Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.971,953
LQ45 674,558
Srikehati 329,471
JII 461,839
USD/IDR 17.363

Antam Cetak Laba Rp 3,82 Triliun di 2022, Naik 105 Persen

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 06 April 2023 | 14:14 WIB
Antam Cetak Laba Rp 3,82 Triliun di 2022, Naik 105 Persen
Direktur Utama Antam, Nico Kanter.

Suara.com - Selama tahun 2022 Antam berhasil kembali mencatatkan pertumbuhan kinerja operasional dan keuangan yang positif. Capaian pertumbuhan tersebut didukung upaya ANTAM untuk mengoptimalkan kinerja produksi dan penjualan komoditas utama berbasis nikel, emas dan bauksit di tengah kondisi pemulihan ekonomi global serta outlook positif komoditas logam dasar dan logam mulia sepanjang 2022.

"Pencapaian kinerja positif ini juga tidak terlepas dari komitmen ANTAM dalam mengutamakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang tercermin dari capaian zero fatality di tahun 2022," kata Direktur Utama Antam, Nico Kanter ditulis Kamis (6/4/2023).

ANTAM mencatatkan laba tahun berjalan tahun 2022 sebesar Rp3,82 triliun, tumbuh signifikan 105% dibandingkan laba tahun berjalan tahun 2021 sebesar Rp1,86 triliun.

"Hal ini menunjukan performa ANTAM dalam menjaga kesinambungan produksi dan penjualan pada tingkat yang optimal di tengah kondisi global yang ada," ucapnya.

Sepanjang tahun 2022, ANTAM mencatatkan nilai penjualan bersih sebesar Rp45,93 triliun dengan kontribusi dominan berasal dari penjualan bersih domestik sebesar Rp36,58 triliun atau setara 80% dari total penjualan bersih ANTAM di 2022.

ANTAM memperkuat basis pelanggan di dalam negeri, terutama pemasaran produk-produk emas, bijih nikel dan bauksit di tengah apresiasi positif pertumbuhan penyerapan komoditas logam dasar dan mulia di dalam negeri yang didukung penguatan harga komoditas yang positif.

Sebagai anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID, ANTAM terus melakukan inovasi dalam menjalankan bisnis dengan fokus pada peningkatan nilai tambah produk, optimalisasi tingkat produksi dan penjualan, serta implementasi strategi pengelolaan biaya yang tepat dan efisien, dalam memaksimalkan imbal hasil dari komoditas nikel, emas, dan bauksit.

"Melanjutkan capaian kinerja positif di tahun 2022, di tahun ini ANTAM kembali menargetkan kinerja positif. ANTAM terus berupaya mengoptimalkan kinerja operasi di seluruh komoditas inti dengan menerapkan good mining practices dan operation excellent," kata Nico.

Pada komoditas emas, ANTAM menargetkan produksi emas yang berasal dari tambang emas Pongkor sebesar 1.167 kg, meningkat 28% dari target produksi emas tahun 2022 sebesar 911 kg. Sedangkan, untuk penjualan emas tahun 2023 ditargetkan mencapai 31.176 kg, meningkat 11% dari target penjualan emas tahun 2022 sebesar 28.011 kg.

"Target penjualan emas tersebut seiring dengan outlook pertumbuhan tingkat permintaan emas di dalam negeri," ucapnya.

Pada tahun 2023, target produksi logam perak direncanakan sebesar 7.536 kg, meningkat 13% dari target produksi perak tahun 2022 sebesar 6.643 kg. Sedangkan target penjualan perak mencapai 9.810 kg, meningkat 14% dari target penjualan perak tahun 2022 sebesar 8.643 kg.

Pada segmen nikel, ANTAM nenargetkan kinerja yang positif baik untuk komoditas bijih nikel maupun feronikel. Untuk komoditas bijih nikel, pada tahun 2023 ANTAM menargetkan total produksi bijih nikel yang digunakan sebagai bahan baku pabrik feronikel ANTAM dan penjualan kepada pelanggan domestik sebesar 11,30 juta wet metric ton (wmt), tumbuh 31% dari capaian produksi bijih nikel tahun 2022 sebesar 8,62 juta wmt.

Penjualan bijih nikel ditargetkan mencapai 9,45 juta wmt atau tumbuh 36% dari capaian penjualan bijih nikel tahun 2022 sebesar 6,95 juta wmt. Target penjualan bijih nikel tersebut seiring dengan outlook pertumbuhan industri pengolahan nikel di dalam negeri.

Pada komoditas feronikel, ANTAM menargetkan volume produksi dan penjualan di tahun 2023 masing-masing sebesar 27.201 ton nikel dalam feronikel (TNi). Target produksi dan penjualan feronikel ini tumbuh masing-masing 12% dari capaian produksi feronikel tahun 2022 sebesar 24.334 TNi dan capaian penjualan sebesar 24.210 TNi.

Target produksi dan penjualan feronikel yang ditetapkan turut memperhitungkan tingkat utilisasi dan kesetabilan operasi pabrik feronikel ANTAM di Kolaka, Sulawesi Tenggara serta kontribusi produksi dari pabrik feronikel ANTAM di Halmahera Timur, Maluku Utara yang akan beroperasi pada semester kedua tahun 2023.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Setelah Beli Tas Emas Rp 500 Juta, Mira Hayati Ungkap Pekerjaannya: Alhamdulillah Bukan Istri Pejabat

Viral Setelah Beli Tas Emas Rp 500 Juta, Mira Hayati Ungkap Pekerjaannya: Alhamdulillah Bukan Istri Pejabat

| Rabu, 05 April 2023 | 12:26 WIB

Beda Kronologi Dugaan Pencucian Uang Emas Batangan Rp189 Triliun Versi Kemenkeu Vs Mahfud

Beda Kronologi Dugaan Pencucian Uang Emas Batangan Rp189 Triliun Versi Kemenkeu Vs Mahfud

News | Rabu, 05 April 2023 | 11:59 WIB

Viral Setelah Beli Tas Emas, Mira Hayati Ternyata Punya Kebiasaan Beli Emas Setiap Hari Jumat

Viral Setelah Beli Tas Emas, Mira Hayati Ternyata Punya Kebiasaan Beli Emas Setiap Hari Jumat

| Rabu, 05 April 2023 | 11:42 WIB

Terkini

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:10 WIB

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:01 WIB

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50 WIB

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:10 WIB

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:46 WIB

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:15 WIB

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:05 WIB