Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.957

Gandeng Perusahaan Jepang, Kayan Hydro Energi Bangun PLTA Kapasitas 9.000 MW di Kaltara

Vania Rossa, Achmad Fauzi

Kamis, 06 Oktober 2022 | 18:06 WIB
Gandeng Perusahaan Jepang, Kayan Hydro Energi Bangun PLTA Kapasitas 9.000 MW di Kaltara
Kayan Hydro Energi Bangun PLTA Kapasitas 9.000 MW di Kaltara. (dokumentasi PT Kayan Hydro Energi)

Suara.com - PT Kayan Hydro Energi (KHE) menggandeng perusahaan energi asal Jepang, Sumitomo Corporation, untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kayan di wilayah Peso, Bulungan, Kalimantan Utara.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan, pemerintah saat ini telah memprioritaskan pengembangan transisi energi berbahan fosil.

Salah satunya, menggunakan energi baru dan terbarukan, seperti yang dilakukan oleh KHE dengan Sumitomo dalam menggarap PLTA.

Airlangga meyakini, pengembangan hydro energi Kayan akan bisa mengembangkan energi sampai 12 Gigawatt.

"Hal itu menjadi perhatian Bapak Presiden dan juga sudah menjadin bagian dari komitmen Indonesia nett zero emissions," ujarnya di Jakarta, Kamis (6/10/2022).

Sementara, Direktur Utama Kayan Hydro Energi (KHE) Andrew Suryali menjelaskan, pembangunan ini memakan biaya sebesar USD17,8 miliar. "Diharapkan proyek ini dapat menghasilkan listrik hingga mencapai 9 ribu Megawatt," kata dia.

Untuk diketahui, PT KHE nantinya akan memanfaatkan area sepanjang sungai Kayan,yang terdiri atas lima bendungan dengan 5-6 unit turbin pembangkit di tiap bendungannya.

Tahap pertama PLTA Kayan Cascade akan memiliki kapasitas 900 Megawatt (MW), tahap kedua 1.200 MW, tahap ketiga dan keempat 1.800 MW, dan tahap kelima 3.300 MW.

Proyek PLTA Kayan Cascade yang sudah berjalan sejak 2011 ini, nantinya akan menyetor setrum kepada kawasan industri hijau yang dikembangkan PT. Indonesia Strategis Industri (ISI), serta untuk memenuhi kebutuhan listrik di Pulau Kalimantan.

baca juga

Saat ini, KHE sedang melakukan pembangunan infrastruktur awal bendungan. Diperkirakan tahun 2023 akan dilanjutkan pembangunan infrastruktur pendukung bendungan, dan bangunan pengelak (diversion channel) bendungan yang menjadi anak tangga pertama dalam tangga Cascade.

Pembangunan itu sendiri ditargetkan selesai tahun 2024, dan mulai bisa digunakan untuk kebutuhan komersial pada tahun 2025 mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ARKO Cetak Laba Bersih Rp25,4 Miliar, Emiten Energi Ramah Lingkungan Makin Dilirik?

ARKO Cetak Laba Bersih Rp25,4 Miliar, Emiten Energi Ramah Lingkungan Makin Dilirik?

Bisnis | Kamis, 25 Agustus 2022 | 15:42 WIB

Usai Aksi Mahasiswa, Penjabat Gubernur Sulbar Akui Akan Kaji Izin PLTA Karama

Usai Aksi Mahasiswa, Penjabat Gubernur Sulbar Akui Akan Kaji Izin PLTA Karama

Bisnis | Jum'at, 20 Mei 2022 | 07:25 WIB

Boy Thohir Sebut Adaro Energy Akan Fokus ke PLTS dan PLTA

Boy Thohir Sebut Adaro Energy Akan Fokus ke PLTS dan PLTA

Bisnis | Kamis, 07 April 2022 | 08:10 WIB

Terkini

Mentan Mau Ekspor Beras ke Singapura, Meski Harga di Indonesia Terus Naik

Mentan Mau Ekspor Beras ke Singapura, Meski Harga di Indonesia Terus Naik

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 17:54 WIB

Program Pemerintah B50 Diyakini Tak Terhambat Pasokan CPO

Program Pemerintah B50 Diyakini Tak Terhambat Pasokan CPO

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 17:15 WIB

Investor Asing Terus Berhasrat Jual Saham, IHSG Melemah ke Level 5.820

Investor Asing Terus Berhasrat Jual Saham, IHSG Melemah ke Level 5.820

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Mulai Kaji Anggaran Pemerintah untuk Kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun

Purbaya Mulai Kaji Anggaran Pemerintah untuk Kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 17:02 WIB

Ternyata CNG Pengganti LPG 3 Kg Impor Juga dari China

Ternyata CNG Pengganti LPG 3 Kg Impor Juga dari China

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:47 WIB

Jangan Lewatkan Jazz Gunung 2026, BRImo Hadirkan Promo Tiket Diskon 40%!

Jangan Lewatkan Jazz Gunung 2026, BRImo Hadirkan Promo Tiket Diskon 40%!

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:37 WIB

Target Harga Rp6.000, Saham Emiten Tambang AMMN Layak Dibeli?

Target Harga Rp6.000, Saham Emiten Tambang AMMN Layak Dibeli?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:35 WIB

Lippo Malls Gelontorkan Rp11,6 Miliar Bangun PLTS Atap

Lippo Malls Gelontorkan Rp11,6 Miliar Bangun PLTS Atap

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:30 WIB

Iran-AS Damai, Rupiah Berjaya Hari Ini di Level Rp17.851/USD

Iran-AS Damai, Rupiah Berjaya Hari Ini di Level Rp17.851/USD

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:19 WIB

Pasar Modal Indonesia Turun Kasta Jadi Frontier Market? Dirut BEI Beri Bocoran

Pasar Modal Indonesia Turun Kasta Jadi Frontier Market? Dirut BEI Beri Bocoran

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 15:54 WIB

×