Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Kilau Emas Dunia Kian Pudar, Kini Turun 1 Persen

Vania Rossa | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 31 Oktober 2022 | 08:25 WIB
Kilau Emas Dunia Kian Pudar, Kini Turun 1 Persen
Ilustrasi harga emas. (Shutterstock)

Suara.com - Harga emas turun 1 persen pada perdagangan akhir pekan ini seiring penguatan dolar AS dan imbal hasil US Treasury setelah sinyal menunjukkan inflasi tetap tinggi. Hal ini memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga the Fed pada pekan depan.

Mengutip CNBC, Senin (31/10/2022), harga emas di pasar spot turun 1,13 persen ke harga USD1.644,20 per ons. Sednagkan emas di pasar berjangka USA turun 1,07 persen ke harga USD1.647,8 per ons.

Belanja konsumen, yang menyumbang lebih dari dua pertiga aktivitas ekonomi AS, naik 0,6 persen bulan lalu, kata Departemen Perdagangan.

"Ada kekhawatiran bahwa PCE inti naik 0,5 persen bulanan atau 6 persen pada basis tahunan akan membuat The Fed relatif lebih agresif dan perlambatan kenaikan akan terjadi lebih lambat," kata Tai Wong, pedagang senior di Heraeus Precious Metals, New York.

Emas sedikit mengecewakan minggu ini mengingat reli obligasi dan dolar bergerak lebih rendah - yang seharusnya membuatnya menuju $ 1.700, tambahnya.

Dolar naik 0,3 persen terhadap para pesaingnya setelah data ekonomi AS, membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Benchmark imbal hasil Treasury AS juga naik.

The Fed secara luas diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin pada pertemuan kebijakan pada 1-2 November. Untuk Desember, sebagian besar pedagang memperkirakan kenaikan 50 basis poin.

Emas sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga AS, karena hal ini meningkatkan biaya peluang memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil, sekaligus mendorong dolar.

"Kenaikan suku bunga 75 basis poin umumnya diantisipasi setelah inflasi AS tetap tinggi lagi pada September," kata tim analis Commerzbank dalam sebuah catatan.

Di pasar spot, harga silver turun 1,85 persen menjadi USD19,2211 per ounce, platinum turun 1,7 persen menjadi USD943,36, sementara paladium turun 1,7 persen menjadi USD1,908,13. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Dunia Kembali Melemah Imbas Aksi Ambil Untung dan Tekanan Dolar AS

Harga Emas Dunia Kembali Melemah Imbas Aksi Ambil Untung dan Tekanan Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 08:20 WIB

Harga Emas Dunia Cetak Level Tertinggi Dua Minggu

Harga Emas Dunia Cetak Level Tertinggi Dua Minggu

Bisnis | Kamis, 27 Oktober 2022 | 08:18 WIB

Mau Beli Emas Antam, Harganya Masih Dibanderol Rp943.000/Gram

Mau Beli Emas Antam, Harganya Masih Dibanderol Rp943.000/Gram

Bisnis | Rabu, 26 Oktober 2022 | 08:51 WIB

Terkini

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 14:51 WIB

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:33 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB