Perusahaan Tambang China Kuasai Tanah Adat, Polisi Usir Paksa Warga Sipil

M Nurhadi

Kamis, 28 April 2022 | 09:56 WIB
Perusahaan Tambang China Kuasai Tanah Adat, Polisi Usir Paksa Warga Sipil
Ilustrasi tambang (Unsplash/Billy)

Suara.com - Kepolisian Peru mengusir masyarakat adat yang telah mendirikan kamp di dalam tambang terbuka raksasa milik perusahaan tambang tembaga Las Bambas MMG yang merupakan milik China. Mereka mengusir warga lokal kareana memaksa tambang itu berhenti beroperasi.

Perusahaan Las Bambas, yang dimiliki oleh MMG Ltd China, memasok 2 persen dari tembaga global dan terpaksa menghentikan produksi tembaga seminggu yang lalu karena protes tersebut.

Penduduk adat memasuki tambang itu pada 14 April dan menuntut untuk mengambil kembali hak atas tanah leluhur yang sudah mereka tempat puluhan tahun tersebut.

Polisi mengklaim, mereka tetap menghormati HAM meski ratusan petugas mengusir warga dari lokasi tersebut.

"Dengan tetap menghormati hak asasi manusia. 676 petugas polisi dari wilayah Apurimac telah memulihkan 100 persen tanah milik Las Bambas yang telah diduduki," kata polisi di Twitter.

Berdasarkan laporan pihak berwenang, tiga orang dilaporkan terluka. Sementara menurut Reuters, Selasa (26/4/2022) lalu pihak Las Bambas berencana untuk mengusir paksa masyarakat pada Rabu (27/4/2022).

"Kami masih berjuang dan kami akan melanjutkan sepanjang malam," kata Edison Vargas, presiden komunitas Fuerabamba kepada Reuters melalui telepon.

Ia menuturkan, sebagian besar masyarakat adat sudah diusir dari tanah mereka pada hari sebelumnya. Mereka hingga kini terus menuntut hak mereka.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi yang dikeluarkan oleh Las Bambas dan tetap memilih bungkam ketika dihubungi awak media.

baca juga

Pemerintah Peru mengumumkan keadaan darurat di daerah itu pada Rabu (27/4/2022) pagi, pemerintah juga melarang warga untuk berkumpul maupun melakukan demo.

Komunitas adat Fuerabamba dimukimkan kembali sekitar satu dekade lalu untuk memberi jalan bagi Las Bambas, salah satu tambang tembaga terbesar di dunia.

Perusahaan tambang itu berjuang melawan protes berulang dan blokade jalan yang terkadang memaksa mereka untuk menghentikan produksi.

Jika kembali berproduksi, Las Bambas akan menambah pasokan global, yang berpotensi menurunkan harga, meskipun perusahaan tambang itu telah menghadapi gangguan berulang dari masyarakat lokal yang miskin yang menuntut kontribusi keuangan yang lebih besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muhammadiyah: Tambang Andesit Desa Wadas Terindikasi Bermasalah Hukum Sejak Perencanaan Hingga Pembebasan

Muhammadiyah: Tambang Andesit Desa Wadas Terindikasi Bermasalah Hukum Sejak Perencanaan Hingga Pembebasan

News | Selasa, 26 April 2022 | 09:12 WIB

Geger Penemuan Harta Karun Indonesia, Ada Miliaran Ton Emas-Tembaga di NTB

Geger Penemuan Harta Karun Indonesia, Ada Miliaran Ton Emas-Tembaga di NTB

Riau | Minggu, 24 April 2022 | 04:05 WIB

5 Daerah Penghasil Timah Terbesar di Indonesia, Salah Satunya di Pulau Laskar Pelangi

5 Daerah Penghasil Timah Terbesar di Indonesia, Salah Satunya di Pulau Laskar Pelangi

Bisnis | Jum'at, 22 April 2022 | 16:05 WIB

Karyawan Perusahaan Tambang Terluka Melapor Korban Perampokan, Polisi Cerdas Langsung Jadikan Tersangka

Karyawan Perusahaan Tambang Terluka Melapor Korban Perampokan, Polisi Cerdas Langsung Jadikan Tersangka

Sulsel | Rabu, 20 April 2022 | 12:35 WIB

Sopir dan Penumpang Mobil Triton Penabrak Bangunan di Jalan AWS Samarinda Ditangkap

Sopir dan Penumpang Mobil Triton Penabrak Bangunan di Jalan AWS Samarinda Ditangkap

Kaltim | Minggu, 17 April 2022 | 17:39 WIB

Tragis, 7 Orang Tewas Terbakar di Dalam Rumah Jalan AWS Samarinda, Bangunan Ditabrak Mobil Tambang

Tragis, 7 Orang Tewas Terbakar di Dalam Rumah Jalan AWS Samarinda, Bangunan Ditabrak Mobil Tambang

Kaltim | Minggu, 17 April 2022 | 08:59 WIB

Terkini

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

News | Minggu, 13 September 2026 | 06:35 WIB

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 06:30 WIB

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

Kenapa Kangen Band Bubar?

Kenapa Kangen Band Bubar?

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 06:05 WIB

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 06:00 WIB

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

×