Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Tambang Emas Ilegal Makin Merajalela, Disperindg ESDM dan Polda Kalbar Turun Tangan

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 06 Juni 2023 | 08:42 WIB
Tambang Emas Ilegal Makin Merajalela, Disperindg ESDM dan Polda Kalbar Turun Tangan
Ilustrasi. [ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas]

Suara.com - Dinas Perindustrian Perdagangan Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Provinsi Kalimantan Barat terus bekerja sama dengan Polda Kalimantan Barat dalam mencari solusi untuk mengatasi masalah Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah tersebut.

"Kami sebagai dinas yang bertanggung jawab dalam pengelolaan pertambangan selalu berkoordinasi dengan Polda Kalbar untuk mencari solusi terkait pengelolaan pertambangan di Kalbar, termasuk juga dalam menangani PETI," ujar Kadisperindag ESDM Kalbar, Syarif Kamaruzzaman di Pontianak, pada hari Selasa.

Terkait dengan tindakan hukum yang diambil oleh aparat keamanan terhadap pelaku PETI di beberapa daerah di Kalbar, ia dengan tegas mendukung langkah-langkah yang diambil oleh pihak kepolisian.

"Kami tentu mendukung tindakan aparat dalam memberantas PETI karena kegiatan ilegal ini melanggar hukum yang berlaku," jelasnya.

Mengenai masalah tersebut dan penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), ia menganggapnya sebagai solusi untuk masalah PETI karena memberikan kepastian hukum bagi para penambang dengan legalitas yang jelas.

"Masyarakat akan diberikan kemudahan dalam melakukan penambangan jika pertambangan tersebut legal dan hal ini akan menjadi acuan serta indikator pendapatan bagi pemerintah daerah," kata dia, dikutip pada Selasa (6/6/2023).

Ia menjelaskan bahwa dengan adanya penetapan WPR, pembinaan dan pengawasan terhadap kegiatan pertambangan dapat lebih terukur karena di Kalbar terdapat inspektur tambang yang ditugaskan oleh Kementerian ESDM untuk mengawasi pola penambangan di wilayah tersebut. Hal ini memudahkan pertanggungjawaban.

"Saat ini, terdapat dua kabupaten di Kalbar yang telah ditetapkan sebagai WPR oleh Kementerian ESDM, yaitu Kabupaten Kapuas Hulu dan Kabupaten Ketapang. Kabupaten Kapuas Hulu saat ini sedang mengalami kemajuan, dan kami sedang menunggu penyelesaian kelengkapan persyaratan untuk penyusunan dokumen pengelolaan WPR dan dokumen pengelolaan lingkungan hidup," tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu untuk segera menyelesaikan persyaratan dokumen pengelolaan WPR dan dokumen pengelolaan lingkungan hidup agar dapat segera diajukan ke Kementerian ESDM.

"Pada dasarnya, kami menunggu usulan dari Pemerintah Kabupaten, kemudian kami akan memverifikasi persyaratan yang diajukan dan meneruskannya ke Kementerian ESDM, karena penetapan WPR merupakan kewenangan pusat. Kami berharap bahwa Kabupaten Kapuas Hulu dapat menjadi contoh bagi daerah lain," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Oknum TNI di Kalbar Diduga Bunuh dan Buang Jasad Kekasihnya ke Bukit Tempayan, Netizen: Gak Ada Nuraninya

Viral Oknum TNI di Kalbar Diduga Bunuh dan Buang Jasad Kekasihnya ke Bukit Tempayan, Netizen: Gak Ada Nuraninya

Kalbar | Minggu, 04 Juni 2023 | 20:07 WIB

Kantor Bupati dan DPRD Sekadau Digeruduk Massa, Buntut Penertiban PETI

Kantor Bupati dan DPRD Sekadau Digeruduk Massa, Buntut Penertiban PETI

Kalbar | Kamis, 25 Mei 2023 | 22:06 WIB

Emiten Tambang Emas Merdeka Copper Gold Siapkan Dana Rp600 Miliar Buat Buyback Saham

Emiten Tambang Emas Merdeka Copper Gold Siapkan Dana Rp600 Miliar Buat Buyback Saham

Bisnis | Rabu, 17 Mei 2023 | 19:20 WIB

Heboh Isu Ada Uang Koordinasi Rp 1 Miliar dari Tambang Emas Ilegal di Bogor, Ini Kata Polisi

Heboh Isu Ada Uang Koordinasi Rp 1 Miliar dari Tambang Emas Ilegal di Bogor, Ini Kata Polisi

Bogor | Sabtu, 13 Mei 2023 | 15:51 WIB

Komnas HAM Sebut Potensi Politik Uang Bakal Tinggi di Jatim dan Perbatasan Kalbar dengan Malaysia

Komnas HAM Sebut Potensi Politik Uang Bakal Tinggi di Jatim dan Perbatasan Kalbar dengan Malaysia

Kotak Suara | Jum'at, 12 Mei 2023 | 16:10 WIB

18 Pengaduan THR di Kalbar Tengah Ditindaklanjuti Pihak Terkait: Akan Dilakukan Pemeriksaan!

18 Pengaduan THR di Kalbar Tengah Ditindaklanjuti Pihak Terkait: Akan Dilakukan Pemeriksaan!

Kalbar | Minggu, 07 Mei 2023 | 19:52 WIB

Terkini

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB