Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Mitra Driver Gojek Tak Berharap Muluk-muluk soal IPO GoTo: Sejahterakan Saja Dulu

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 15 Maret 2022 | 14:21 WIB
Mitra Driver Gojek Tak Berharap Muluk-muluk soal IPO GoTo: Sejahterakan Saja Dulu
PT Terbit Financial Technology mengklaim sebagai yang pertama menggunakan merek GOTO. Foto: Seorang mitra Gojek sedang memanggul kardus. [Antara]

Suara.com - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk berencana untuk melakukan Initial Public Offering atau IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan mengincar dana sebesar USD1,1 miliar atau setara Rp15,2 triliun yang menjadikanya aksi korporasi terbesar sepanjang sejarah BEI.

Tak hanya sampai disitu saja, GoTo sendiri juga akan menerbitkan saham gotong royong untuk para mitranya, seperti pengemudi Gojek hingga para merchant yang bermitra dengan perseroan.

Menanggapi hal ini salah satu mitra GoTo, Reza Ridwansyah tak mau ambil pusing soal aksi korporasi GoTo tersebut, dia bilang yang saat ini yang terpenting adalah soal kesejahteraan yang dirasakan seluruh mitra.

"Gak mau ambil pusing, yang penting bikin sejahtera ajah dulu ini semua mitra," kata Reza kepada suara.com, Selasa (15/3/2022).

Kesejahteraan menurut dia merupakan hal yang paling penting yang harus dilakukan GoTo sebagai perusahaan besar kepada dia dan rekan-rekan mitranya, barulah kata dia bisa berbicara lain.

"Sejahtera dululah yang penting itu, kalau sudah sejahtera kan bisa yang lain-lain, mungkin bisa main saham punya saham ini," katanya.

Menurut Reza yang sudah menjadi mitra Gojek sejak 2015 lalu kesejahteraan teman-teman dilapangan yang selama ini menjadi garda terdepan perusahaan teknologi tersebut makin terkikis saja.

"Kalau dulu enak, baru-baru banyak promo jadi banyak orderan, lah sekarang promo hilang orderan oun jadi jarang," katanya.

Dirinya pun membandingkan dengan perusahaan sejenisnya yang justru gencar memberikan promosi kepada para pelanggan dan mitra.

"Kalau perusahaan sebelah kan memang banyak promo, jadi banyak yang order. Nah kalau Gojek sekarang ini makin dikit promosi jadi orderan tak sebanyak dahulu," paparnya.

Sementara itu mitra GoTo yang lainnya, Adi Triwibowo mengatakan hal yang sama, yang diinginkan para mitra saat ini adalah soal kesejahteraan yang layak.

"Bikin sejahtera saja dulu semuanya ini, kan itu yang penting, buat apa kita punya saham tapi kita sendiri belum sejahtera," ucap Adi.

Adi pun berharap manajemen GoTo untuk lebib peka terhadap mitra mereka dilapangan, karena menjadi salah satu tulang punggung perseroan untuk tumbuh dan maju hingga saat ini.

"Ini juga kan yang bikin dia besar, kita-kita juga, jadi tolong bikin kami sejahtera baru mikirkan yang lain," katanya.

CEO Grup GoTo Andre Soelistyo mengatakan sebagai bagian dari hajatan IPO, dan melanjutkan komitmen untuk memberikan dampak sosial positif yang maksimal, GoTo juga berencana untuk meluncurkan Program Saham Gotong Royong.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham GoTo Bakal Senasib dengan Bukalapak?

Saham GoTo Bakal Senasib dengan Bukalapak?

Bisnis | Selasa, 15 Maret 2022 | 12:24 WIB

Driver Gojek Bisa Beli Saham GoTo

Driver Gojek Bisa Beli Saham GoTo

Bisnis | Selasa, 15 Maret 2022 | 12:18 WIB

IPO GoTo Incar Dana Rp 15,2 Triliun

IPO GoTo Incar Dana Rp 15,2 Triliun

Bisnis | Selasa, 15 Maret 2022 | 11:39 WIB

Terkini

Anomali IHSG Pekan Ini: Indeks Melemah, Asing 'Net Buy' Jumbo

Anomali IHSG Pekan Ini: Indeks Melemah, Asing 'Net Buy' Jumbo

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:27 WIB

Tak Hanya Eksploitasi Seksual, Ashari Kiai Cabul Juga Minta Setoran Uang dari Pengikut

Tak Hanya Eksploitasi Seksual, Ashari Kiai Cabul Juga Minta Setoran Uang dari Pengikut

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:56 WIB

Update Harga Emas Minggu 10 Mei 2026: Antam Stabil, Galeri24 Naik, UBS Justru Turun!

Update Harga Emas Minggu 10 Mei 2026: Antam Stabil, Galeri24 Naik, UBS Justru Turun!

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:04 WIB

Update Harga Emas Antam Terbaru 10 Mei 2026 dari 0,5 Gram hingga 1.000 Gram

Update Harga Emas Antam Terbaru 10 Mei 2026 dari 0,5 Gram hingga 1.000 Gram

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:47 WIB

Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:32 WIB

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB