Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 6.037,842
LQ45 602,373
Srikehati 296,769
JII 356,005
USD/IDR 18.126

Terjebak di Karimunjawa, Stok BBM Pertalite Warga Sudah Habis Hari Ini

M Nurhadi

Selasa, 27 Desember 2022 | 11:13 WIB
Terjebak di Karimunjawa, Stok BBM Pertalite Warga Sudah Habis Hari Ini
Kapal penumpang yang melayani penyeberangan dari Pelabuhan Jepara ke Pelabuhan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, saat ini belum bisa beroperasi karena gelombang tinggi di laut. [ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif]

Suara.com - Di tengah gelombang tinggi yang membuat wisatawan di Karimunjawa sulit kembali. Kini, warga yang berada di wilayah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah itu mulai kesulitan mendapatkan BBM jenis Pertalite, menyusul habisnya stok di SPBU setempat, sedangkan yang masih tersedia BBM jenis Dexlite, menyusul gelombang tinggi yang mengakibatkan tersendatnya pasokan.

Camat Karimunjawa Muslikin di Jepara menyebut, stok BBM jenis Pertalite diperkirakan mulai menipis pada Kamis (23/12), kemudian Minggu (26/12) benar-benar habis dan belum ada pasokan lagi karena gelombang laut masih tinggi.

Ia menjelaskan, permintaan warga meningkat seiring tingginya mobilitas masyarakat pada libur akhir tahun.

Untuk sementara ini, imbuh dia, mobilitas masyarakat menggantungkan pada stok BBM jenis lain, seperti Bio Solar maupun Dexlite. Sedangkan yang masih memiliki stok Pertalite di kendaraan masih bisa melakukan aktivitas harian.

Jasmar, salah satu warga Karimunjawa membenarkan bahwa BBM jenis Pertalite memang sudah habis dan sulit ditemukan di penjual eceran sekalipun.

"Hari ini juga sudah mencari ke berbagai penjual belum menemukan," ujarnya, Selasa (27/12/2022).

Meski masih memiliki stok BBM di tangki kendaraan, ia mengaku khawatir karena diprediksi tidak mampu bertahan lebih dari 2 hari.

Sedangkan informasi ada pengiriman BBM dari Pulau Parang ke Karimunjawa juga masih ditunggu kepastiannya.

Kondisi seperti ini, kata dia, memang hal biasa bagi masyarakat Karimunjawa. Namun perlu ada solusi dari pemerintah karena pulau ini juga menjadi salah satu destinasi andalan di Jawa Tengah.

baca juga

"Mudah-mudahan para wisatawan yang pernah berkunjung ke Karimunjawa tidak kapok dan tetap berkeinginan berwisata kembali," ujarnya, dikutip dari Antara,

Aktivitas penyeberangan ke Pulau Karimunjawa mulai terhenti setelah terjadi gelombang tinggi. Bahkan jadwal penyeberangan kapal penumpang dari Karimunjawa ke Jepara pada Kamis (22/12) tidak bisa beroperasi karena cuaca laut tidak mendukung.

Kondisi tersebut mengakibatkan 495 wisatawan tertahan di pulau terluar di Kabupaten Jepara itu hingga hari ini (27/12/2022) belum bisa menyeberang. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wisatawan Karimunjawa yang Terjebak Badai Panik Stok Makanan Menipis

Wisatawan Karimunjawa yang Terjebak Badai Panik Stok Makanan Menipis

Purwokerto | Selasa, 27 Desember 2022 | 10:23 WIB

Libur Nataru, Stok Pertalite dan LPG Masih Aman?

Libur Nataru, Stok Pertalite dan LPG Masih Aman?

Bisnis | Senin, 26 Desember 2022 | 18:17 WIB

Ratusan Wisatawan Terjebak di Karimunjawa, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Minta Bantuan PT PELNI

Ratusan Wisatawan Terjebak di Karimunjawa, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Minta Bantuan PT PELNI

Cianjur | Senin, 26 Desember 2022 | 14:38 WIB

Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Banten, Tinggi Gelombang Capai 6 Meter

Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Banten, Tinggi Gelombang Capai 6 Meter

Moots | Senin, 26 Desember 2022 | 13:57 WIB

Ratusan Wisatawan Terjebak di Karimunjawa, Ganjar Pranowo Desak Pelni Kerahkan Bantuan Kapal

Ratusan Wisatawan Terjebak di Karimunjawa, Ganjar Pranowo Desak Pelni Kerahkan Bantuan Kapal

News | Senin, 26 Desember 2022 | 13:58 WIB

Pertamina Singgung Pertamax BBM Berkualitas, 'Anak Tirikan' Pertalite?

Pertamina Singgung Pertamax BBM Berkualitas, 'Anak Tirikan' Pertalite?

Bisnis | Senin, 26 Desember 2022 | 11:29 WIB

Terkini

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:59 WIB

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:44 WIB

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:34 WIB

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:11 WIB

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:56 WIB

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:34 WIB

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:07 WIB

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:01 WIB

×