Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Alasan Keuangan PSSI Tidak Bisa Diintervensi KPK

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 11 Mei 2023 | 16:41 WIB
Alasan Keuangan PSSI Tidak Bisa Diintervensi KPK
PSSI

Suara.com - Saat ini PSSI sedang dalam proses audit keuangan, di mana hal ini dilakukan karena masalah keuangan yang terjadi imbas pemberian hadiah terhadap juara BRI Liga 1 2022/2023, PSM Makassar. 

Lantas apa alasan PSSI tidak bisa diintervensi oleh KPK?

Pada tahun 2015 yang lalu, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KPK, Taufiequrachman Ruki, menyatakan bahwa PSSI bukan merupakan sebuah lembaga negara sehingga tidak termasuk dalam ranah KPK. Jika terjadi dugaan korupsi atau pelanggaran hukum, Ruki menyarankan agar laporan tersebut dilaporkan ke polisi saja.

Hal ini disampaikan Parto Bangun Pangaribuan dari KORUPSSI pada 2015 lalu terkait adanya dugaan penyelewengan pengelolaan anggaran PSSI yang diperoleh dari bantuan APBN 2010-2013 melalui Kemenpora.

Erick Thohir Bersih-bersih PSSI

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menggandeng firma audit asal Inggris yaitu Ernst & Young, dan hasilnya cukup mencengangkan. Sebagaimana dilansir dari laman Twitter @FaktaSepakbola, pada hari Selasa (9/5/2023), beberapa hasil telah diumumkan, di antaranya adalah sebagai berikut:

- Pertama, pada periode 2017 – 2019, pembukuan keuangan samaka sekali tidak tercatat. 

- Kedua, pada periode 2019-2023, sudah mulai tertata dan ada perbaikan, dalam urusan transaksional dan prosedur pengeluaran dana. Namun sayangnya, akuntansi yang digunakan masih manual, dan tidak menggunakan sistem akuntansi apapun.

- Ketiga, pada tahun 2023, di periode kepengurusan Erick Thohir, PSSI akan menggunakan sistem akuntansi yang benar dan valid, sesuai hasil masukan dari firma audit E&Y.

Hasil ini menujukkan pada kondisi keuangan PSSI yang sangat parah pada periode 2017-2019, dan hal ini sontak langsung mendapatkan respon negatif dari publik. 

Perlu diketahui, sesuai dengan MoU antara PSSI dengan Ernst & Young, yang diteken pada tanggal 21 April lalu, pada tahap pertama ini kedua pihak sepakat untuk melakukan penelaahan atas rencana pelaksanaan audit forensik atau investigasi terbaik pencatatan keuangan PSSI.

Oleh karena itu, pihak auditor pada pertemuan awal itu langsung meminta data-data yang meliputi, badan hukum, struktur organisasi PSSI, laporan keuangan sejak 2017 sampai dengan 2023, transaksi keuangan, sistem akuntansi yang digunakan, alokasi penggunaan sumber dana dari FIFA dan AFC, serta hubungan kerjasama dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator kompetisi Liga 1 dan Liga 2.

Di era kepengurusan baru, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir berkomitmen untuk terus memperbaiki pola pencatatan keuangan organisasi. Erick Thohir akan memprioritaskan audit keuangan di PSSI sebagai langkah bersih-bersih, dan dirinya juga ingin otoritas sepak bola tertinggi Tanah Air jadi organisasi yang profesional.

Sebelumnya, Erick Thohir juga sempat menyampaikan laporannya kepada Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka pada Senin (20/2/2023) lalu.

Dalam laporan itu, Erick Thohir didampingi oleh Wakil Ketua Umum PSSI terpilih Zainudin Amali beserta para jajaran pengurus PSSI. Mengawali laporannya, Erick Thohir menyatakan bahwa jajaran pengurus PSSI memastikan tidak ada intervensi pemerintah terhadap organisasi tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dapat Laporan Data KPK Bocor, Kapolda Metro Jaya: Oknum KPK

Dapat Laporan Data KPK Bocor, Kapolda Metro Jaya: Oknum KPK

| Kamis, 11 Mei 2023 | 16:38 WIB

Budiarsa, Terdakwa Dugaan Korupsi Alat Kesehatan di RSUD Badung Dituntut Ringan

Budiarsa, Terdakwa Dugaan Korupsi Alat Kesehatan di RSUD Badung Dituntut Ringan

| Kamis, 11 Mei 2023 | 16:21 WIB

Erick Thohir Serahkan Jadwal Liga 1 ke Kapolri Demi Kelancaran Izin

Erick Thohir Serahkan Jadwal Liga 1 ke Kapolri Demi Kelancaran Izin

| Kamis, 11 Mei 2023 | 16:16 WIB

Usai Terima Jadwal Liga 1, Polri Bakal Susun Konsep Baru Penyelenggaraan Sepakbola

Usai Terima Jadwal Liga 1, Polri Bakal Susun Konsep Baru Penyelenggaraan Sepakbola

| Kamis, 11 Mei 2023 | 16:15 WIB

Aliran Uang Korupsi BUMN Waskita Karya (WSKT)

Aliran Uang Korupsi BUMN Waskita Karya (WSKT)

Bisnis | Kamis, 11 Mei 2023 | 15:34 WIB

Dugaan Korupsi Proyek WC Sultan di Bekasi, KPK: Calon Tersangka Segera Diumumkan

Dugaan Korupsi Proyek WC Sultan di Bekasi, KPK: Calon Tersangka Segera Diumumkan

Bekaci | Kamis, 11 Mei 2023 | 15:21 WIB

Terkini

Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya

Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:08 WIB

BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata

BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:02 WIB

Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap

Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:01 WIB

Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?

Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:52 WIB

Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat

Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:48 WIB

Wall Street Kembali Melambung Tinggi Setelah Perang AS-Iran Akan Usai

Wall Street Kembali Melambung Tinggi Setelah Perang AS-Iran Akan Usai

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:45 WIB

Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?

Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:24 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Lagi Usai Iran Tinjau Proposal Damai Amerika Serikat

Harga Minyak Dunia Turun Lagi Usai Iran Tinjau Proposal Damai Amerika Serikat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:24 WIB

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB