Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Digitalisasi Selling Out: Cara Efektif dan Efisien Mengelola Distributor

Iwan Supriyatna | Suara.com

Jum'at, 23 September 2022 | 06:01 WIB
Digitalisasi Selling Out: Cara Efektif dan Efisien Mengelola Distributor
Sistem Manajeman Distribusi (DMS).

Suara.com - Aktivitas distribusi merupakan salah satu bagian penting dari kegiatan ekonomi. Sebab, proses distribusi ini yang memungkinkan produk dari pabrikan atau produsen bisa sampai dan diterima oleh konsumen.

Tentunya dalam proses distribusi itu sendiri, terdapat juga beragam masalah distribusi yang dihadapi oleh perusahaan pabrikan. Untuk itu kerja sama yang baik antara pabrikan dan distributor adalah hal yang mutlak, baik dari sisi operasional penjualan, persediaan barang dan informasi pasar.

Pabrikan akan sulit bersaing dan sulit memperluas pasar apabila data distribusi di wilayah penjualan distributor tidak tersedia atau tidak akurat; Ketersediaan data seling out distributor (data penjualan dari distributor ke toko) yang akurat dan realtime membutuhkan usaha dan biaya yang tidak murah bagi pabrikan dan distributor.

Pada umumnya pabrikan mewajibkan distributor untuk menggunakan sistem manajeman distribusi (DMS) yang telah didesain untuk memenuhi kebutuhan pabrikan yang sejalan dengan strategi bisnisnya. Di sisi pabrikan hal ini tentunya akan menguntungkan karena pabrikan akan mendapatkan data seling out yang real, asalkan DMS digunakan distributor sebagai sistem primer untuk penjualannya. Namun, menjadi tidak sederhana bila distributor mendistribusikan barang dari banyak pabrikan, hal ini akan menimbulkan kerumitan di sisi administrasi, operasional, akuntansi, perpajakan dan integrasi data ke sistem internal distributor.

Oleh karena itu, tidak mengherankan apabila DMS yang disediakan pabrikan sering mendapatkan resistensi yang cukup tinggi dari distributor. Atau, biasanya dipakai ala kadarnya sebagai prasyarat distributor agreement saja. Padahal pabrikan telah melakukan investasi yang cukup besar untuk menyediakan DMS.

Apabila pabrikan tidak menyediakan DMS untuk distributor, maka distributor wajib membuat rekap penjualan sesuai dengan format yang diinginkan pabrikan. Karena dilakukan distributor dengan cara merekap, tentunya laporan ini membutuhkan waktu dan upaya khusus, seringkali rekap penjualan yang dibuat menimbulkan selisih dengan aktualnya, yang pada akhirnya berdampak pada pabrikan.

Menyikapi persoalan yang dihadapi perusahaan pabrikan tersebut, perusahaan solusi distribusi yang telah berpengalaman belasan tahun di bidang Distribution Management System (DMS) PT Firmus Solusindo telah menyediakan solusi inovatif seling out distributor, yaitu Firmus Transaction Acquisition System (Firmus TAS).

Firmus TAS adalah suatu sistem manajemen informasi untuk mengelola data seling out. Distributor cukup mengirimkan transaksi-transaksi operasionalnya sesuai versi distributor, maka secara intelligent dan akurat Firmus TAS akan mengakuisisi data-data pada transaksi tersebut, sehingga menghasilkan data seling out distributor yang siap dipakai pabrikan.

Dengan demikian distributor tetap dapat menggunakan internal sistem mereka, sehingga berbagai kendala dan kerumitan adminitrasi, akuntansi, perpajakan dan integrasi data sudah tidak ada lagi. Distributor dapat menggunakan single system untuk keperluan perusahaannya.

Firmus TAS telah didesain untuk dapat mengakuisisi data seling out dari berbagai macam aplikasi internal distributor. Dengan demikian pabrikan memberikan kemudahan bagi distributor, baik dari sisi waktu, tenaga dan biaya pengolahan data.

Selanjutnya, sistem akan memproses data seling out multi-distributor secara realtime, sehingga pabrikan dengan mudah, anytime, anywhere dapat mengetahui distribusi produknya. Termasuk mengetahui: toko atau kanal distribusi yang membeli atau tidak membeli produk-produknya; apakah penjualan distributor sudah sesuai dengan target market pabrikan; bahkan, pabrikan dapat mengetahui ekspansi pasar yang telah dilakukan distributor.

Koordinasi dan pembahasan sales team pabrikan dan distributor akan jauh dimudahkan dan dipercepat melalui Distributor Key Performance Indicators; Secondary Sales Key Performance Indicators; Sales / Product / Channel / Outlet / Salesman Performance Analytics, dan Indikasi Peluang Pertumbuhan Penjualan yang perlu dilakukan bersama.

Firmus TAS akan membantu pabrikan melakukan digitalisasi seling out dengan efektif dan efisien, baik dari segi biaya dan waktu; implementasi mudah dan cepat; investasi terjangkau; pabrikan mendapatkan Best Practice Secondary Sales Dashboard dengan segera.

“Jadi, Firmus TAS ini merupakan solusi inovatif seling out distributor untuk meningkatkan penjualan,” kata Hadi Buntoro, Direktur PT Firmus Solusindo.

“Kami siap men-support dan memudahkan pabrikan dalam mengelola distributornya.” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perkuat Infrastruktur, Telkom Bidik Potensi Konektivitas Asia Pasifik

Perkuat Infrastruktur, Telkom Bidik Potensi Konektivitas Asia Pasifik

News | Kamis, 22 September 2022 | 17:03 WIB

Pelaku Seni Tarik Minat Lintas Generasi, Manfaatkan Ruang Digital

Pelaku Seni Tarik Minat Lintas Generasi, Manfaatkan Ruang Digital

Tekno | Rabu, 21 September 2022 | 13:26 WIB

Jangan Panik! PT Pupuk Indonesia Jamin Ketersediaan Pupuk Bersubsidi untuk Petani Tembakau di Temanggung

Jangan Panik! PT Pupuk Indonesia Jamin Ketersediaan Pupuk Bersubsidi untuk Petani Tembakau di Temanggung

Jawa Tengah | Rabu, 21 September 2022 | 12:15 WIB

Terkini

Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita

Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 15:14 WIB

Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun

Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 15:11 WIB

BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota

BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:44 WIB

Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh

Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:34 WIB

Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global

Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:31 WIB

Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap

Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:29 WIB

Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok

Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:22 WIB

Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur

Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:21 WIB

Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo

Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:17 WIB

Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar

Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:05 WIB