Antisipasi Arus Mudik Lebaran, Pupuk Indonesia Percepat Distribusi

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 20 April 2022 | 15:20 WIB
Antisipasi Arus Mudik Lebaran, Pupuk Indonesia Percepat Distribusi
Stok pupuk subsidi di gudang penyangga di Klaten, Jawa Tengah, Selasa (11/1/2022). [Dok.Humas]

Suara.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) melakukan distribusi pupuk lebih awal ke berbagai daerah untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, kebijakan satu arah dan ganjil genap pada saat arus mudik Lebaran.

SVP Distribusi Pupuk Indonesia Syamsu Alamsah di Jakarta, Rabu, mengatakan Pupuk Indonesia akan melakukan pengiriman pupuk untuk stok saat Lebaran dan setelahnya dengan menggunakan jalur non-tol serta pendistribusian lebih awal.

"Berpengaruh sih iya, tapi harus ada antisipasi. Antisipasinya itu ya dikirim dari sekarang," kata Syamsu ditulis Rabu (20/4/2022).

Syamsu juga mengatakan truk untuk distribusi pupuk masih diperbolehkan beroperasi pada masa arus mudik dan arus balik Lebaran, sehingga memastikan ketersediaan di musim tanam.

Selain itu Pupuk Indonesia juga akan mengirimkan pupuk melalui kereta api untuk wilayah yang dapat terjangkau moda transportasi tersebut, khususnya di wilayah Jawa Barat.

Syamsu menyebutkan tren permintaan pupuk saat ini sedang tinggi memasuki masa tanam musim kedua. Bahkan dia mengatakan tren permintaan pupuk juga sudah terjadi sejak awal tahun pada musim tanam pertama. Dia menjelaskan penyerapan pupuk pada musim tanam pertama mencapai 101 persen untuk urea dan 127 persen untuk pupuk NPK.

Sementara untuk stok pupuk jelang Lebaran atau musim tanam kedua, Pupuk Indonesia juga memastikan ketersediaannya aman. Stok pupuk urea saat ini mencapai 209 persen dari ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah dan untuk NPK 267 persen. Stok pupuk tersebut cukup untuk kebutuhan sektor pertanian hingga satu bulan ke depan di seluruh Indonesia.

Syamsu juga mengatakan saat ini moda transportasi untuk proses pendistribusian pupuk juga aman, baik truk maupun kapal laut. Dia menjelaskan saat ini kapal untuk pendistribusian pupuk antar pulau sudah kembali tersedia setelah sebelumnya sempat langka.

"Moda transportasi memang kita sempat terganggu bahwa kapal-kapal besar hilang, kita juga mengalami itu. Sekarang sudah ada kapal-kapal besar, kapal kecil, kapal kontainer semua kita pakai kirimkan pupuk dari lini 1 pabrik-pabrik ke pelabuhan pelabuhan," kata Syamsu. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stok Pupuk Subsidi 828.393 Ton, Cukup untuk 4 Pekan ke Depan

Stok Pupuk Subsidi 828.393 Ton, Cukup untuk 4 Pekan ke Depan

Bisnis | Selasa, 12 April 2022 | 07:15 WIB

Pupuk Indonesia Akan Bangun Pusri IIIB dan Soda Ash untuk Tingkatkan Efisiensi Produksi dan Hilirisasi Produk

Pupuk Indonesia Akan Bangun Pusri IIIB dan Soda Ash untuk Tingkatkan Efisiensi Produksi dan Hilirisasi Produk

Bisnis | Jum'at, 08 April 2022 | 11:21 WIB

Bakir Pasaman Beberkan 5 Pilar Strategi Guna Mewujudkan Transformasi di Pupuk Indonesia

Bakir Pasaman Beberkan 5 Pilar Strategi Guna Mewujudkan Transformasi di Pupuk Indonesia

Bisnis | Senin, 04 April 2022 | 07:52 WIB

Terkini

Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar

Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:21 WIB

KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar

KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:46 WIB

Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?

Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:39 WIB

Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen

Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:35 WIB

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:12 WIB

HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel

HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:43 WIB

Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh

Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:36 WIB

Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan

Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:31 WIB

Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini

Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:26 WIB

Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut

Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:59 WIB