Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Jadi Daya Tarik Bagi Wisatawan, Bali Akan Buka Layanan Kesehatan Tradisional

Vania Rossa | Suara.com

Senin, 26 September 2022 | 21:51 WIB
Jadi Daya Tarik Bagi Wisatawan, Bali Akan Buka Layanan Kesehatan Tradisional
Ilustrasi Layanan Kesehatan Tradisional. (Shutterstock)

Suara.com - Tak ada yang memungkiri jika Bali merupakan daya tarik utama bagi para wisatawan, baik dari luar maupun dalam negeri. Untuk lebih menarik perhatian wisatawan, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali I Nyoman Gede Anom mengatakan bahwa seluruh rumah sakit pemerintah di Pulau Dewata akan membuka layanan kesehatan tradisional.

"Ini bisa jadi daya tarik wisata, karena sebagian besar dunia sudah beralih ke obat herbal. Kita ada wisata medis dan wisata kebugaran, kebugaran ini seperti spa, akupuntur, termasuk kuliner sehat itu masuk tradisional," kata Anom di Denpasar, Senin (26/9/2022), mengutip dari Antara.

Layanan kesehatan tradisional seperti akupuntur, akupresur, prana, tusuk jarum dan lainnya ditujukan untuk mengembangkan pariwisata Bali yang berkualitas ke depan.

"Wisatawan tidak hanya menikmati keindahan Pulau Dewata, tapi juga berobat ke Bali. Yang kedua, untuk masyarakat kita yang mau berobat ke luar tidak perlu lagi karena sudah dilayani," ujar Kadinkes Bali.

Anom menuturkan bahwa layanan kesehatan tradisional dengan memanfaatkan tanaman organik sebagai obat ini telah banyak dipraktikkan di negara lain, bahkan beberapa negara tak lagi memanfaatkan obat kimia.

Hal ini yang menjadi tugas bagi pihaknya untuk mengenalkan masyarakat tentang pelayanan kesehatan tradisional yang sebelumnya telah dibuka di enam rumah sakit di Bali.

"Saat ini sudah ada enam rumah sakit yang membuka layanan pengobatan tradisional. Ada RS Prof Ngurah, RS Bali Mandara, RS Wangaya, RS Bangli, Klungkung, dan Payangan Gianyar. Untuk 120 puskesmas juga sudah melayani," kata dia menyebutkan.

Dengan itu, untuk melengkapi program yang digencarkan Gubernur Bali dalam mengembangkan warisan leluhur berupa pengobatan dengan hampir 3.000 tanaman obat yang dapat diolah di Bali, ia memastikan untuk mengembangkan pelayanan ini di seluruh rumah sakit pemerintah di Bali.

"Untuk rumah sakit pemerintah yang belum ada fasilitas ini adalah Tabanan, Badung, Buleleng, Karangasem, dan Jembrana. Pertengahan Oktober kami akan mengadakan pelatihan khusus untuk nakes untuk pengobatan tradisional," ujar Anom.

Setelah pelatihan yang rencananya terlaksana sepekan berlangsung, pihaknya akan mengeluarkan sertifikat sebagai penanda operasional yang dijadwalkan secara serentak paling lambat 12 November 2022 bersama dengan Hari Kesehatan Nasional.

Terkait pelayanannya ketika program ini berlangsung, Anom menegaskan bahwa yang terlibat di dalamnya hanya dokter atau tenaga kesehatan, karena hanya layanan bersifat komplementer yang dapat memasuki rumah sakit.

"Beda dengan balian (pemilik kekuatan gaib) kalau ala Bali itu pangusada. Itu empiris, pengobatan turun temurun yang sudah diakui. Itu masuk tradisional juga tapi tidak boleh ada di rumah sakit. Ada namanya griya sehat, itu di luar rumah sakit, mereka bisa buka di sana," ujarnya.

Untuk ketersediaan obat-obatan dalam layanan kesehatan tradisional, Gede Anom mengatakan bahwa pengembangan pengolahan tanamannya terus berlangsung di Bangli, Karangasem, dan Tabanan.

Obat-obatan tradisional tersebut kemudian akan dikemas ke dalam bentuk kapsul, obat minum, maupun serbuk, dengan pengembangan yang terus dilakukan hingga mampu menyediakan obat bagi seluruh jenis penyakit.

Sementara itu secara teknis, Kadinkes Bali menjelaskan apabila masyarakat ingin berobat ke layanan kesehatan tradisional dapat menyampaikan ke tiap-tiap fasilitas kesehatan yang menyediakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertemuan Menteri Pariwisata G20 Sepakati Bali Guidelines, Fokus pada Komunitas, Masyarakat, dan UMKM

Pertemuan Menteri Pariwisata G20 Sepakati Bali Guidelines, Fokus pada Komunitas, Masyarakat, dan UMKM

Bisnis | Senin, 26 September 2022 | 21:44 WIB

Menteri Investasi: Bali Compendium Jadi 'Senjata' Indonesia dalam Gugatan WTO

Menteri Investasi: Bali Compendium Jadi 'Senjata' Indonesia dalam Gugatan WTO

Bisnis | Senin, 26 September 2022 | 15:12 WIB

Harga Semakin Mahal, Ukuran Tempe di Pasar Kuta Semakin Kecil

Harga Semakin Mahal, Ukuran Tempe di Pasar Kuta Semakin Kecil

Bali | Senin, 26 September 2022 | 12:36 WIB

Terkini

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:31 WIB

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:14 WIB

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:58 WIB

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:48 WIB

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:36 WIB

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:31 WIB

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:26 WIB

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:19 WIB

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:14 WIB

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:04 WIB