Cerita Inna Pertiwi Bangun UMKM Jahit Kaina Jadi 'Rumah' Bagi Korban KDRT

M Nurhadi | Suara.com

Sabtu, 13 Mei 2023 | 17:39 WIB
Cerita Inna Pertiwi Bangun UMKM Jahit Kaina Jadi 'Rumah' Bagi Korban KDRT
Inna saat menjahit pesanan dari salah satu pelanggan Rumah Jahit dan Produksi Kaina, Kamis (11/5/2023) [Suara.com/Hadi]

Suara.com - Rumah Jahit Kaina dibangun oleh Inna Pertiwi sejak tahun 2012 silam. Tidak hanya untuk dirinya sendiri, saat itu ia memulai UMKM-nya tersebut dengan semangat membantu komunitas di sekitarnya.

“Dulu, awalnya sekedar jahit biasa aja untuk pribadi dan keluarga. Tidak ada niat untuk menerima pesanan atau bahkan butik,” ujar Inna.

Dengan modal awal mesin jahit hadiah dari suaminya, Inna mulai merintis usahanya secara perlahan dengan mendalami ilmu menjahit melalui pelatihan.

“Jadi, kalau ditanya modal ya tidak ada. Hanya kado mesin jahit dari suami,” ungkapnya.

Perlahan tapi pasti, usahanya tersebut didengar oleh teman-teman dan tetangganya. Lantaran melihat salah satu karyanya yang bagus dan rapi, Inna lantas diminta oleh salah satu tetangganya untuk membuka rumah jahit.

“Akhirnya saya buka Rumah Jahit dengan berbagai model dan tetap menerima pesanan. Awalnya dari mulut ke mulut sampai sekarang dikenal sampai di luar Pulau Jawa,” kata dia.

Rumah Jahit Kaina yang mulai dikenal banyak kalangan lantas banyak orang yang meminta Inna Pertiwi agar melatih mereka. Semenjak itu, Inna tidak hanya menerima peserta didik tapi juga menawari mereka pekerjaan dengan system one gate yakni pesanan melalui Rumah Jahit yang bisa dikerjakan semua orang di dalamnya dengan system bagi hasil.

“Dari 2017 lalu, kita juga sudah menerima order online. Di tahun yang sama kita juga udah menerima dalam jumlah yang besar,” ungkapnya saat ditemui Suara.com pada Kamis (11/5/2023).

Inna menuturkan, di momen hari raya, Rumah Kaina bisa menerima order hingga 700 pesanan dengan omzet mencapai jutaan rupiah tiap bulannya.

Untuk berkembang hingga saat ini, tidak lepas dari dirinya yang terus mengembangkan diri. Salah satu yang ia ikuti adalah pengembangan UMKM BRIncubator.

"Saya cukup banyak belajar di sana. Terutama dalam mengelola keuangan usaha. Sebagai salah satu UMKM kecil, cukup banyak ilmu yang saya terima dari workshop yang diadakan," kata Inna Pertiwi.

Memberdayakan Perempuan

Seiring perkembangan usaha yang cukup pesat, Inna tidak hanya membuka pelatihan untuk mereka yang ingin belajar menjahit di Rumah Jahit Kaina yang berlokasi di Bromonilan, Kecamatan Kalasan, Sleman.

Bahkan, ia juga memersilakan peserta didiknya untuk meminjam mesin jahit dari dirinya agar bisa produksi sendiri.

“Asal digunakan untuk mencari rejeki yang halal, silahkan dipakai,” kata dia mengenang kembali masa-masa di mana dirinya mendukung orang-orang di sekitarnya.

Ia menuturkan, ada salah satu peserta didiknya yang merupakan mantan buruh garmen. Dengan sabar, Inna mengajari anak didiknya tersebut menjahit hingga memberinya mesin jahit agar bisa menjalankan usaha jahit sendiri.

Inna merasa bersyukur dirinya tidak hanya menjadi seorang penjahit untuk menghidupi ia dan keluarganya tapi juga bisa ‘menolong’ ibu-ibu lain yang membutuhkan penghasilan.

Inna masih mengingat ketika menerima dua orang ibu rumah tangga yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh orang terdekatnya.

Ilustrasi KDRT. (Pixabay/tumisu)
Ilustrasi KDRT. (Pixabay/tumisu)

“Dulu, ada lima orang yang saya ajari dari nol. Dua orang diantaranya merupakan korban KDRT yang dilakukan suaminya. Karena saya dulu pernah gabung jadi relawan bantu korban KDRT, jadi punya informasi cukup terkait perkembangan kasus ini,” ujar Inna.

Dua orang itu cukup lama menjadi peserta didik Rumah Jahit Kaina, yakni kurang lebih selama tiga tahun. Selama belajar di Kaina, keduanya tidak hanya belajar bisa mandiri dalam berwirausaha tapi juga berusaha menyembuhkan trauma akibat kekerasan di masa lalu dengan berkarya.

“Saya berusaha agar mereka mau ikut saya, agar bisa berkembang untuk diri mereka sendiri, agar tidak hanya berdiam diri di rumah (kampung halaman). Apalagi waktu itu, suami mereka dipenjara. Terlebih lagi, ada kekhawatiran jika korban KDRT dibiarkan sendirian bisa berdampak lebih buruk nantinya,” kata dia.

Inna sendiri mengaku bersyukur bertemu dengan kedua sosok tersebut karena belajar banyak, terutama dalam masalah kehidupan. Karena dianggap cekatan dalam bekerja, salah satu dari perempuan korban KDRT itu saat ini sudah empat tahun bekerja sebagai penjahit di Jepang.

“Sudah enak hidupnya, Alhamdulillah rekan kerja dan bosnya juga baik, betah di sana. Sayangnya, satu orang lainnya meninggal dunia. Saya sangat sedih waktu itu,” imbuhnya.

Berkembang Melalui Komunitas

Guna memudahkan pekerjaan tanpa mengganggu pekerjaan rumah. Rumah Kaina memiliki grup Whatsapp yang berisi para anggota.

“Komunitas kami juga punya grub Whatsapp yang berisi saling sharing pesanan. Saya berikan pesanan penjahit nanti disebar melalui grup dan mereka kerjakan, jadi makin gampang,” kata dia.

Hal ini ia lakukan untuk memudahkan anggota komunitas jahitnya yang mayoritas ibu rumah tangga. Pasalnya, Inna memahami betul kesulitan yang dihadapi ibu-ibu dengan tanggung jawab anak. Dengan adanya penugasan-penugasan yang dikirim melalui Whatsapp, para penjahit yang tergabung dalam komunitas tidak perlu lagi datang ke Rumah Jahit Kaina tapi bisa mengerjakan tugasnya dari rumah masing-masing.

Saat ini, Kaina memiliki anggota komunitas mencapai puluhan orang yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga.

Melalui komunitas Rumah Jahit Kaina, Inna berharap, para perempuan terutama ibu rumah tangga untuk tetap berdaya dan berkarya agar bisa mandiri, tidak terkecuali dalam keuangan.

"Fokus dengan usaha yang sekarang dijalankan. Naik turun bisnis itu fenomena biasa dan buka wawasan seluas-luasnya karena ilmu itu terus berkembang, tidak terkecuali dalam ilmu jahit. Terakhir, jangan anti-kritik, kritik itu dibutuhkan agar kita bisa terus berkembang" pungkasnya.

Dukungan BRI

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus menunjukkan komitmen mendukung UMKM. Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani dalam ulang tahun ke-43 Dekranas yang berlangsung di Sky Lounge Menara BRILiaN, Selasa (9/5/2023) lalu mengatakan, kontribusi UMKM sangat penting dalam ekonomi nasional sehingga perlu mendapatkan dukungan penuh dari berbagai pihak. 

“BRI hadir memberikan pelayanan dalam mendukung program Pemerintah pada aspek Permodalan bagi UMKM. Peranan UMKM dalam memenuhi kebutuhan masyarakat sangat penting sehingga diharapkan dengan adanya pelatihan sertifikasi tersebut semakin melegitimasi kepercayaan masyarakat terhadap UMKM”, ucap Handayani, melalui keterangan tertulis, dikutip pada Sabtu (13/5/2023).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

"BilangAjaGak", BRI Terus Edukasi Nasabah melalui Media konvensional Maupun Media Sosial

"BilangAjaGak", BRI Terus Edukasi Nasabah melalui Media konvensional Maupun Media Sosial

Jatim | Sabtu, 13 Mei 2023 | 17:30 WIB

Perangi Social Engineering, BRI Ajak Masyarakat Tegas BilangAjaGak

Perangi Social Engineering, BRI Ajak Masyarakat Tegas BilangAjaGak

Bisnis | Sabtu, 13 Mei 2023 | 16:38 WIB

HUT ke-43 Dekranas, BRI Sukseskan Pelatihan Sertifikasi TKDN dan Beri Dukungan Permodalan UMKM

HUT ke-43 Dekranas, BRI Sukseskan Pelatihan Sertifikasi TKDN dan Beri Dukungan Permodalan UMKM

Sumbar | Sabtu, 13 Mei 2023 | 17:00 WIB

Sertifikasi TKDN dan Dukungan Modal bagi UMKM Beri Peluang untuk Tingkatkan Pemakaian Produk Lokal

Sertifikasi TKDN dan Dukungan Modal bagi UMKM Beri Peluang untuk Tingkatkan Pemakaian Produk Lokal

Sulsel | Sabtu, 13 Mei 2023 | 16:30 WIB

Pelatihan Sertifikasi TKDN Bersama Kementerian BUMN, Bentuk Aplikasi Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022

Pelatihan Sertifikasi TKDN Bersama Kementerian BUMN, Bentuk Aplikasi Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022

Jogja | Sabtu, 13 Mei 2023 | 16:00 WIB

Direktur Bisnis Konsumer BRI: Kontribusi UMKM Semakin Penting untuk Penuhi Kebutuhan Masyarakat

Direktur Bisnis Konsumer BRI: Kontribusi UMKM Semakin Penting untuk Penuhi Kebutuhan Masyarakat

Jatim | Sabtu, 13 Mei 2023 | 15:30 WIB

Terkini

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:55 WIB

7.131 Bus Ditemukan Tak Layak Jalan Saat Mudik Lebaran

7.131 Bus Ditemukan Tak Layak Jalan Saat Mudik Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:29 WIB

Arus Balik Lebaran, KAI Catat 253 Ribu Kursi Masih Tersedia hingga Awal April

Arus Balik Lebaran, KAI Catat 253 Ribu Kursi Masih Tersedia hingga Awal April

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 15:28 WIB

Arus Balik Mulai Padat, Jumlah Penumpang Kereta ke Jakarta Lampaui Keberangkatan

Arus Balik Mulai Padat, Jumlah Penumpang Kereta ke Jakarta Lampaui Keberangkatan

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 15:18 WIB

Perang di Timteng Memanas Bikin Premi Asuransi Meningkat

Perang di Timteng Memanas Bikin Premi Asuransi Meningkat

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 14:58 WIB

Arus Balik Mulai Menggeliat, Penumpang Bakauheni Tembus 91 Ribu di H+1 Lebaran

Arus Balik Mulai Menggeliat, Penumpang Bakauheni Tembus 91 Ribu di H+1 Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 14:49 WIB

BI: Sektor Perbankan dalam Kondisi Prima di Tengah Krisis Akibat Konflik Timur Tengah

BI: Sektor Perbankan dalam Kondisi Prima di Tengah Krisis Akibat Konflik Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 14:32 WIB

Menhub Minta Truk Logistik Tahan Operasi Saat Puncak Arus Balik Lebaran

Menhub Minta Truk Logistik Tahan Operasi Saat Puncak Arus Balik Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 14:05 WIB

PLN Berhasil Amankan Pasokan Listrik Nasional Saat Salat Idulfitri 1447 H

PLN Berhasil Amankan Pasokan Listrik Nasional Saat Salat Idulfitri 1447 H

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:37 WIB

KB Bank Gelontorkan Rp500 Miliar untuk Akses Pembiayaan UMKM

KB Bank Gelontorkan Rp500 Miliar untuk Akses Pembiayaan UMKM

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:33 WIB