Program Rice Cooker Gratis Terancam Dibatalkan, Pemerintah Plin-plan?

Jum'at, 02 Desember 2022 | 18:29 WIB
Program Rice Cooker Gratis Terancam Dibatalkan, Pemerintah Plin-plan?
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif. [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]

Suara.com - Masyarakat yang mengharapkan alat penanak nasi atau rice cooker gratis harus bersabar lebih lama. Pasalnya, masih perlu pembahasan untuk menjalankam program tersebut.

Disampaikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, salah satu yang perlu dibahas antar lembaga yaitu soal anggaran. 

"Jadi ya memang sampai saat ini masih dalam tahapan pembahasan. Kan soal anggaran ini nggak cuma kita sendiri, melibatkan beberapa sektor kan, lintas kementerian/lembaga. Jadi tunggu aja hasilnya," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (2/12/2022).

Selanjutnya, Arifin ingin memastikan, masyarakat yang terdaftar dalam penerima rice cooker gratis adalah masyarakat tidak mampu. Jangan sampai, ada masyarakat mampu yang jadi penyelundup data penerima rice cooker gratis.

"Kalau prinsipnya kalo jenis-jenis alokasi itu kan harusnya untuk yang tidak mampu ya, ya kan? Kalau yang udah mampu, jangan dong nggak bisa," jelas dia.

Selain itu, ia mengaku khawatir terkait pemberian rice cooker gratis ke masyarakat tidak mampu. Pasalnya, bisa saja pasokan listrik masyarakat tidak kuat untuk menyalakan rice cooker.

"Tapi kalau entar dikasih kompor listriknya ngejepret baru nyalain dikit jepret, susah lagi. Jadi memang benar-benar masih butuh pendalaman lagi," imbuh dia.

Sebelumnya, Pemerintah berencana untuk memberikan alat penanak nasi atau rice cooker gratis kepada masyarakat. Program itu dinamakan Bantuan Penanak Nasi Listrik (BNPL).

Subkoordinator Fasilitasi Hubungan Komersial Usaha Ketagalistrikan Direktorat Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Edy Pratiknyo menjelaskan, sebanyak 680 ribu unit rice cooker akan dibagikan ke masyarakat pada tahun 2023.

Baca Juga: Setelah Kompor Listrik, Wacana Bagi-Bagi Rice Cooker Pemerintah Juga Kena Protes Warganet: Ladang Korupsi Baru!

Pemberian rice cooker ini bertujuan mendukung pemanfaatan energi bersih dan menghemat biaya memasak bagi masyarakat.

"Paket program ini akan diberikan sekitar Rp500 ribu/masyarakat," ujar Edy dalam Forum Diskusi Publik, Jumat (25/11/2022) lalu

Ia menjelaskan, dalam kajian yang telah dilakukan, menanak nasi dengan menggunakan rice cooker lebih murah dibanding dengan gas LPG. 

Edy menjelaskan, menanak nasi dengan sumber LPG 3kg akan memakan biaya Rp16.800/bulan. Sedangkan, biaya menanak nasi dengan rice cooker hanya sebesar Rp10.396/bulan.

"Konsumsi energi menanak nasi per bulan 5,25 kwh, konsumsi energi listrik memanaskan per bulan 19,80 kwh, sehingga biaya menanak nasi sebesar Rp10.396, jadi ada penghematan Rp6.404/bulan," ucap dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI