China Masih Galau Buka Lockdown, Harga Minyak Dunia Ambles

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 08 November 2022 | 08:47 WIB
China Masih Galau Buka Lockdown, Harga Minyak Dunia Ambles
Ilustrasi harga minyak dunia. [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia bergerak melemah pada perdagangan hari Senin, turun setelah naik ke level tertinggi lebih dari dua bulan, di tengah galaunya China apakah akan melakukan pelonggaran atas pengetatan Covid-19.

China sendiri diketahui merupakan importir utama minyak mentah dunia.

Mengutip CNBC, Selasa (8/11/2022) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup turun 65 sen menjadi USD97,92 per barel. Di awal sesi, Brent melonjak ke posisi USD99,56 per barel, level tertinggi sejak 31 Agustus.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate, berkurang 82 sen menjadi menetap di USD91,79 per barel. Sebelumnya, WTI meningkat 74 sen ke USD93,74 per barel, tertinggi sejak 30 Agustus.

Harga naik selama sesi tersebut di tengah berita para pemimpin China sedang mempertimbangkan untuk membuka kembali ekonomi dari pembatasan ketat Covid-19 tetapi berjalan lambat dan tidak menetapkan batas waktu.

"Pasar tampaknya berpikir bahwa jika China membuka ekonominya, itu akan memperketat pasokan secara signifikan dan memberikan tekanan lebih lanjut pada harga," kata Phil Flynn, analis Price Futures Group.

Namun, membebani komoditas tersebut, pejabat kesehatan China pada akhir pekan lalu menegaskan kembali komitmen mereka terhadap langkah-langkah penahanan Covid yang ketat.

Sementara itu, impor dan ekspor China mengalami kontraksi tak terduga pada Oktober, namun impor minyak mentahnya rebound ke level tertinggi sejak Mei.

Menambahkan beberapa dukungan harga, dolar AS merosot terhadap euro, Senin, dan poundsterling didukung sentimen  risk-on  dan reli di pasar saham Eropa. Melemahnya dolar membuat minyak dalam denominasi greenback lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya, membantu mendorong harga lebih tinggi.

baca juga

Harga minyak juga didukung oleh ekspektasi pasokan yang lebih ketat ketika embargo Uni Eropa terhadap ekspor minyak mentah Rusia dimulai pada 5 Desember, meski kilang di seluruh dunia meningkatkan produksi.

"Bagi banyak orang, sepertinya akan ada perebutan barel pada Desember, khususnya di zona euro," kata Bob Yawger, Direktur Mizuho di New York.

Penyulingan minyak Amerika pada kuartal ini akan menjalankan pabrik mereka di tingkat yang sangat tinggi, mendekati atau di atas 90 persen dari kapasitas. Sementara itu, penyulingan swasta terbesar China, Zhejiang Petroleum and Chemical Co (ZPC), meningkatkan produksi minyak solar.

Kuwait Integrated Petroleum Industries Co (KIPIC), Minggu, mengatakan fase pertama dari kilang Al Zour memulai operasi komersial, kantor berita   KUNA   melaporkan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

The Fed Penuh Ketidakpastian, Harga Minyak Dunia Meroket Hampir 5 Persen

The Fed Penuh Ketidakpastian, Harga Minyak Dunia Meroket Hampir 5 Persen

Bisnis | Senin, 07 November 2022 | 08:34 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok 2 Persen Gara-gara China Pertahankan Kebijakan Nol-Covid

Harga Minyak Dunia Anjlok 2 Persen Gara-gara China Pertahankan Kebijakan Nol-Covid

Bisnis | Jum'at, 04 November 2022 | 07:42 WIB

Nikel Indonesia Banyak Dikuasai China, Pengusaha Pribumi Makin Tak Berdaya

Nikel Indonesia Banyak Dikuasai China, Pengusaha Pribumi Makin Tak Berdaya

Bisnis | Jum'at, 04 November 2022 | 05:56 WIB

Terkini

Bisa Dikuasai Anak Ranking Bawah, Ini Rahasia Paham Aturan Sinus dan Cosinus untuk UTBK SNBT

Bisa Dikuasai Anak Ranking Bawah, Ini Rahasia Paham Aturan Sinus dan Cosinus untuk UTBK SNBT

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 19:27 WIB

Viral Video Jurnalis Sekaligus Calon Gubernur Peru Susy Isabel Tewas Ditembak Saat Kampanye

Viral Video Jurnalis Sekaligus Calon Gubernur Peru Susy Isabel Tewas Ditembak Saat Kampanye

News | Selasa, 22 September 2026 | 19:25 WIB

Desil Tak Sesuai, Perempuan Mahardhika Soroti Dampaknya ke Korban KDRT

Desil Tak Sesuai, Perempuan Mahardhika Soroti Dampaknya ke Korban KDRT

News | Selasa, 22 September 2026 | 19:21 WIB

Kutukan Merenggut Jiwa di Hutan Larangan

Kutukan Merenggut Jiwa di Hutan Larangan

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 19:20 WIB

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk Dukung Nasabah Flores NTT Bangkit dan Kembali Berusaha

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk Dukung Nasabah Flores NTT Bangkit dan Kembali Berusaha

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 19:17 WIB

Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal, Sosok di Balik Sentilan Cari Muka di Hadapan Prabowo

Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal, Sosok di Balik Sentilan Cari Muka di Hadapan Prabowo

Video | Selasa, 22 September 2026 | 19:11 WIB

Kronologi Penonaktifan Dosen ISI Yogyakarta Terkait Dugaan Kasus Kekerasan Seksual

Kronologi Penonaktifan Dosen ISI Yogyakarta Terkait Dugaan Kasus Kekerasan Seksual

News | Selasa, 22 September 2026 | 19:10 WIB

Sense and Sensibility: Logika vs Hati, Mana yang Menang saat Hadapi Cinta?

Sense and Sensibility: Logika vs Hati, Mana yang Menang saat Hadapi Cinta?

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 19:05 WIB

5 Body Wash Centella Asiatica untuk Jerawat Punggung dan Kulit Sensitif

5 Body Wash Centella Asiatica untuk Jerawat Punggung dan Kulit Sensitif

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 19:00 WIB

Status Gunung Anak Krakatau Turun ke Level Waspada, Zona 2 Km Tetap Terlarang

Status Gunung Anak Krakatau Turun ke Level Waspada, Zona 2 Km Tetap Terlarang

Lampung | Selasa, 22 September 2026 | 18:59 WIB

×