Penjualan Obat Lesu, Kimia Farma Rugi Rp 170 Miliar Sepanjang 2022

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 03 April 2023 | 14:33 WIB
Penjualan Obat Lesu, Kimia Farma Rugi Rp 170 Miliar Sepanjang 2022
PT Kimia Farma Tbk (KAEF) harus menderita rugi bersih sebesar Rp170,04 miliar pada tahun 2022, atau memburuk dibanding tahun 2021 yang memukukan laba bersih sebesar Rp302,27 miliar.

Suara.com - PT Kimia Farma Tbk (KAEF) harus menderita rugi bersih sebesar Rp170,04 miliar pada tahun 2022, atau memburuk dibanding tahun 2021 yang memukukan laba bersih sebesar Rp302,27 miliar.

Dampaknya, saldo laba telah ditentukan penggunaanya menyusut 11,47 persen menjadi Rp2,022 triliun.

Mengutip laporan keuangan produsen obat plat merah ini di laman Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (3/4/2023) penjualan bersih KAEF amblas 25,2 persen yang tersisa Rp9,606 triliun.

Pemicunya, penjualan obat generik produk sendiri anjlok 59,1 persen yang tersisa Rp864,52 miliar. Selain itu penjualan obat ethical produk pihak ketiga amblas 4,2 persen yang tersisa Rp2,961 triliun.

Demikian juga dengan penjualan alat kesehatan, jasa klinik, lab klinik produk pihak ketiga turun 13,1 persen menjadi Rp1,776 triliun.

Bahkan di tahun 2022, tidak lagi mencatatkan penjualan vaksin. Padahal pos ini mencapai Rp1,384 triliun pada tahun 2021.

Walau beban pokok penjualan dapat ditekan 28,9 persen menjadi Rp6,013 triliun. Tapi laba kotor turun 18,2 persen menjadi Rp3,592 triliun. Tak hanya itu beban usaha juga ikutan meningkat mencapai Rp3,286 triliun.

Dampaknya, laba usaha anjlok 43,3 persen yang tersisa Rp558,07 miliar. Terlebih, beban keuangan menyentuh Rp520,6 miliar. Sehingga laba sebelum pajak amblas 87,5 persen sisa Rp49,622 miliar.

Selain itu, beban pajak penghasilan mencapai Rp143,94 miliar. Sehingga rugi tahun berjalan dari operasi yang dilanjutkan tercatat sebesar Rp94,326 miliar.

baca juga

Meski demikian penjualan obat over the counter pihak ketiga tumbuh 3,1 persen menjadi Rp1,845 triliun. Begitu juga dengan penjualan obat generik pihak ketiga terkerek 2,08 persen menjadi Rp977,22 miliar.

Sementara itu, total kewajiban bertambah 4,6 persen menjadi Rp11,014 triliun. Salah satu pemicunya, utang bank jangka pendek membengkak menjadi Rp4,304 triliun. Ditambah utang jangka pajang yang jatuh tempo dalam satu tahun melonjak menjadi Rp2,073 triliun.

Sebaliknya, jumlah aset lancar hanya tercatat sebesar Rp8,051 triliun. Pada sisi lain, jumlah ekuitas bertambah 29,1 persen menjadi Rp9,339 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gelar Pesantren Ramadan, Kimia Farma Libatkan 100 Pesantren Seluruh Indonesia

Gelar Pesantren Ramadan, Kimia Farma Libatkan 100 Pesantren Seluruh Indonesia

Bisnis | Senin, 03 April 2023 | 09:43 WIB

271 Saham Merah, IHSG Akhir Pekan Ditutup Melemah ke Level 6.805

271 Saham Merah, IHSG Akhir Pekan Ditutup Melemah ke Level 6.805

Bisnis | Jum'at, 31 Maret 2023 | 19:14 WIB

Dear Investor, Mulai Pekan Depan Jam Perdagangan Bursa Balik Normal

Dear Investor, Mulai Pekan Depan Jam Perdagangan Bursa Balik Normal

Bisnis | Jum'at, 31 Maret 2023 | 15:43 WIB

Terkini

Ilusi Kesantunan Pejabat: Di Balik Permintaan Maaf Wapres soal MBG

Ilusi Kesantunan Pejabat: Di Balik Permintaan Maaf Wapres soal MBG

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 19:55 WIB

Kholidin, Pemanah Para yang Tarik Tali Busur dengan Gigi, Bersiap ke Para Games 2026

Kholidin, Pemanah Para yang Tarik Tali Busur dengan Gigi, Bersiap ke Para Games 2026

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 19:54 WIB

Kepala BGN Ungkap Fakta Mengejutkan: Mayoritas Isu Medsos Digerakkan oleh Akun Bot!

Kepala BGN Ungkap Fakta Mengejutkan: Mayoritas Isu Medsos Digerakkan oleh Akun Bot!

Video | Rabu, 23 September 2026 | 19:54 WIB

Suahasil Siapkan Insentif Baru demi Terapkan Pajak Minimum Global

Suahasil Siapkan Insentif Baru demi Terapkan Pajak Minimum Global

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:53 WIB

Kagum dengan Kualitas Lapangan, Pelatih Bangladesh Keluhkan Hal Ini Jelang Lawan Timnas Indonesia

Kagum dengan Kualitas Lapangan, Pelatih Bangladesh Keluhkan Hal Ini Jelang Lawan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 19:45 WIB

Kerasnya Aspal dan Tugas Domestik: Membedah Beban Ganda Ojol Perempuan

Kerasnya Aspal dan Tugas Domestik: Membedah Beban Ganda Ojol Perempuan

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 19:45 WIB

Kasus ISPA di Jakarta Naik 15,7 Persen, Epidemiolog: Bukan Berarti Influenza A Melonjak

Kasus ISPA di Jakarta Naik 15,7 Persen, Epidemiolog: Bukan Berarti Influenza A Melonjak

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:40 WIB

Isu Ambang Batas 5 Persen Dinilai Cek Ombak Parpol di Parlemen

Isu Ambang Batas 5 Persen Dinilai Cek Ombak Parpol di Parlemen

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:40 WIB

4 Shio Ini Mulai Keluar dari Masa Sulit pada 24 September 2026

4 Shio Ini Mulai Keluar dari Masa Sulit pada 24 September 2026

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 19:38 WIB

Prabowo Bentuk Ditjen Pesantren di Kemenag

Prabowo Bentuk Ditjen Pesantren di Kemenag

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:35 WIB

×