Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Saham GOTO ARB Berjilid-jilid, IHSG Kena Getahnya

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 02 Desember 2022 | 14:25 WIB
Saham GOTO ARB Berjilid-jilid, IHSG Kena Getahnya
Pekerja beraktivitas dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (30/5/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang perdagangan selama sesi I Jumat (2/12/2022) betah di zona pelemahan. IHSG pada perdagangan hari ini konsisten berada di wilayah negatif.

Sejumlah sentimen mempengaruhi kinerja IHSG salah satunya karena terus anjloknya harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).

Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna mengatakan setelah periode lock up saham GOTO dicabut saham GOTO mengalami tekanan jual hingga menyentuh ARB.

"Dampak atas penurunan saham GOTO berdampak terhadap penurunan IHSG," kata Nyoman di Jakarta, Jumat (2/12/2022).

Nyoman pun bilang jika disimulasikan, per tanggal 28 November bobot GOTO pada IHSG mencapai 4,89 persen, sehingga memiliki andil yang cukup besar terhadap pergerakan IHSG.

"Apabila GOTO turun 7 persen dalam 1 hari perdagangan, maka efek terhadap penurunan IHSG dalam 1 hari perdagagan Bursa sebesar 4,89 persen x -7 persen = -0,34 persen," papar Nyoman.

Pergerakan saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) terus mengalami pelemahan, bahkan dalam kurun waktu 15 hari terakhir saham emiten teknologi ini sudah anjlok 63,6 persen.

Berdasarkan pantauan suara.com, Jumat (2/12/2022), GOTO sudah ambles 117 basis poin atau mengalami pelemahan sejak tanggal 14 November 2022.

Saat ini harga saham GOTO dibandrol Rp132 per saham kembali melemah dibandingkan pada perdagangan kemarin di level Rp141 per saham.

Bahkan pada pasar negosiasi saham saham GOTO sempat dilepas dengan harga Rp100 per saham atau turun 37,5 persen.

Tapi ada juga investor yang membeli GOTO pada harga Rp375 per saham sebelum ditutup pada level Rp151 di pasar negosisi.

Untuk lengkapnya, nilai transaksi GOTO hari ini pada pasar negosiasi mencapai Rp1,935 triliun dengan harga rata-rata Rp115,6 per saham.

Sedangkan pada pasar reguler GOTO juga menderita tekanan jual dengan ditutup di level turun 10 poin atau 6,6 persen ke level Rp141 dengan nilai transaksi Rp65,1 miliar.

Dengan demikian, GOTO telah mengalami penolakan penawaran jual beli batas bawah atau auto reject bawah (ARB) selama 5 hari perdagangan bursa secara berturut turut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Seenak GoFood, Saham GOTO ARB Lagi, Antrian Jualnya Tembus 200 Juta Lot

Tak Seenak GoFood, Saham GOTO ARB Lagi, Antrian Jualnya Tembus 200 Juta Lot

Bisnis | Jum'at, 02 Desember 2022 | 09:19 WIB

Merah Lagi Gegara 308 Saham, IHSG Ditutup Anjlok ke Level 7.020

Merah Lagi Gegara 308 Saham, IHSG Ditutup Anjlok ke Level 7.020

Bisnis | Kamis, 01 Desember 2022 | 16:47 WIB

Saham GOTO ARB, Antrian Jualnya Sampai 132 Juta Lot di Harga 141

Saham GOTO ARB, Antrian Jualnya Sampai 132 Juta Lot di Harga 141

Bisnis | Kamis, 01 Desember 2022 | 11:20 WIB

Terkini

MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000

MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:10 WIB

Pengamat: Industri Baja RI Terancam Kehilangan Pelanggan

Pengamat: Industri Baja RI Terancam Kehilangan Pelanggan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:03 WIB

Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah

Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:55 WIB

Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?

Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:45 WIB

Pertagas Pegang Kendali Pipa Gas Cisem II

Pertagas Pegang Kendali Pipa Gas Cisem II

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:28 WIB

METI: Energi Hijau Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Tapi Buka Peluang Ekonomi Baru

METI: Energi Hijau Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Tapi Buka Peluang Ekonomi Baru

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:23 WIB

Jika Impor Baja China Dibiarkan, Penutupan PT Krakatau Osaka Steel Akan Disusul Perusahaan Lain

Jika Impor Baja China Dibiarkan, Penutupan PT Krakatau Osaka Steel Akan Disusul Perusahaan Lain

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:18 WIB

Bos BI Jamin Cadangan Devisa Tak Akan Goyah untuk Intervensi Rupiah

Bos BI Jamin Cadangan Devisa Tak Akan Goyah untuk Intervensi Rupiah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:17 WIB

Pertamina dan Apache Bahas Peluang Kolaborasi Global Pengembangan Reservoir Kompleks

Pertamina dan Apache Bahas Peluang Kolaborasi Global Pengembangan Reservoir Kompleks

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:06 WIB

IHSG Terbang Tinggi 1,15% Hari Ini, 370 Saham Menghijau

IHSG Terbang Tinggi 1,15% Hari Ini, 370 Saham Menghijau

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:49 WIB