facebook

Mendag Janjikan Harga Minyak Goreng Curah di Sulawesi Hingga Papua Lebih Murah

M Nurhadi
Mendag Janjikan Harga Minyak Goreng Curah di Sulawesi Hingga Papua Lebih Murah
Minyak goreng curah dijajakan di Pasar Tradisional di Medan. [Suara.com/M.Aribowo]

Minyak goreng curah kemasan nantinya akan memudahkan proses pendistribusian barang hingga ke daerah-daerah pelosok tanpa terhambat lagi oleh masalah logistik.

Suara.com - Kementerian Perdagangan segera mendistribusikan minyak goreng curah dalam bentuk kemasan ke wilayah timur Indonesia demi mewujudkan pemerataan harga minyak goreng secara nasional. 

Menurut Mendag Zulkifli Hasan, rata-rata harga minyak goreng curah nasional saat ini masih Rp15 ribu per liter karena harga di Papua, Maluku dan sebagian Sulawesi masih tinggi rata-rata Rp20 ribu per liter.

"Minyak goreng Rp14 ribu akan kami kemas dengan kemasan sederhana. Mungkin lebih murah dan lebih mudah, sehingga nanti tempat-tempat yang jauh seperti Sulawesi dan Papua bisa lebih murah dari rata-rata Rp20 ribu per liter," ujarnya saat meninjau stock point minyak goreng curah rakyat di Pasar Ciracas, Selasa (5/7/2022).

Hingga kini, distribusi minyak goreng curah ke wilayah timur Indonesia terbatas menggunakan tempat penyimpanan berukuran besar seberat satu ton untuk setiap tangki hingga membuatnya distribusi lebih sulit.

Baca Juga: Cuma 3.345 Pengecer Minyak Goreng Gunakan PeduliLindungi

Minyak goreng curah kemasan nantinya akan memudahkan proses pendistribusian barang hingga ke daerah-daerah pelosok tanpa terhambat lagi oleh masalah logistik.

Harga eceran tertinggi atau HET minyak goreng curah di Sumatra, Jawa, dan Bali saat ini berada pada angka Rp14 ribu per liter. Bahkan beberapa daerah di Jawa dan Bali, harga minyak goreng ada yang berada di bawah harga eceran tertinggi.

Kementerian Perdagangan mengungkapkan ada 28 produsen yang terlibat dalam memproduksi minyak goreng curah kemasan dengan merek dagang 'Minyak Kita'. Kegiatan peluncuran minyak goreng curah kemasan itu akan dilakukan pada Rabu besok (6/7).

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) atau PPI sebagai BUMN klaster pangan menyatakan siap membantu Kementerian Perdagangan untuk menyediakan minyak goreng kemasan ke daerah-daerah yang menjadi target pemerintah supaya harga minyak goreng di sana bisa segera turun.

Terpisah, Dirut PPI Nina Sulistyowati mengatakan biaya distribusi menjadi salah satu bahan pertimbangan, sehingga perseroan akan akan bekerjasama sesuai dengan anjuran dari pemerintah dengan menyediakan minyak goreng kemasan sederhana.

Baca Juga: Harga Sawit di Kabupaten Mukomuko Turun, Petani Gigit Jari

"Daerah-daerah lain yang lebih jauh, seperti Sulawesi, Maluku sampai ke Papua akan dipastikan ketersediaan minyak goreng dan harga yang terjangkau. Pemerintah mengharapkan harga yang sekarang bisa turun," kata Nina.

Komentar