Reli Dolar Terhenti, Harga Emas Kembali Menguat

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 08 Juli 2022 | 07:34 WIB
Reli Dolar Terhenti, Harga Emas Kembali Menguat
Ilustrasi harga emas dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga emas dunia menguat pada perdagangan Kamis, karena jeda dalam reli dolar mendorong beberapa investor untuk melakukan bargain buying setelah dua sesi kerugian besar yang mengirim harga ke level terendah sembilan bulan.

Mengutip CNBC, Jumat (8/7/2022) harga emas di pasar spot naik 0,1 persen menjadi USD1.740,16 per ounce.

Sementara emas berjangka Amerika Serikat ditutup meningkat 0,2 persen menjadi USD1.739 per ounce.

"Kami melihat beberapa  bargain hunting setelah aksi jual emas yang dramatis. Jelas ada minat untuk membeli pada saat penurunan setelah kemarin bergerak ke level terendah USD1.700-an," kata David Meger, Direktur High Ridge Futures.

"Dolar yang tidak menguat lebih lanjut hari ini (Kamis) juga memungkinkan emas untuk bangkit kembali." Tambah David.

Dolar AS muncul sebagai safe-haven  yang lebih disukai di tengah meningkatnya risiko resesi dan mencapai level tertinggi hampir dua dekade di sesi sebelumnya sebelum melemah pada perdagangan Kamis.

"Setiap penguatan yang mungkin kita lihat pada emas dalam jangka pendek harus diperlakukan dengan ekstra hati-hati karena aksi jual dapat dengan mudah dilanjutkan di tengah lingkungan dolar AS yang perkasa dan kenaikan suku bunga," kata Fawad Razaqzada, analis City Index.

Rabu, risalah pertemuan Juni Federal Reserve menunjukkan situasi inflasi yang memburuk dan kekhawatiran tentang hilangnya kepercayaan pada kemampuan bank sentral untuk mengendalikannya mendorong kenaikan suku bunga AS terbesar dalam hampir tiga dekade.

Emas merosot lebih dari USD300 sejak The Fed mulai menaikkan suku bunga pada Maret untuk menjinakkan inflasi yang tidak terkendali, meningkatkan  opportunity cost  memegang logam kuning yang tidak memberikan imbal hasil.

Katalis berikutnya untuk pasar bisa datang pada sesi Jumat ketika laporan pasar tenaga kerja dijadwalkan untuk dirilis. Pada awal sesi Kamis, data menunjukkan klaim pengangguran mingguan Amerika naik minggu lalu dan permintaan tenaga kerja melambat, sementara PHK melonjak ke level tertinggi 16 bulan pada periode Juni.

Sementara itu harga perak di pasar spot naik 0,2 persen menjadi USD19,21 per ounce, platinum melonjak 2,2 persen menjadi USD874,82 dan paladium melambung 5,6 persen menjadi USD2.011,42. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Dunia Jatuh ke Level Terendahnya, Investor Ramai Lakukan Aksi Jual

Harga Emas Dunia Jatuh ke Level Terendahnya, Investor Ramai Lakukan Aksi Jual

Bisnis | Kamis, 07 Juli 2022 | 08:02 WIB

Kilau Emas Kian Pudar, Kini di Bawah Level Support

Kilau Emas Kian Pudar, Kini di Bawah Level Support

Bisnis | Rabu, 06 Juli 2022 | 07:37 WIB

Dolar AS Melemah, Harga Emas Dunia Kembali Bergairah

Dolar AS Melemah, Harga Emas Dunia Kembali Bergairah

Bisnis | Selasa, 05 Juli 2022 | 07:58 WIB

Terkini

Rupiah Belum Bangkit Hari Ini, Nyaris Rp 17.000/USD

Rupiah Belum Bangkit Hari Ini, Nyaris Rp 17.000/USD

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:01 WIB

Purbaya Pastikan Ada Efisiensi MBG, Negara Hemat Rp 40 Triliun per Tahun

Purbaya Pastikan Ada Efisiensi MBG, Negara Hemat Rp 40 Triliun per Tahun

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:21 WIB

Siap-siap! Harga BBM di RI Bakal Melakukan Penyesuaian 1 April 2026

Siap-siap! Harga BBM di RI Bakal Melakukan Penyesuaian 1 April 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:15 WIB

Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM

Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:46 WIB

Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos

Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:16 WIB

Selat Hormuz Membara, Emiten BABY Buka-bukaan Nasib Bisnis Pakaian Anak

Selat Hormuz Membara, Emiten BABY Buka-bukaan Nasib Bisnis Pakaian Anak

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:59 WIB

Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur

Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:31 WIB

Incar Dana Global, Merdeka Gold Resources (EMAS) Mau Listing di Bursa Hong Kong

Incar Dana Global, Merdeka Gold Resources (EMAS) Mau Listing di Bursa Hong Kong

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:22 WIB

Bos BlackRock Wanti-wanti Harga Minyak US$ 150, Dunia Diambang Resesi Hebat?

Bos BlackRock Wanti-wanti Harga Minyak US$ 150, Dunia Diambang Resesi Hebat?

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:18 WIB

PT KAI: Arus Balik Belum Capai Puncaknya

PT KAI: Arus Balik Belum Capai Puncaknya

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:17 WIB