Tak Hanya Segmen Pesawat Komersil, Airbus Siap Penuhi Kebutuhan Militer Indonesia

M Nurhadi

Jum'at, 22 April 2022 | 10:53 WIB
Tak Hanya Segmen Pesawat Komersil, Airbus Siap Penuhi Kebutuhan Militer Indonesia
Konsep pesawat bertenaga hidrogen dari Airbus.[Airbus]

Suara.com - Industri penerbangan, termasuk transportasi dan wisata kembali menggeliat usai wabah COVID-19 beberapa saat lalu melumpuhkan bisnis ini. Hal ini juga berdampak pada bisnis pabrikan pesawat asal Perancis, Airbus.

"Berbicara tentang pandemi sekarang kita sudah mencapai masa akhir pandemi, hal ini membuat kami mulai melihat peningkatan dalam pemulihan dan trafik penumpang. Kami akan mulai melihat kebangkitan industri penerbangan di Indonesia," ungkap Airbus President for Asia-Pacific, Anand Stanley, dalam konferensi pers, Rabu (20/4/2022) lalu. 

Ia memastikan, pihaknya selalu memiliki komitmen dalam mengembangkan bisnis pesawat di Indonesia. Airbus bahkan menjanjikan perluasan segmen pasar, tidak hanya pesawat tapi juga helikopter hingga pertahanan.

Anand menyebut, Airbus merupakan pendukung utama armada maskapai penerbangan di Indonesia. Saat ini, ia mengatakan, ada lebih dari 150 pesawat buatan Airbus yang digunakan maskapai Indonesia.

Sementara, 210 armada lainnya dijadwalkan akan dikirim di masa depan. Model yang banyak digunakan di Indonesia salah satunya Airbus A320.

"Trafik akan mulai kembali. Maskapai akan membutuhkan pesawat untuk dioperasikan kembali, penumpang akan ingin melakukan perjalanan. Dan kami  hadir untuk bekerja dengan pelanggan kami dan membantu mereka dalam proses ini untuk terus memenuhi kebutuhan pasar," ujar dia.

Kabar baik juga datang dari PT Pelita Air Service (PAS) yang resmi meluncurkan penerbangan komersial terjadwal mereka. Hal ini ditandai dengan kedatangan dua pesawat Airbus A320.

Menurut Anand, Pelita Air yang didukung Pertamina memiliki prospek menarik bagi Airbus karena segmen pasar dalam negeri yang cukup ramai.

Ia mengklaim, saat ini Airbus juga sudah memiliki pangsa pasar helikopter dan pertahanan di Indonesia. Sebagai contoh, 150 helikopter dan 60 pesawat angkut militer buatan Airbus sudah beroperasi di Indonesia.

baca juga

Belum lama ini, Indonesia juga baru saja memesan dua pesawat A400M generasi terbaru, dengan empat pesawat tambahan sebagai opsi. Anand bilang, TNI akan menjadi operator ke-10 pesawat A400M. 

"TNI akan menjadi operator ke-10 pesawat ini dan versi yang dipesan Indonesia akan dikirimkan dalam konfigurasi tanker dan transportasi multi-peran, yang akan memungkinkan TNI untuk menggunakan pesawat dalam berbagai misi, termasuk transportasi pasukan, operasi pencarian dan penyelamatan, serta pengisian bahan bakar di udara," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ravi Vixx Resmi Tinggalkan '2 Days 1 Night,' Begini Konfirmasi Tim Produksi

Ravi Vixx Resmi Tinggalkan '2 Days 1 Night,' Begini Konfirmasi Tim Produksi

Your Say | Jum'at, 22 April 2022 | 10:28 WIB

Terbukti Bersalah, Kolonel Priyanto Dituntut Penjara Seumur Hidup dan Dipecat Dari Militer

Terbukti Bersalah, Kolonel Priyanto Dituntut Penjara Seumur Hidup dan Dipecat Dari Militer

Kalbar | Kamis, 21 April 2022 | 13:42 WIB

Soal Pembentukan Defend ID, Jokowi: Tidak Bisa Berjalan Sendiri-Sendiri Untuk Mewujudkan Kemandirian Industri Pertahanan

Soal Pembentukan Defend ID, Jokowi: Tidak Bisa Berjalan Sendiri-Sendiri Untuk Mewujudkan Kemandirian Industri Pertahanan

News | Rabu, 20 April 2022 | 16:41 WIB

Kembangkan Kendaraan Berbahan Bakar Hidrogen, Kawasaki Jalin Kerja Sama dengan Airbus

Kembangkan Kendaraan Berbahan Bakar Hidrogen, Kawasaki Jalin Kerja Sama dengan Airbus

Otomotif | Rabu, 20 April 2022 | 16:45 WIB

Dengar Target dari Peluncuran Defend ID, Jokowi: Saya Catat Janjinya

Dengar Target dari Peluncuran Defend ID, Jokowi: Saya Catat Janjinya

News | Rabu, 20 April 2022 | 16:04 WIB

Kolaborasi Erick Thohir-Prabowo Hasilkan Holding BUMN Pertahanan, Namanya Defend ID

Kolaborasi Erick Thohir-Prabowo Hasilkan Holding BUMN Pertahanan, Namanya Defend ID

Bisnis | Rabu, 20 April 2022 | 15:13 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×