Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Cerita Inna Pertiwi Bangun UMKM Jahit Kaina Jadi 'Rumah' Bagi Korban KDRT

M Nurhadi

Sabtu, 13 Mei 2023 | 17:39 WIB
Cerita Inna Pertiwi Bangun UMKM Jahit Kaina Jadi 'Rumah' Bagi Korban KDRT
Inna saat menjahit pesanan dari salah satu pelanggan Rumah Jahit dan Produksi Kaina, Kamis (11/5/2023) [Suara.com/Hadi]

Ia menuturkan, ada salah satu peserta didiknya yang merupakan mantan buruh garmen. Dengan sabar, Inna mengajari anak didiknya tersebut menjahit hingga memberinya mesin jahit agar bisa menjalankan usaha jahit sendiri.

Inna merasa bersyukur dirinya tidak hanya menjadi seorang penjahit untuk menghidupi ia dan keluarganya tapi juga bisa ‘menolong’ ibu-ibu lain yang membutuhkan penghasilan.

Inna masih mengingat ketika menerima dua orang ibu rumah tangga yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh orang terdekatnya.

Ilustrasi KDRT. (Pixabay/tumisu)
Ilustrasi KDRT. (Pixabay/tumisu)

“Dulu, ada lima orang yang saya ajari dari nol. Dua orang diantaranya merupakan korban KDRT yang dilakukan suaminya. Karena saya dulu pernah gabung jadi relawan bantu korban KDRT, jadi punya informasi cukup terkait perkembangan kasus ini,” ujar Inna.

Dua orang itu cukup lama menjadi peserta didik Rumah Jahit Kaina, yakni kurang lebih selama tiga tahun. Selama belajar di Kaina, keduanya tidak hanya belajar bisa mandiri dalam berwirausaha tapi juga berusaha menyembuhkan trauma akibat kekerasan di masa lalu dengan berkarya.

“Saya berusaha agar mereka mau ikut saya, agar bisa berkembang untuk diri mereka sendiri, agar tidak hanya berdiam diri di rumah (kampung halaman). Apalagi waktu itu, suami mereka dipenjara. Terlebih lagi, ada kekhawatiran jika korban KDRT dibiarkan sendirian bisa berdampak lebih buruk nantinya,” kata dia.

Inna sendiri mengaku bersyukur bertemu dengan kedua sosok tersebut karena belajar banyak, terutama dalam masalah kehidupan. Karena dianggap cekatan dalam bekerja, salah satu dari perempuan korban KDRT itu saat ini sudah empat tahun bekerja sebagai penjahit di Jepang.

“Sudah enak hidupnya, Alhamdulillah rekan kerja dan bosnya juga baik, betah di sana. Sayangnya, satu orang lainnya meninggal dunia. Saya sangat sedih waktu itu,” imbuhnya.

Berkembang Melalui Komunitas

baca juga

Guna memudahkan pekerjaan tanpa mengganggu pekerjaan rumah. Rumah Kaina memiliki grup Whatsapp yang berisi para anggota.

“Komunitas kami juga punya grub Whatsapp yang berisi saling sharing pesanan. Saya berikan pesanan penjahit nanti disebar melalui grup dan mereka kerjakan, jadi makin gampang,” kata dia.

Hal ini ia lakukan untuk memudahkan anggota komunitas jahitnya yang mayoritas ibu rumah tangga. Pasalnya, Inna memahami betul kesulitan yang dihadapi ibu-ibu dengan tanggung jawab anak. Dengan adanya penugasan-penugasan yang dikirim melalui Whatsapp, para penjahit yang tergabung dalam komunitas tidak perlu lagi datang ke Rumah Jahit Kaina tapi bisa mengerjakan tugasnya dari rumah masing-masing.

Saat ini, Kaina memiliki anggota komunitas mencapai puluhan orang yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga.

Melalui komunitas Rumah Jahit Kaina, Inna berharap, para perempuan terutama ibu rumah tangga untuk tetap berdaya dan berkarya agar bisa mandiri, tidak terkecuali dalam keuangan.

"Fokus dengan usaha yang sekarang dijalankan. Naik turun bisnis itu fenomena biasa dan buka wawasan seluas-luasnya karena ilmu itu terus berkembang, tidak terkecuali dalam ilmu jahit. Terakhir, jangan anti-kritik, kritik itu dibutuhkan agar kita bisa terus berkembang" pungkasnya.

Dukungan BRI

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus menunjukkan komitmen mendukung UMKM. Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani dalam ulang tahun ke-43 Dekranas yang berlangsung di Sky Lounge Menara BRILiaN, Selasa (9/5/2023) lalu mengatakan, kontribusi UMKM sangat penting dalam ekonomi nasional sehingga perlu mendapatkan dukungan penuh dari berbagai pihak. 

“BRI hadir memberikan pelayanan dalam mendukung program Pemerintah pada aspek Permodalan bagi UMKM. Peranan UMKM dalam memenuhi kebutuhan masyarakat sangat penting sehingga diharapkan dengan adanya pelatihan sertifikasi tersebut semakin melegitimasi kepercayaan masyarakat terhadap UMKM”, ucap Handayani, melalui keterangan tertulis, dikutip pada Sabtu (13/5/2023).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

"BilangAjaGak", BRI Terus Edukasi Nasabah melalui Media konvensional Maupun Media Sosial

"BilangAjaGak", BRI Terus Edukasi Nasabah melalui Media konvensional Maupun Media Sosial

Jatim | Sabtu, 13 Mei 2023 | 17:30 WIB

Perangi Social Engineering, BRI Ajak Masyarakat Tegas BilangAjaGak

Perangi Social Engineering, BRI Ajak Masyarakat Tegas BilangAjaGak

Bisnis | Sabtu, 13 Mei 2023 | 16:38 WIB

HUT ke-43 Dekranas, BRI Sukseskan Pelatihan Sertifikasi TKDN dan Beri Dukungan Permodalan UMKM

HUT ke-43 Dekranas, BRI Sukseskan Pelatihan Sertifikasi TKDN dan Beri Dukungan Permodalan UMKM

Sumbar | Sabtu, 13 Mei 2023 | 17:00 WIB

Sertifikasi TKDN dan Dukungan Modal bagi UMKM Beri Peluang untuk Tingkatkan Pemakaian Produk Lokal

Sertifikasi TKDN dan Dukungan Modal bagi UMKM Beri Peluang untuk Tingkatkan Pemakaian Produk Lokal

Sulsel | Sabtu, 13 Mei 2023 | 16:30 WIB

Pelatihan Sertifikasi TKDN Bersama Kementerian BUMN, Bentuk Aplikasi Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022

Pelatihan Sertifikasi TKDN Bersama Kementerian BUMN, Bentuk Aplikasi Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022

Jogja | Sabtu, 13 Mei 2023 | 16:00 WIB

Direktur Bisnis Konsumer BRI: Kontribusi UMKM Semakin Penting untuk Penuhi Kebutuhan Masyarakat

Direktur Bisnis Konsumer BRI: Kontribusi UMKM Semakin Penting untuk Penuhi Kebutuhan Masyarakat

Jatim | Sabtu, 13 Mei 2023 | 15:30 WIB

Terkini

Kewajiban NIB bagi Pedagang Online: Solusi atau Beban Baru?

Kewajiban NIB bagi Pedagang Online: Solusi atau Beban Baru?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:23 WIB

Danantara Bentuk BUMN Ekspor DSI, Bidik Kebocoran Devisa Rp 5.500 Triliun Lebih

Danantara Bentuk BUMN Ekspor DSI, Bidik Kebocoran Devisa Rp 5.500 Triliun Lebih

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:10 WIB

Rupiah Berotot Sore Ini ke Level Rp17.922/USD

Rupiah Berotot Sore Ini ke Level Rp17.922/USD

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:09 WIB

Pedagang Asing Jualan di E-Commerce RI Sekarang Semakin Sulit

Pedagang Asing Jualan di E-Commerce RI Sekarang Semakin Sulit

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:55 WIB

Industri Alas Kaki Masih Butuh SDM, Difabel Punya Peluang Besar

Industri Alas Kaki Masih Butuh SDM, Difabel Punya Peluang Besar

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:44 WIB

Purbaya Tunda Penerbitan Panda Bond Usai Dirayu Investor China

Purbaya Tunda Penerbitan Panda Bond Usai Dirayu Investor China

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:40 WIB

Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?

Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:15 WIB

Pasokan HGBT Menipis, Apa Aksi Bahlil?

Pasokan HGBT Menipis, Apa Aksi Bahlil?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:14 WIB

Investor Harus Waspada, Pasar Saham RI Belum Lolos dari Ancaman MSCI

Investor Harus Waspada, Pasar Saham RI Belum Lolos dari Ancaman MSCI

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:01 WIB

7 Bank RI Telah Tutup Sepanjang 2026, Apa Masalahnya?

7 Bank RI Telah Tutup Sepanjang 2026, Apa Masalahnya?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:00 WIB