Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Kala Menkop Teten Disoraki Ketika Ingatkan Pedagang Baju Bekas Beralih Berjualan Produk Lokal

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 31 Maret 2023 | 09:23 WIB
Kala Menkop Teten Disoraki Ketika Ingatkan Pedagang Baju Bekas Beralih Berjualan Produk Lokal
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Mendag Zulhas) dan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki melakukan dialog dengan pedagang baju bekas di Pasar Senen, Jakarta/Achmad Fauzi

Suara.com - Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki sempat disoraki oleh pegadang baju bekas di Pasar Senen. Hal ini terjadi saat dirinya bersama Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan berdialog dengan pedagang baju bekas di Pasar Senen, Kamis (31/3/2023).

Bermula dari Teten yang menjelaskan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait maraknya Thrifting. Dia menyatakan, Jokowi berharap produk lokal bisa juara di dalam negeri.

"Kalau bisa produk karya anak bangsa harus kita tingkatkan, dan harus kuat di negerinya sendiri. Jangan produk brand luar kata Presiden," ujar Teten di depan para pedagang, yang dikutip Jumat (32/3/2023).

Selanjutnya, atas perintah itu, Teten Berucap kepada pedagang baju bekas, sudah sewajibnya sebagai Menteri Koperasi dan UKM menjaga ekosistem bisnis UMKM.

"Saya juga perlu mendukung para pelaku UMKM untuk memproduksi pakaian-pakaian lokal, itu saudara-saudara kita juga. Mereka juga sama mencari nafkah dengan kalian, pemerintah juga harus melindungi mereka," jelas dia.

Maka dari itu, Dia meminta agar para pegadang baju bekas beralih menjual produk-produk yang diproduksi oleh UMKM atau UKM. Namun pernyataan Teten itu disambut sorakan para pegadang baju bekas di Pasar Senen.

"Bapak-Ibu sekalian jualan pakaian ilegal, ke depan harus pakaian legal. Supaya tidak dikejar-kejar polisi nanti. Tapi, sekali lagi, saya sebagai Menteri Koperasi kalau kalian semua mau alih usaha kita siapkan, kami sudah koordinasi. Pemerintah nanti memikirkan bagaimana kalau Bapak-Ibu tidak bisa lagi jualan pakaian bekas, kita pikirkan jualan pakaian produk lokal," kata dia.

"Pemerintah masih mentoleransi para pedagang, para pengecer masih boleh menjual pakaian bekas. Tapi karena ini sudah menjadi kebijakan pemerintah, ke depan baik penyelundup dan pedagang pakaian ilegal, karena pakaian bekas. Jadi sama-sama harus kita pikirkan gimana solusinya, kita harus pikirkan kalau nanti Bapak-Ibu nggak bisa jual pakaian bekas, kita pikirkan nanti jual pakaian produk lokal," tegas Teten.

"Wuuuuuuu," sorak para pedagang baju bekas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gerakan BBI dan BBWI Permudah Izin Usaha Serta Mendorong Daya Saing UMKM

Gerakan BBI dan BBWI Permudah Izin Usaha Serta Mendorong Daya Saing UMKM

Bisnis | Jum'at, 31 Maret 2023 | 05:28 WIB

Dua Menteri Tegas Bolehkan Berjualan Baju Bekas Sementara di Depan Pegadang Pasar Senen

Dua Menteri Tegas Bolehkan Berjualan Baju Bekas Sementara di Depan Pegadang Pasar Senen

Bisnis | Kamis, 30 Maret 2023 | 22:11 WIB

Menkop Minta Kredit Macet UMKM Dihapus, Mungkinkah?

Menkop Minta Kredit Macet UMKM Dihapus, Mungkinkah?

Bisnis | Kamis, 30 Maret 2023 | 09:30 WIB

Terkini

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:31 WIB

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:23 WIB

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:43 WIB

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:31 WIB

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:18 WIB

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:17 WIB

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:15 WIB

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:14 WIB

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:13 WIB

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:06 WIB