Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.340,020
LQ45 636,637
Srikehati 310,704
JII 381,030
USD/IDR 17.904

Dirut PT KAI Sampaikan Pemintaan Maaf Terkait Amblesnya Jalur Rel Kereta Api di Cilacap

Chandra Iswinarno

Sabtu, 08 Oktober 2022 | 21:38 WIB
Dirut PT KAI Sampaikan Pemintaan Maaf Terkait Amblesnya Jalur Rel Kereta Api di Cilacap
Petugas dari KAI memperbaiki jalur yang ambles di antara Stasiun Jeruklegi dan Stasiun Kawunganten serta di antara Stasiun Sikampuh dan Stasiun Maos di wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Sabtu (8/10/2022). [PT KAI]

Suara.com - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pelanggan kereta api yang terganggu perjalanannya, akibat amblesnya jalur di beberapa titik yang berada di lintas selatan Jawa.

Diketahui, titik jalur ambles tersebut berada di antara Stasiun Jeruklegi dengan Stasiun Kawunganten, serta di antara Stasiun Sikampuh dan Stasiun Maos di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

"Kami dari KAI memohon maaf sebesar-besarnya atas kejadian ini yang telah menimbulkan keterlambatan perjalanan kereta api yang melintasi jalur ini," katanya setelah meninjau langsung penanganan dan normalisasi jalur di lokasi tersebut seperti dikutip Antara pada Sabtu (8/10/2022).

Ia mengatakan, tim dari KAI terus berupaya memulihkan jalur sehingga pelayanan kepada pelanggan kembali normal. Untuk saat ini, kereta api dapat melintasi jalur tersebut sementara dengan kecepatan terbatas 5 km per jam hingga 40 km per jam.

"KAI terus bersemangat menyelesaikan hambatan yang timbul karena alam ini. Semoga kami dapat memulihkan perjalanan secara cepat," ujarnya.

Sementara itu, VP Public Relations KAI Joni Martinus menjelaskan, hujan deras terjadi pada Jumat (7/10/2022) menyebabkan terjadinya ambles di lima titik sejak Sabtu (8/10/2022) dini hari. Gangguan berupa ambles tersebut, yakni badan rel terbawa oleh arus air sehingga jalan rel tidak dapat dilalui KA.

Meski jalur sudah dapat dilalui dengan kecepatan terbatas, kepadatan di lintas masih terjadi dan secara bertahap akan terurai. Perbaikan yang dilakukan di antaranya berupa penambahan ballast, pemadatan jalur, penggunaan pasir dan bantalan kayu, serta berbagai langkah lainnya untuk menormalkan kembali jalur KA.

Ia mengemukakan, KAI selalu berkomitmen untuk senantiasa mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan KA. Sebagai bentuk kompensasi kepada pelanggan, KAI juga memberikan pengembalian bea tiket hingga 100 persen bagi pelanggan yang terdampak.

Joni menyampaikan, pembatalan dapat dilakukan hingga tujuh hari setelah jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket.

baca juga

"Untuk syarat dan detail ketentuan selengkapnya, masyarakat dapat menghubungi Customer Service di Stasiun, Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp KAI121 di 08111- 2111-121, email [email protected], atau media sosial KAI121," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kereta Api Sudah Bisa Melintas Kawasan Amblesnya Rel di Daerah Jeruklegi-Kawunganten dengan Kecepatan Terbatas

Kereta Api Sudah Bisa Melintas Kawasan Amblesnya Rel di Daerah Jeruklegi-Kawunganten dengan Kecepatan Terbatas

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Oktober 2022 | 20:42 WIB

Rel Kereta Api di Cilacap Ambles 15 Meter, 8 Kereta Api Terlambat Berjam-jam

Rel Kereta Api di Cilacap Ambles 15 Meter, 8 Kereta Api Terlambat Berjam-jam

Bogor | Sabtu, 08 Oktober 2022 | 15:45 WIB

Bisa Dijemput Malaikat Maut, Warga Diminta Tak Beraktivitas di Sepanjang Jalur Kereta Api

Bisa Dijemput Malaikat Maut, Warga Diminta Tak Beraktivitas di Sepanjang Jalur Kereta Api

Jabar | Selasa, 20 September 2022 | 22:41 WIB

Terkini

Soal Infertilitas: Sperma Kosong, Bayi Tabung hingga Mitos Gaya Hubungan Intim

Soal Infertilitas: Sperma Kosong, Bayi Tabung hingga Mitos Gaya Hubungan Intim

Video | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:00 WIB

Liburan ke Malioboro Makin Asyik, Becak Listrik Gratis Kembali Beroperasi

Liburan ke Malioboro Makin Asyik, Becak Listrik Gratis Kembali Beroperasi

Foto | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:00 WIB

Jalur Bab el-Mandeb Membara: Harga Minyak Dunia Mengamuk di Tengah Gempuran 11 Malam AS ke Iran

Jalur Bab el-Mandeb Membara: Harga Minyak Dunia Mengamuk di Tengah Gempuran 11 Malam AS ke Iran

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 08:58 WIB

Kebencian Salah Sasaran: Mengapa Perempuan Memusuhi Perempuan Lain?

Kebencian Salah Sasaran: Mengapa Perempuan Memusuhi Perempuan Lain?

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 08:55 WIB

Jatuh Cinta pada MRT Jakarta dan Semangat Baru Bertransportasi Umum

Jatuh Cinta pada MRT Jakarta dan Semangat Baru Bertransportasi Umum

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 08:49 WIB

Youri Tielemans Tak Sabar Main di Old Trafford Usai Gabung Manchester United

Youri Tielemans Tak Sabar Main di Old Trafford Usai Gabung Manchester United

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 08:48 WIB

Rahasia Lipat Gandakan Omzet Lewat Ekosistem AI dan GrabModal

Rahasia Lipat Gandakan Omzet Lewat Ekosistem AI dan GrabModal

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 08:44 WIB

Nanik S Deyang Mundur dari Ketua BGN, Apakah Dapat Tunjangan Seumur Hidup?

Nanik S Deyang Mundur dari Ketua BGN, Apakah Dapat Tunjangan Seumur Hidup?

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 08:43 WIB

Berangkat Cerdas: Mengubah Lelah Menjadi Faedah di Bangku Transportasi Umum

Berangkat Cerdas: Mengubah Lelah Menjadi Faedah di Bangku Transportasi Umum

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 08:41 WIB

Ulasan Novel Perundungan Maut, Pembalasan Dendam Para Korban Perundungan

Ulasan Novel Perundungan Maut, Pembalasan Dendam Para Korban Perundungan

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 08:35 WIB

×