5 Rekomendasi Sekuritas Terbaik dengan Biaya Termurah

M Nurhadi
5 Rekomendasi Sekuritas Terbaik dengan Biaya Termurah
Sebagai Ilustrasi-Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Mandiri Sekuritas, Jakarta, Senin (29/2).

Investasi melalui perusahaan sekuritas kian dilirik masyarakat. Jangan lupa juga perhatikan produk yang ditawarkan.

Suara.com - Bingung dengan instrumen ivestasi yang cocok dengan profil keuangan anda? Sekuritas bisa jadi jawabannya. Sekuritas terbaik dengan biaya murah bisa ditemukan di banyak penyedia layanan investasi. Berikut beberapa di antaranya. 

5 Sekuritas Terbaik dengan Biaya Termurah

Jika anda berkeinginan untuk berinvestasi lewat sekuritas, berikut beberapa rekomendasinya berdasarkan data perusahaan efek legal yang dirilis OJK per Oktober 2022. 

1. BCA Sekuritas 

Baca Juga: 4 Rekomendasi Film Indonesia Bertema Keluarga yang Wajib Ditonton

BCA Sekuritas merupakan penyedia jasa equity underwriting dan layanan terkait lainnya, termasuk equity capital market, debt capital market, riset, pembiayaan perusahaan, dan brokerage untuk nasabah premium serta institusi. BCA Sekuritas juga melayani transaksi saham baik pada pasar primer maupun pada pasar sekunder, untuk nasabah lokal maupun nasabah asing. Di samping itu, berkutat dengan  penyusunan struktur, penerbitan, dan pendistribusian obligasi dan medum term notes. 

2. Indo Premier Sekuritas 

Perusahaan sekuritas yang berdiri sejak 1996 ini diketahui menjadi penyedia layanan obligasi terbaik di Indonesia pada 2019 silam. Volume transaksinya mencapai Rp10 triliun atau 20% dari total pasar. Produk-produk yang ditawarkan perusahaan ini di antaranya  investasi reksadana, dan fixed income sales and trading bagi korporasi.

3. Mirae Asset Sekuritas 

Mirae Asset Sekuritas berhasil mencetak nilai transaksi saham tertinggi pada September 2020 lalu, yakni Rp227 triliun. Perusahaan ini memiliki banyak layanan investasi antara lain transaksi saham dan obligasi untuk ritel dan korporasi, transaksi saham dan reksa dana online untuk produk konvensional ataupun syariah, transaksi saham secara margin, hingga riset perusahaan dan ekonomi.

Baca Juga: Tokcer, IHSG Ditutup Melesat 0,89%, Saham-saham Ini Bikin Cuan

4. UBS Sekuritas Indonesia