Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Bangun Kota Cilegon Baru, PT KSP Kembangkan Konsep Krakatau Urban Valley

Iwan Supriyatna

Jum'at, 19 Mei 2023 | 12:50 WIB
Bangun Kota Cilegon Baru, PT KSP Kembangkan Konsep Krakatau Urban Valley
PT Krakatau Sarana Properti (KSP) akan mengembangkan konsep Krakatau Urban Valley untuk sektor properti komersial di daerah Cilegon dan sekitarnya.

Suara.com - PT Krakatau Sarana Properti (KSP), unit grup bisnis dari perusahaan PT Krakatau Steel, akan mengembangkan konsep Krakatau Urban Valley untuk sektor properti komersial di daerah Cilegon dan sekitarnya. Manager Pengembangan Usaha PT. KSP Sugeng Rahardjo mengungkapkan, konsep ini akan mulai dilakukan pada tahun depan dengan tujuan membangun kota Cilegon baru.

“Untuk kawasan properti ini kami menyiapkan lahan seluar 180 hektare, yang akan mengusung konsep Krakatau Urban Valley. Kami akan menyiapkan sejumlah fasilitas modern untuk menarik minat calon pembeli,” kata Sugeng ditulis Jumat (19/5/2023).

Menurut Sugeng, konsep Krakatau Urban Valley juga mencakup pembangunan pusat kuliner serta hotel bujet. Kata dia, hotel bujet mempunyai pangsa pasar yang cukup banyak dan belum disentuh PT KSP.

“Kalau The Royale Krakatau Hotel yang sekarang sudah ada pangsa pasarnya beda dengan hotel bujet. Ketika sektor pariwisata terus berkembang di wilayah Cilegon dan sekitarnya, maka keberadaan hotel bujet sangat dibutuhkan karena menjadi salah satu infrastruktur penunjang dalam industri pariwisata,” jelas Sugeng.

Secara bertahap dalam waktu 2-3 tahun depan, kata Sugeng, diharapkan konsep Krakatau Urban Valley ini sudah bisa terlaksana. Saat ini, PT KSP tengah melakukan sejumlah kajian termasuk rencana pembelian lahan di dekat gerbang tol Cilegon Barat.

“Lahan yang tengah kami kaji ini sangat strategi karena dekat gerbang tol keluar dan juga Pelabuhan Merak. Tentunya posisi yang strategis ini akan sangat menguntungkan dalam pengembangan konsep Krakatau Urban Valley,” lanjut Sugeng.

Sugeng menambahkan, PT KSP memiliki tiga unit bisnis yaitu pengelolaan Kawasan Industri Krakatau, properti komersial yang meliputi hotel, resto lapangan golf serta sarana olahraga dan perumahan komersial.

Walau demikian, prioritas utama PT KSP tetap untuk mengembangkan kawasan industri (khususnya saat ini untuk pengembangan kawasan industri 3). Ini dikarenakan 80 persen pemasukan PT KSP berasal dari area kawasan industri.

“Ketika ekonomi dunia masih terkena imbas perang Rusia-Ukraina, justru kawasan industri masih belum terdampak. Belum lama ini ada investor yang masuk di kawasan industri untuk pembuatan baterei mobil listrik. Saat ini tren mobil listrik memang tengah meningkat di dunia,” ujar Sugeng.

baca juga

Selain itu, katanya lagi, ketika Kawasan Industri Krakatau terus berkembang, maka akan memiliki efek berlipat ke sejumlah sektor bisnis dan pemasukan, seperti perumahan, hotel dan juga tempat wisata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Minta Tak Ada Spekulasi Di Balik Penetapan Tersangka Johnny G Plate: Ini Murni Proses Hukum Korupsi!

Pemerintah Minta Tak Ada Spekulasi Di Balik Penetapan Tersangka Johnny G Plate: Ini Murni Proses Hukum Korupsi!

News | Rabu, 17 Mei 2023 | 16:08 WIB

Kuasa Hukum Natalia Rusli Di Kasus KSP Indosurya: Kita Di Atas Angin

Kuasa Hukum Natalia Rusli Di Kasus KSP Indosurya: Kita Di Atas Angin

News | Rabu, 17 Mei 2023 | 06:11 WIB

Diduga Palsukan Dokumen Covid-19, Ini Alasan Natalia Rusli Laporkan Verawati Sanjaya

Diduga Palsukan Dokumen Covid-19, Ini Alasan Natalia Rusli Laporkan Verawati Sanjaya

News | Selasa, 16 Mei 2023 | 22:54 WIB

Terkini

Pedagang Asing Jualan di E-Commerce RI Sekarang Semakin Sulit

Pedagang Asing Jualan di E-Commerce RI Sekarang Semakin Sulit

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:55 WIB

Industri Alas Kaki Masih Butuh SDM, Difabel Punya Peluang Besar

Industri Alas Kaki Masih Butuh SDM, Difabel Punya Peluang Besar

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:44 WIB

Purbaya Tunda Penerbitan Panda Bond Usai Dirayu Investor China

Purbaya Tunda Penerbitan Panda Bond Usai Dirayu Investor China

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:40 WIB

Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?

Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:15 WIB

Pasokan HGBT Menipis, Apa Aksi Bahlil?

Pasokan HGBT Menipis, Apa Aksi Bahlil?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:14 WIB

Investor Harus Waspada, Pasar Saham RI Belum Lolos dari Ancaman MSCI

Investor Harus Waspada, Pasar Saham RI Belum Lolos dari Ancaman MSCI

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:01 WIB

7 Bank RI Telah Tutup Sepanjang 2026, Apa Masalahnya?

7 Bank RI Telah Tutup Sepanjang 2026, Apa Masalahnya?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:00 WIB

Tarif KOL Capai Rp 150 Juta, Startup Ini Pilih Bayar Konsumen Biasa

Tarif KOL Capai Rp 150 Juta, Startup Ini Pilih Bayar Konsumen Biasa

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:58 WIB

MIND ID Percepat Pemulihan Ekosistem Lewat Reklamasi dan Rehabilitasi DAS Skala Besar

MIND ID Percepat Pemulihan Ekosistem Lewat Reklamasi dan Rehabilitasi DAS Skala Besar

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:46 WIB

IHSG Merosot ke Level 5.835 di Sesi I, Saham CUAN dan DEWA Ambrol

IHSG Merosot ke Level 5.835 di Sesi I, Saham CUAN dan DEWA Ambrol

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 12:11 WIB