Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.857.000
Beli Rp2.730.000
IHSG 7.541,612
LQ45 735,970
Srikehati 352,397
JII 515,130

Ribuan Buruh Eks Karesidenan Pati Harapkan Kesejahteraan untuk Para Pekerja

Iwan Supriyatna | Suara.com

Senin, 31 Oktober 2022 | 10:28 WIB
Ribuan Buruh Eks Karesidenan Pati Harapkan Kesejahteraan untuk Para Pekerja
Jaringan Desa untuk Ganjar (Des Ganjar) mewadahi ribuan buruh eks Karesidenan Pati untuk konsolidasi dukungan Ganjar Presiden 2024.

Suara.com - Jaringan Desa untuk Ganjar (Des Ganjar) mewadahi ribuan buruh eks Karesidenan Pati untuk konsolidasi dukungan Ganjar Presiden 2024. Dukungan itu digaungkan di Gedung KORPRI Kabupaten Pati, Jateng.

Eks Keresidenan Pati adalah sebuah pembagian administratif yang pernah ada di Jawa Tengah meliputi Kabupaten Pati, Kudus, Jepara, Blora, dan Rembang.

"Acara ini diselenggarakan atas minat dan permintaan serikat buruh eks Karesidenan Pati. Alhamdulillah hari ini saya nyatakan sukses karena perkiraan peserta yang hadir 1.500 orang," ucap Ketua Des Ganjar Jawa Tengah, Heri Nugroho.

Para peserta berasal dari Kabupaten Kudus, Kabupaten Rembang, Kabupaten Blora, dan Kabupaten Pati ini mengenakan kaos berkelir hitam dengan logo Des Ganjar.

Mereka merindukan figur yang merakyat, humanis, apa adanya, merangkul serta mewujudkan aspirasi para buruh untuk memimpin Indonesia. Seluruh komponen tersebut ada dalam diri Ganjar Pranowo.

Selain itu, Ganjar mampu memahami kondisi bangsa dan negara ini dengan baik lantaran memiliki pengalaman dalam pemerintahan demokratis yang lengkap baik legislatif maupun eksekutif. Bahkan, Ganjar punya tempat tersendiri di hati rakyat Jateng karena kinerjanya yang bersih dari korupsi, mengayomi, serta menampung aspirasi dari rakyatnya selama dua periode.

Des Ganjar berkomitmen terus menjaring aspirasi dari seluruh lapisan masyarakat guna mendorong mewujudkan Ganjar Presiden 2024.

"Kami akan roadshow di wilayah Jateng dan merangkul semua aliansi baik buruh, perempuan, tokoh desa, tokoh agama yang ada di desa se-Jaetng untuk bisa mendukung Pak Ganjar. Beliau terkenal karena merakyat dan berjuang bagi masyarakat kecil," kata Heri.

Di lokasi yang sama, Koordinator Buruh, Subaan Abdurrahman mengatakan, Ganjar mampu membawa perubahan bagi kalangan masyarakat bawah dan buruh di Jawa Tengah.

Sejumlah bukti nyata perubahan yang dibawa Ganjar antara lain menekan angka kemiskinan di Jawa Tengah, serta mendorong kesejahteraan buruh lewat penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) bagi buruh rokok.

Tak hanya itu, kepedulian Ganjar terhadap kalangan bawah dibuktikan ketika ada penyesuaian harga BBM. Ganjar menyiapkan dana sebesar Rp60 miliar untuk membantu masyarakat yang terdampak penyesuaian harga BBM, salah satunya buruh.

"Buruh ini mengharapkan di bawah kepemimpinannya (Ganjar Pranowo) nanti bisa lebih mensejahterakan pekerja. Alhamdulillah lewat program BLT dengan P206-P215 dari Pemprov yang dipimpin Pak Ganjar semua buruh rokok dapat. Semoga program-program serupa bisa diterapkan ke taraf nasional," tutup Subaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apple: Pekerja China Kabur dari Isolasi di Pabrik iPhone

Apple: Pekerja China Kabur dari Isolasi di Pabrik iPhone

Tekno | Senin, 31 Oktober 2022 | 06:38 WIB

Ajak Pekerja Migran Indonesia Naik Kelas, Bank Mandiri Gaungkan Program Mandiri Sahabatku

Ajak Pekerja Migran Indonesia Naik Kelas, Bank Mandiri Gaungkan Program Mandiri Sahabatku

News | Minggu, 30 Oktober 2022 | 19:17 WIB

Sebut Survei KHL Jogja Bisa Capai Rp4 Juta, Dewan Pengupahan Soroti Hal Ini Dalam Penetapan Upah DIY 2023

Sebut Survei KHL Jogja Bisa Capai Rp4 Juta, Dewan Pengupahan Soroti Hal Ini Dalam Penetapan Upah DIY 2023

Jogja | Minggu, 30 Oktober 2022 | 11:43 WIB

Terkini

Kawasan Industri Anak Usaha Harita Group Bantu Kayong Utara Cetak Rekor Pertumbuhan Ekonomi

Kawasan Industri Anak Usaha Harita Group Bantu Kayong Utara Cetak Rekor Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 07:13 WIB

Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri

Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 22:03 WIB

Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga

Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 21:06 WIB

BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah

BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 19:25 WIB

Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?

Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 19:04 WIB

Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM

Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:54 WIB

Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham

Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:49 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI

Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:36 WIB

Sudah 3 Tahun Tak Naik! Jadi Alasan Pemerintah Kerek HET Minyakita

Sudah 3 Tahun Tak Naik! Jadi Alasan Pemerintah Kerek HET Minyakita

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:14 WIB

India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!

India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:07 WIB