Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Peran Rini Soemarno dalam Proyek kereta Cepat yang Berpotensi Rugikan APBN

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 31 Juli 2022 | 09:00 WIB
Peran Rini Soemarno dalam Proyek kereta Cepat yang Berpotensi Rugikan APBN
Menteri BUMN Rini Soemarno. [Foto: Antara/Andika Wahyu]

Suara.com - Bicara soal molornya proyek Kereta Cepat Jakarta – Bandung hingga 2022 tentu tidak bisa dilepaskan dari sosok Rini Soemarno.

Peran Rini Soemarno dalam proyek kereta cepat yang berpotensi rugikan APBN tersebut adalah sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebelum masa kepemimpinan Erick Thohir.

Pada 2015 saat Indonesia meneken kerja sama dengan China terkait proyek tersebut, Rini adalah pimpinan tertinggi perusahaan-perusahaan pelat merah. 

Sebelumnya pada 2016 peran Rini Soemarno juga dipertanyakan oleh Komisi V DPR RI yang mengawasi penggunaan APBN. Lembaga legislatif tersebut menilai bahwa pembangunan sarana transportasi kereta cepat seharusnya menjadi tanggung jawab Kementerian Perhubungan di bawah kendati Menteri Ignasius Jonan.

Namun, aktor utama pembangunan justru Kementerian BUMN sementara Kemenhub lebih banyak berperan menjadi penonton. Kondisi ini tentu layak disebut sebagai kejanggalan. Setelah proyek itu berjalan Rini sempat menyatakan kereta cepat berpotensi molor hingga 2020, dan kini 2022 pun belum kelar. 

Komisi V saat itu juga menyoroti biaya pembangunan kereta cepat yang sangat mahal. DPR menilai proyek ini bakal merugikan APBN. Indonesia juga berpotensi menanggung utang selama puluhan tahun. Terkait masalah ini, Jonan enggan angkat bicara. 

Di kesempatan terpisah, Rini Soemarno pernah memberi pernyataan bahwa tujuan utama pembangunan moda transportasi kereta cepat adalah memberikan alternatif transportasi bagi masyarakat.

Terlebih, sejumlah keunggulan juga ditawarkan seperti waktu tempuh lebih singkat, keamanan, dan kenyamanan. Pernyataan itu disampaikan Rini saat meninjau proyek kereta cepat di kawasan Walini, Jawa Barat. 

Di samping itu, proyek kereta cepat dinilai mampu menumbuhkan potensi ekonomi di sepanjang Jakarta – Bandung. Kondisi ini akan menguntungkan para pelaku ekonomi kerakayatan. Nantinya, jika kereta ini sudah selesai, lapangan pekerjaan terkait operasional kereta cepat bakal diprioritaskan bagi warga lokal. 

Sebelum diteken konsorsium BUMN Indonesia dan BUMN China kereta cepat sejatinya bakal dikerjakan oleh pemerintah Jepang. Namun ternyata Indonesia lebih tertarik dengan tawaran dari China. Kondisi ini sempat membuat hubungan bilateral Indonesia – Jepang merenggang. 

Namun kini  China Development Bank (CDB) yang terlibat dalam pendanaan proyek kereta cepat baru saja mewanti-wanti pemerintah Indonesia untuk menutup pembengkakan biaya pembangunan lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Catatan terbaru menunjukkan proyek kereta cepat diperkirakan bisa mengalami pembengkakan biaya USD 1,17 – USD 1,9 miliar jika pembangunannya selesai pada November 2022 mendatang. Dengan pembengkakan biaya itu, total gelontoran dana yang semula hanya berada di kisaran USD 5,5 miliar bisa membengkak hingga USD 7,9 miliar. 

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

China Minta RI Tanggung Biaya Pembengkakan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

China Minta RI Tanggung Biaya Pembengkakan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

| Sabtu, 30 Juli 2022 | 11:45 WIB

Biaya Membengkak Rp27 Triliun, Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Pernah Puji China Terkait Kereta Cepat

Biaya Membengkak Rp27 Triliun, Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Pernah Puji China Terkait Kereta Cepat

Bisnis | Jum'at, 29 Juli 2022 | 20:15 WIB

Mengingat Kembali Ucapan Presiden Jokowi Tak Akan Gunakan APBN untuk Proyek Kereta Cepat

Mengingat Kembali Ucapan Presiden Jokowi Tak Akan Gunakan APBN untuk Proyek Kereta Cepat

Bisnis | Jum'at, 29 Juli 2022 | 17:30 WIB

Deretan Fakta China Minta RI Tanggung Biaya Bengkak Proyek Kereta Cepat

Deretan Fakta China Minta RI Tanggung Biaya Bengkak Proyek Kereta Cepat

News | Jum'at, 29 Juli 2022 | 10:51 WIB

China Minta Indonesia Tanggung Pembengkakan Biaya Kereta Cepat, Ini Respon Pemerintah

China Minta Indonesia Tanggung Pembengkakan Biaya Kereta Cepat, Ini Respon Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 29 Juli 2022 | 08:49 WIB

Menteri Erick Thohir Ungkapkan Keuntungan Kerja Sama Bio Farma dengan Google Cloud

Menteri Erick Thohir Ungkapkan Keuntungan Kerja Sama Bio Farma dengan Google Cloud

Bisnis | Kamis, 28 Juli 2022 | 19:32 WIB

Terkini

Update Harga Emas Antam Terbaru 10 Mei 2026 dari 0,5 Gram hingga 1.000 Gram

Update Harga Emas Antam Terbaru 10 Mei 2026 dari 0,5 Gram hingga 1.000 Gram

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:47 WIB

Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:32 WIB

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB