Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Waduh, Pakistan Terancam Bangkrut, Inflasinya Naik 27,5%

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 03 Februari 2023 | 10:07 WIB
Waduh, Pakistan Terancam Bangkrut, Inflasinya Naik 27,5%
Para Pengendara menunggu untuk mengisi tangki kendaraan mereka di sebuah SPBU di Islamabad, Pakistan, Kamis (2/6/2022). [Aamir QURESHI / AFP]

Suara.com - Negara Pakistan terancam bangkrut, setelah tingkat inflasinya naik secara drastis. Tercatat, tingkat inflasi Pakistan naik 27,5% yoy pada Januari 2023. Lebih tinggi dibandingkan tingkat inflasi Desember 2022 sebesar 24,5% yoy.

Melansir Reuters, berdasarkan data Biro Statistik Pakistan (PBS), kenaikan inflasi ini menandakan ekonomi negara di Asia Selatan itu tidak baik-baik saja. Inflasi itu menjadi yang tertinggi sejak Mei 1975, yang naik 27,8%.

CEO di perusahaan pialang lokal Topline Securities, Mohammed Sohail mengatakan, inflasi diproyeksikan naik seiring jatuhnya nilai tukar rupee Pakistan selama beberapa hari terakhir, penghapusan subsidi, dan kenaikan pajak.

"Dan Ini membuat rata-rata inflasi selama tujuh bulan tahun fiskal berjalan menjadi 25,4% dibandingkan dengan 10,3% pada periode yang sama tahun lalu," ujar Sohail seperti dikutip Jumat (3/2/2023).

Bank sentral Pakistan juga menjadikan kenaikan inflasi tersebut sebagai alasan untuk menaikkan suku bunga acuannya.

Meski begitu, Pakistan tengah melobi-lobi  Dana Moneter Internasional (IMF) untuk mendapatkan dana talangan, agar membangkitkan perekonomian yang diambang kebangkrutan.  

Namun, program IMF memiliki imbas yang tidak populer bagi warganya, karena  akan mendorong Pakistan untuk menaikkan tarif listrik, yang ujungnya inflasi kembali naik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mulai Berasa Harga Makanan dan Rokok Makin Mahal, Inflasi Januari Tembus 5,28 Persen

Mulai Berasa Harga Makanan dan Rokok Makin Mahal, Inflasi Januari Tembus 5,28 Persen

Bisnis | Rabu, 01 Februari 2023 | 12:18 WIB

IHSG Bangkit Jelang Rilis Data Inflasi RI

IHSG Bangkit Jelang Rilis Data Inflasi RI

Bisnis | Rabu, 01 Februari 2023 | 09:20 WIB

Satu Negara Mati Lampu, 220 Juta Penduduk Pakistan Hidup Tanpa Aliran Listrik

Satu Negara Mati Lampu, 220 Juta Penduduk Pakistan Hidup Tanpa Aliran Listrik

Bisnis | Senin, 23 Januari 2023 | 13:52 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB