Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Dilarang Naik KRL, KAI Lacak Wajah Pelaku Pelecehan Wanita dan Anak-anak Pakai CCTV Analitik

Agung Sandy Lesmana | Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 29 Juni 2022 | 14:08 WIB
Dilarang Naik KRL, KAI Lacak Wajah Pelaku Pelecehan Wanita dan Anak-anak Pakai CCTV Analitik
Dilarang Naik KRL, KAI Lacak Wajah Pelaku Pelecehan Wanita dan Anak-anak Pakai CCTV Analitik. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - PT KAI Commuter bakal memasang kamera pengawas alias CCTV analitik di beberapa stasiun yang berpotensi sering terjadinya pelecehan seksual terhadap wanita dan anak-anak. Terdapat 18 titik di beberapa stasiun yang akan dipasang alat tersebut.

Corporate Secretay PT KAI Commuter, Anne Purba menjelaskan, CCTV tersebut akan memantau wajah-wajah pelaku yang sering melakukan pelecehan seksual.

"Sehingga kami bisa memasukkan ke sistem wajah-wajah yang memang sudah terlapor, sehingga terdeteksi di stasiun, kami bisa antisipasi agar mereka tidak masuk ke KRL," ujarnya dalam konferensi pers di Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Rabu (29/6/2022).

Namun demikian, Anne melanjutkan, pemasangan alat ini masih dalam tahap pengembangan. Sebab, pelaku pelecehan seksual sering berkamuflase dengan menggunakan masker atau topi.

"Karena pelakunya masker, pakai topi, kami terus mengembangkan sistem, karena saat ini target kami untuk KRL ada 2 juta penumpang," ucap dia.

PT KAI Commuter bakal memasang CCTV analitik di beberapa stasiun yang berpotensi sering terjadinya pelecehan seksual terhadap wanita dan anak-anak. (Suara.com/Fauzi)
PT KAI Commuter bakal memasang CCTV analitik di beberapa stasiun yang berpotensi sering terjadinya pelecehan seksual terhadap wanita dan anak-anak. (Suara.com/Fauzi)

Selain itu, Anne menyatakan, KAI Commter juga telah memperbolehkan anak-anak bisa masuk dalam gerbong khusus wanita. Karena, menurut dia, saat ini pelecehan seksual di KRL juga terjadi pada anak-anak.

"Toilet juga terpisah. Kami juga memisahkan beberapa layananan, misalnya di kereta wanita boleh anak-anak, karena pelecehan seksual terjadi pada anak-anak," imbuh dia.

Dalam kesempatan hari ini, KAI Commuter melakukan kampanyenya di pusatkan di Stasiun Tanah Abang yang diisi dengan talkshow terkait Pencegahan Tindak Pelecehan Seksual.

PT KAI Commuter bakal memasang CCTV analitik di beberapa stasiun yang berpotensi sering terjadinya pelecehan seksual terhadap wanita dan anak-anak. (Suara.com/Fauzi)
PT KAI Commuter bakal memasang CCTV analitik di beberapa stasiun yang berpotensi sering terjadinya pelecehan seksual terhadap wanita dan anak-anak. (Suara.com/Fauzi)

Selain di Stasiun Tanah Abang, KAI Commuter juga melakukan kampanye di Stasiun Bogor dan Stasiun Cikarang melaiui poster dan stiker.

Di samping itu, KAI mengajak masyarakat untuk menandatangani petisi anti kekerasan dan pelecehan seksual di transportasi publik khususnya transportasi KRL.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelecehan Seksual Mengintai Anak, Ini Kiat Memulai Edukasi Pada Si Buah Hati

Pelecehan Seksual Mengintai Anak, Ini Kiat Memulai Edukasi Pada Si Buah Hati

Surakarta | Selasa, 28 Juni 2022 | 22:45 WIB

Viral Pasien Akui Dilecehkan Oknum Perawat di Jepara, Tanggapan RS Diduga Lokasi Kejadian Tuai Kontroversi

Viral Pasien Akui Dilecehkan Oknum Perawat di Jepara, Tanggapan RS Diduga Lokasi Kejadian Tuai Kontroversi

News | Selasa, 28 Juni 2022 | 19:06 WIB

Hindari Pelecehan Seksual pada Anak, Psikolog Dorong Orang Tua Beri Pendidikan Seksualitas sejak Dini

Hindari Pelecehan Seksual pada Anak, Psikolog Dorong Orang Tua Beri Pendidikan Seksualitas sejak Dini

Jogja | Selasa, 28 Juni 2022 | 18:05 WIB

Usai Dipolisikan Mantan Suami, Ini Kabar Terbaru Wanda Hamidah

Usai Dipolisikan Mantan Suami, Ini Kabar Terbaru Wanda Hamidah

| Selasa, 28 Juni 2022 | 17:06 WIB

Terkini

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB