Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Sepanjang Agustus 2022, Harga Emas Anjlok 3 Persen

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 01 September 2022 | 09:25 WIB
Sepanjang Agustus 2022, Harga Emas Anjlok 3 Persen
Ilustrasi emas.

Suara.com - Harga emas dunia kembali bergerak melemah dan berada di jalur untuk penurunan bulanan terpanjang sejak 2018, karena tertekan kenaikan suku bunga agresif oleh bank sentral utama di seluruh dunia.

Mengutip CNBC, Kamis (1/9/2022) harga emas di pasar spot turun 0,6 persen menjadi USD1.712,56 per ounce. Emas kehilangan sekitar 3 persen sepanjang Agustus, dan ditetapkan untuk mencatat penurunan bulan kelima berturut-turut.

Sementara itu, emas berjangka Amerika Serikat ditutup melemah 0,6  persen menjadi USD1.726,2 per ounce.

"Semakin jelas bahwa bank sentral akan agresif dengan pengetatan karena tekanan inflasi yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang bukan pertanda positif bagi emas," kata Edward Moya, analis OANDA.

President Federal Reserve Bank of Cleveland, Loretta Mester, mengatakan bank sentral perlu menaikkan suku bunga sedikit di atas 4 persen pada awal tahun depan.

Di sisi lain, inflasi zona Euro melonjak ke rekor tertinggi lainnya dan akan segera memasuki wilayah dua digit, menandai serangkaian kenaikan suku bunga yang besar.

Emas dikenal sebagai investasi yang aman selama krisis ekonomi dan geo-politik, tetapi lingkungan suku bunga tinggi membuat aset yang tidak memberikan imbal hasil itu kurang menarik bagi investor.

"eaksi emas saat mendekati level kunci USD1.700 akan menunjukkan jumlah support yang tersisa bagi logam tersebut di tengah kekhawatiran resesi global dan perang Ukraina," tutur analis Kinesis Money, Rupert Rowling.

Investor juga mencermati data yang menunjukkan penggajian swasta Amerika meningkat 132.000 pekerjaan pada Agustus setelah naik 270.000 di Juli.

Sementara itu harga perak di pasar spot anjlok 2,6 persen menjadi USD18,00 per ounce. Perak merosot 11 persen pada Agustus dan di jalur untuk mencetak penurunan bulanan terbesar sejak September 2020.

Platinum turun 0,6 persen menjadi USD842,30 per ounce. Palladium melemah 0,7 persen menjadi USD2.072,53. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rencana Kenaikan Suku Bunga Lagi-lagi Pudarkan Harga Emas

Rencana Kenaikan Suku Bunga Lagi-lagi Pudarkan Harga Emas

Bisnis | Rabu, 31 Agustus 2022 | 08:21 WIB

Dolar AS Melemah, Harga Emas Dunia Berbalik Arah Menguat

Dolar AS Melemah, Harga Emas Dunia Berbalik Arah Menguat

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2022 | 08:12 WIB

Harga Emas Melorot 1 Persen Imbas The Fed yang Makin Agresif Naikkan Suku Bunga

Harga Emas Melorot 1 Persen Imbas The Fed yang Makin Agresif Naikkan Suku Bunga

Bisnis | Senin, 29 Agustus 2022 | 08:49 WIB

Terkini

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:49 WIB

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:20 WIB

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:33 WIB

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB