Padi Sendiri!

Video | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:21 WIB

Menteri PPPA Prihatin, Hanya 20 Persen Anak yang Nyaman Curhat kepada Orang Tua

Menteri PPPA Prihatin, Hanya 20 Persen Anak yang Nyaman Curhat kepada Orang Tua

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:20 WIB

×