UMKM Perlu Ubah Mindset Agar Bisa Bersaing di Pasar Global

Ririn Indriani

Kamis, 08 September 2022 | 10:28 WIB
UMKM Perlu Ubah Mindset Agar Bisa Bersaing di Pasar Global
Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Eko Prasetyanto menekankan pentingnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mengubah mindset agar dapat bersaing di pasar global saat memberi arahan sekaligus membuka Seminar Kajian Strategis bertajuk “Strategi Penguatan UMKM dalam rangka Percepatan Implementasi Kebijakan Pemakaian Produk Dalam Negeri di Daerah” yang berlangsung secara daring dan luring di Hotel Millenium Jakarta, pada Rabu (7/9/2022).

Suara.com - Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Eko Prasetyanto menekankan pentingnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mengubah mindset agar dapat bersaing di pasar global.

Hal ini disampaikannya saat memberi arahan sekaligus membuka Seminar Kajian Strategis bertajuk “Strategi Penguatan UMKM dalam rangka Percepatan Implementasi Kebijakan Pemakaian Produk Dalam Negeri di Daerah” yang berlangsung secara daring dan luring di Jakarta, pada Rabu (7/9/2022)

Eko menjelaskan, upaya memperkuat UMKM dibutuhkan karena menjadi salah satu strategi mewujudkan Indonesia Emas pada 2045.

Ini sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dan Produk Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Koperasi dalam rangka Menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Oleh karena itu, Eko mengajak seluruh pihak untuk mendukung langkah tersebut.

“Kita bisa memberikan sumbangsih yang luar biasa bagi negara kita, salah satu cara yang perlu kita optimalkan adalah strategi penguatan UMKM,“ ucapnya.

Penguatan UMKM merupakan salah satu hal penting yang perlu menjadi perhatian Pemerintah Daerah (Pemda).

Terlebih sektor UMKM mampu mendukung pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi tetap positif. Hal ini seperti yang dialami Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Padahal saat itu, hampir semua daerah di Indonesia pertumbuhan ekonominya minus.

“Kenapa pertumbuhan DIY masih positif? Salah satunya karena UMKM di sana kuat yang bisa menjadi penopang bagi pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.

baca juga

Sementara itu, Eko mengungkapkah salah satu upaya yang dapat dilakukan Pemda dalam memperkuat UMKM yaitu dengan menerapkan strategi penta helix.

Strategi ini dinilai mampu mendukung UMKM karena melibatkan banyak pihak. Kerja sama tersebut diperlukan agar UMKM mampu bersaing di pasar nasional maupun global.
Eko juga mengimbau kepada seluruh pihak agar menjadi konsumen militan terhadap berbagai produk dalam negeri.

“Penting setiap dari kita merasa bangga terhadap produk dalam negeri buatan Indonesia, kita perlu tularkan sikap militan tersebut pada setiap kesempatan,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, BSKDN Kemendagri menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Analis Kebijakan Ahli Madya BSKDN Kemendagri selaku ketua tim kajian Aang Prasetyo, Akademisi Politeknik Negeri Jakarta Moh. Ikhsan, serta Direktur Pengembangan Sistem Katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Yulianto Prihandoyo.

Narasumber lainnya, yakni Sekretaris Deputi Bidang UKM Kementerian Koperasi dan UKM Santoso, serta Sekretaris Jendral Sahabat UMKM Faisal Hasan Basri.

Dalam paparannya, Aang Prasetyo mengungkapkan hasil penelitiannya mengenai UMKM di sejumlah daerah di Indonesia.

Penelitian itu menyimpulkan adanya tiga instrumen utama dalam meningkatkan UMKM, yakni perlunya membangun daya saing UMKM, penyusunan strategi penguatan UMKM, serta dukungan Pemda dalam mengatasi persoalan yang dihadapi para pelaku UMKM.

“Selama ini sejumlah Pemda menjawab persoalan UMKM dengan mengadakan pelatihan dan pendampingan, pembangunan sarana dan prasarana (sapras) serta membantu atau memfasilitasi sertifikasi halal,” tuturnya.

Di lain sisi, Moh. Ikhsan mengatakan, pentingnya peran UMKM harus diiringi dengan upaya pelatihan dan pendampingan.

“Kalau bisa UMKM harusnya naik kelas, jangan usaha mikro terus tapi harus usaha kecil, jangan usaha kecil terus tapi harus usaha menengah. Kalau bisa usaha menengahnya jadi usaha besar,” ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Pejabat Kemendag Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Gerobak UMKM Rp 76 Miliar!

Dua Pejabat Kemendag Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Gerobak UMKM Rp 76 Miliar!

News | Selasa, 06 September 2022 | 10:16 WIB

Puluhan Mitra Binaan Rumah BUMN Klungkung Buka Toko Digital di PaDI

Puluhan Mitra Binaan Rumah BUMN Klungkung Buka Toko Digital di PaDI

Bisnis | Selasa, 06 September 2022 | 06:06 WIB

Erick Thohir Semangati UMKM Binaan Pertamina di Tong Tong Fair Belanda

Erick Thohir Semangati UMKM Binaan Pertamina di Tong Tong Fair Belanda

Bisnis | Senin, 05 September 2022 | 22:38 WIB

Terkini

Bintangi Film 'Urang Bunian', Dimas Aditya 'Tersesat' di Hutan Sumatra

Bintangi Film 'Urang Bunian', Dimas Aditya 'Tersesat' di Hutan Sumatra

Entertainment | Jum'at, 11 September 2026 | 13:14 WIB

KPAI Minta Kepemilikan Dapur MBG Diaudit, Hubungan dengan Pejabat Perlu Ditelusuri

KPAI Minta Kepemilikan Dapur MBG Diaudit, Hubungan dengan Pejabat Perlu Ditelusuri

News | Jum'at, 11 September 2026 | 13:14 WIB

Mengenal Honda Giorno+ si Penantang Vespa Harga 20 Jutaan, 1 Liter Jalan 47 Kilometer

Mengenal Honda Giorno+ si Penantang Vespa Harga 20 Jutaan, 1 Liter Jalan 47 Kilometer

Otomotif | Jum'at, 11 September 2026 | 13:12 WIB

KPAI Wanti-wanti Konflik Kepentingan di Kasus MBG: Jangan Ada 'Orang Kuat' yang Kebal Hukum

KPAI Wanti-wanti Konflik Kepentingan di Kasus MBG: Jangan Ada 'Orang Kuat' yang Kebal Hukum

News | Jum'at, 11 September 2026 | 13:12 WIB

Bunyi Hukum Kekekalan Energi dan Contoh Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Bunyi Hukum Kekekalan Energi dan Contoh Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Tekno | Jum'at, 11 September 2026 | 13:10 WIB

Toyota Garap Strategi Baru Kejar Laba di Luar Penjualan Mobil

Toyota Garap Strategi Baru Kejar Laba di Luar Penjualan Mobil

Otomotif | Jum'at, 11 September 2026 | 13:05 WIB

Houthi Rebut Pelabuhan Strategis Mocha Hingga Kuasai Jalur Selat Bab el-Mandeb

Houthi Rebut Pelabuhan Strategis Mocha Hingga Kuasai Jalur Selat Bab el-Mandeb

News | Jum'at, 11 September 2026 | 13:02 WIB

4 Setrika Uap Watt Paling Rendah, Pilihan Hemat Listrik untuk Rumah dan Traveling

4 Setrika Uap Watt Paling Rendah, Pilihan Hemat Listrik untuk Rumah dan Traveling

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 13:01 WIB

Membaca Relationshit: Setiap Hubungan Punya Cerita dan Pelajarannya Sendiri

Membaca Relationshit: Setiap Hubungan Punya Cerita dan Pelajarannya Sendiri

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 13:00 WIB

Pemulihan Anak Korban Dugaan Keracunan MBG Tak Boleh Berhenti di Rumah Sakit

Pemulihan Anak Korban Dugaan Keracunan MBG Tak Boleh Berhenti di Rumah Sakit

News | Jum'at, 11 September 2026 | 12:59 WIB

×