Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ancaman Kelaparan Melanda Dunia, Presiden Jokowi Bersukur Indonesia Mampu Kendalikan Situasi Sulit

Iwan Supriyatna

Selasa, 02 Agustus 2022 | 14:53 WIB
Ancaman Kelaparan Melanda Dunia, Presiden Jokowi Bersukur Indonesia Mampu Kendalikan Situasi Sulit
Presiden Joko Widodo atau Jokowi. (Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersyukur Indonesia masih mampu mengendalikan situasi sulit di tengah sejumlah negara sedang mengalami kesulitan pangan, energi, bahkan ekonomi akibat pandemi dan perang di Ukraina.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam kegiatan Zikir Kebangsaan di halaman Istana Merdeka.

"Saat ini, hampir semua negara mengalami kesulitan pangan, energi, bahkan ekonomi akibat pandemi dan perang di Ukraina. Kita bersyukur karena masih mampu mengendalikan situasi sulit ini," kata Jokowi.

Menurut Jokowi, ancaman kelaparan terus mengancam beberapa negara di dunia akibat dari peperangan yang terjadi di Rusia dan Ukraina. Pasalnya, akibat peperangan ini terjadi kelangkaan gandum di semua negara karena pasokan dari dua negara itu tersendat, dan membuat ratusan juta manusia terancam kelaparan.

"Inilah yang sekarang menyebabkan 333 juta orang kelaparan dan mungkin 6 bulan lagi bisa 800 juta orang akan kelaparan dan kekurangan makan akut karena tidak ada yang dimakan," ujar Jokowi

Atas dasar itu, Presiden Jokowi mengajak semua pihak untuk berdoa agar Indonesia selalu dilimpahi energi dan pangan di tengah krisis yang bertubi-tubi melanda dunia, dan Indonesia dapat membantu negara lain yang sedang kesusahan.

Meski beberapa negara terancam mengalami kelaparan akut, namun Presiden Jokowi bersyukur beras di Indonesia masih bisa didapat dengan harga yang terjangkau. Kemudahan ini, kata Jokowi berkat dari kerja keras seluruh elemen masyarakat.

Tidak sampai disitu, orang nomor satu di bangsa ini menyinggung soal krisis multidimensi yang menyebabkan harga gas dan bensin naik berkali lipat, dan kesusahan ini pun dialami hampir semua negara. "Inilah kesulitan-kesulitan yang dialami hampir semua negara, tidak negara kecil, tidak negara besar tidak negara kaya, tidak negara miskin semua mengalami hal yang sama,” ujarnya.

“Sehingga muncul krisis yang ketiga yaitu krisis keuangan. Beberapa negara yang tidak kuat ambruk karena sudah tidak memiliki uang cash, baik untuk membeli energi bensin dan gas atau membeli pangan," tambah Jokowi.

baca juga

Diakhir sambutannya, Presiden Jokowi mengajak semua pihak untuk berdoa agar Indonesia selalu dilimpahi pangan dan energi, serta berikhtiar agar kelimpahan pangan dan energi ini membuat Indonesia bisa membantu negara lain yang mengalami kesusahan.

"Sekali lagi marilah kita berdoa bersama, berzikir bersama memohon kepada Allah SWT agar negara kita selalu dilimpahi oleh pangan dan energi dan kita tidak kekurangan akan hal itu. Dan kita berusaha, berikhtiar bersama-sama agar kita justru melimpah dan bisa membantu negara-negara lain yang sedang kesulitan saat ini," tutur Jokowi.

Sementara itu, Wakil Ketua DPN Partai Gelora Fahri Hamzah mengatakan Indonesia sangat diuntungkan oleh berbagai hal, yakni sumber daya alam yang sangat besar dan jumlah penduduk yang besar hingga membuat bangsa ini kuat disaat negara-negara lain terancam krisis ekonomi.

“Negara kita ini masih sangat diuntungkan oleh banyak hal yang tersedia, yang pertama adalah jumlah penduduk yang besar itu adalah sumber kegiatan ekonomi yang sangat besar di sektor konsumsi. Kemudian kita juga memiliki sumber daya alam yang sangat besar, serta ditambah jumlah generasi baru yang besar, yang siap untuk bekerja itu adalah sumber investasi,” kata Fahri Hamzah lewat rekaman suaranya yang diterima, Selasa (2/8).

Mantan Wakil Pimpinan DPR RI periode 2014-2019 ini memastikan Pemerintah mampu menyelamatkan Indonesia dari krisis pangan yang terjadi di negara lain, karena selain sumber daya alam yang melimpah, Indonesia juga merupakan negara yang tidak pernah putus produksi pangannya.

“Dari itu semua, pemerintah mendapatkan pendapatan yang cukup besar, jadi kita diselamatkan pendapatan dari sektor komoditas pada setiap krisis terjadi. Jadi pada dasarnya, fundamental kekuatan ekonomi kita ditopang oleh hal-hal yang sifatnya alamiah, yakni jumlah penduduk, bonus demografi, sumber daya alam yang melimpah, serta iklim dan cuaca yang mendukung, produksi pangan sepanjang tahun,” jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Fakta Temuan Bansos Presiden Dikubur di Depok, Mirip Bangkai hingga Pengakuan Tak Terduga Tukang Septic Tank

7 Fakta Temuan Bansos Presiden Dikubur di Depok, Mirip Bangkai hingga Pengakuan Tak Terduga Tukang Septic Tank

Bandung | Selasa, 02 Agustus 2022 | 14:24 WIB

Presiden Jokowi Siapkan Nama Vaksin Covid-19 Buatan Anak Bangsa, Rilis saat HUT RI?

Presiden Jokowi Siapkan Nama Vaksin Covid-19 Buatan Anak Bangsa, Rilis saat HUT RI?

Health | Selasa, 02 Agustus 2022 | 13:29 WIB

Soal Isu Kontroversial RUU KUHP, Presiden Jokowi Perintahkan Ini

Soal Isu Kontroversial RUU KUHP, Presiden Jokowi Perintahkan Ini

Sumut | Selasa, 02 Agustus 2022 | 12:00 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×