Harga Minyak Dunia Anjlok di Tengah Melimpahnya Stok AS

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 22 Juli 2022 | 07:36 WIB
Harga Minyak Dunia Anjlok di Tengah Melimpahnya Stok AS
Perkembangan harga minyak dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak dunia anjlok lebih dari USD3 pada perdagangan hari Kamis, karena stok bensin Amerika melesat dan kenaikan suku bunga Bank Sentral Eropa (ECB) memicu kekhawatiran permintaan.

Sementara, kembalinya pasokan minyak dari Libya dan dimulainya kembali aliran gas Rusia ke Eropa meredakan keterbatasan pasokan.

Mengutip CNBC, Jumat (22/7/2022) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup anjlok USD3,06 atau 2,9 persen menjadi USD103,86 per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate, menetap di posisi USD96,35 per barel, menyusut USD3,53, atau 3,5 persen.

Keduanya tersungkur lebih dari USD5 di awal sesi.

Bensin berjangka Amerika ditutup di posisi USD3,15, kehilangan 13 sen, atau 3,8 persen menyusul lonjakan 3,5 juta barel komoditas itu dalam penyimpanan pekan lalu, menurut data pemerintah, Rabu, jauh melampaui perkiraan analis.

"Jika Anda tidak membutuhkan bensin, Anda tidak perlu minyak mentah untuk membuat bensin, dan itulah matematika yang membunuh minyak mentah saat ini," kata Robert Yawger, Direktur Mizuho.

Volume perdagangan minyak berjangka juga tipis dan harga bergejolak karena trader berusaha untuk menyesuaikan permintaan energi yang lebih lemah dengan pasokan yang lebih ketat akibat menguapnya barel Rusia setelah invasi negara itu ke Ukraina.

Aliran melalui jaringan pipa gas Nord Stream 1 Rusia, yang mengalir di bawah Laut Baltik ke Jerman, sebagian dilanjutkan setelah ditutup untuk proses pemeliharaan pada 11 Juli.

Pipa tersebut beroperasi dengan volume yang dikurangi menyusul perselisihan yang dipicu oleh invasi Rusia ke Ukraina.

"Dimulainya kembali aliran gas Nord Stream tampaknya memunculkan gambaran sikap yang lebih mendamaikan di pihak Rusia terkait pergerakan lanjutan minyak mentah dan produknya ke Eropa dalam beberapa minggu/bulan mendatang," kata Jim Ritterbusch, Presiden Ritterbusch and Associates.

Bank Sentral Eropa, Kamis, bergabung dengan banyak bank sentral lainnya dalam menaikkan suku bunga, dengan fokus pada memerangi inflasi yang tidak terkendali ketimbang penurunan ekonomi, yang dapat membebani permintaan minyak.

Bank of Japan mempertahankan suku bunga yang sangat rendah untuk merangsang pertumbuhan ekonomi yang tersendat. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Kembali Tergelincir

Harga Minyak Dunia Kembali Tergelincir

Bisnis | Kamis, 21 Juli 2022 | 07:50 WIB

Harga Minyak Dunia Naik 1 Persen Gara-gara Amerika

Harga Minyak Dunia Naik 1 Persen Gara-gara Amerika

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2022 | 07:50 WIB

Harga Minyak Dunia Melesat Naik 5 Persen Lebih Karena 2 Faktor Ini

Harga Minyak Dunia Melesat Naik 5 Persen Lebih Karena 2 Faktor Ini

Bisnis | Selasa, 19 Juli 2022 | 08:01 WIB

Terkini

Puncak Arus Balik Diperkirakan Hari Ini, Pemudik Diminta Optimalkan WFA

Puncak Arus Balik Diperkirakan Hari Ini, Pemudik Diminta Optimalkan WFA

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:23 WIB

Mulai Nego dengan Trump, Iran Buka Selat Hormuz Tapi Tetapkan Tarif Rp34 Miliar per Kapal

Mulai Nego dengan Trump, Iran Buka Selat Hormuz Tapi Tetapkan Tarif Rp34 Miliar per Kapal

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:10 WIB

285 Ribu Pemudik Diprediksi Balik ke Jabodetabek Via Jalan Tol Hari Ini

285 Ribu Pemudik Diprediksi Balik ke Jabodetabek Via Jalan Tol Hari Ini

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:03 WIB

Kemenhub Ungkap Faktor Utama Penyebab Kecelakaan Saat Arus Balik

Kemenhub Ungkap Faktor Utama Penyebab Kecelakaan Saat Arus Balik

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:54 WIB

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp110.750 per Kg, Beras dan Telur Ikut Bergerak

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp110.750 per Kg, Beras dan Telur Ikut Bergerak

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:44 WIB

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Tol Jakarta-Cikampek Ditutup Sementara

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Tol Jakarta-Cikampek Ditutup Sementara

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:42 WIB

OJK Bakal Awasi Bank yang Kasih Dividen Jumbo

OJK Bakal Awasi Bank yang Kasih Dividen Jumbo

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:15 WIB

200 Ribu Pekerjaan Perbankan Bakal Hilang, Bank Mulai PHK Karyawan dan Tutup Cabang

200 Ribu Pekerjaan Perbankan Bakal Hilang, Bank Mulai PHK Karyawan dan Tutup Cabang

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:30 WIB

124 Truk Bandel Langgar Aturan Mudik, Kemenhub Ancam Bekukan Izin

124 Truk Bandel Langgar Aturan Mudik, Kemenhub Ancam Bekukan Izin

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:29 WIB

Emas Antam Masih Dibanderol Rp 2.843.000/Gram Hari Ini

Emas Antam Masih Dibanderol Rp 2.843.000/Gram Hari Ini

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:12 WIB