Sinolog UI: Kebangkitan Cina Perlu Dikaji Secara Kritis

Iwan Supriyatna

Kamis, 13 Juli 2023 | 07:16 WIB
Sinolog UI: Kebangkitan Cina Perlu Dikaji Secara Kritis
Ilustrasi bendera China. (Foto: Shutterstock)

Sementara itu, kurang lebih pada waktu yang sama, Pemerintah Hindia Belanda juga mendirikan sebuah badan yang diberi nama Kantoor voor Chineesche Zaken (Kantor Urusan China), yang bertugas antara lain sebagai pemberi saran kepada pemerintah kolonial dalam berhubungan dengan masyarakat Tionghoa.

“Namun munculnya Sinologi di Indonesia sebagai suatu kegiatan akademik barulah terjadi setelah Perang Dunia II berakhir, setelah dua sarjana hukum Belanda, Prof. Dr. Van der Valk dan Dr. Mr. Meyer, mendirikan Sinologische Instituut (Lembaga Sinologi) dengan dibantu oleh Dr. R.P Kramers pada tahun 1947,” tutur Dahana.

“Sesuai dengan namanya, lembaga yang mereka dirikan itu bertujuan mendidik ahli-ahli China dalam tradisi Sinologi,” jelasnya.

Generasi pertama sinolog Indonesia yang dihasilkan oleh lembaga di atas kebanyakan berlatar belakang etnik Tionghoa, antara lain adalah Sie Ing Djiang, Li Chuan Siu, Tan Lan Hiang, dan Tan Ngo An.

“Belakangan, lembaga yang menjadi cikal bakal Program Studi Cina Universitas Indonesia itu diperkuat dengan kedatangan Profesor Tjan Tjoe Som, sinolog tamatan Universitas Leiden yang memilih mengabdi di negaranya, alih alih menjadi profesor di negeri Belanda,” tutur Dahana.

“Profesor Tjan Tjoe Som dan sinolog Indonesia generasi pertama itulah yang melahirkan para sinolog-sinolog generasi berikutnya, termasuk Profesor Gondomono, Dr. Ignatius Wibowo, dan jurnalis senior Rene Pattiradjawane,” kata Dahana.

Namun Dahana menyayangkan kecenderungan akhir-akhir ini, seiring dengan era kebangkitan Cina, yang menurut beliau cenderung melemahkan Sinologi.

“Kini makin banyak jurusan yang menamakan diri jurusan atau program studi Cina, namun hanya menitikberatkan pada pengajaran bahasa Mandarin,” katanya.

Selain itu, Dahana juga menyatakan keprihatinan dengan kecenderungan pengamat-pengamat tertentu yang kehilangan sikap kritis dalam melakukan kajian terhadap Cina.

baca juga

“Padahal penting bagi bangsa Indonesia untuk memperoleh pengetahuan yang obyektif tentang Cina, yang diperoleh melalui proses belajar yang kritis,” tuturnya.

Senada dengan Profesor Dahana, Profesor Hermina Sutami mengatakan bahwa studi Cina merupakan merupakan kegiatan ilmiah mempelajari negara Tiongkok/Cina di bidang tertentu.

Sedangkan sinologi merupakan ilmu pengetahuan di bidang tertentu mengenai negara Tiongkok/Cina. Dalam pandangan beliau, studi Cina atau sinologi saat ini menghadapi banyak tantangan. Antara lain bagaimana mempelajari bahasa Mandarin sesuai dengan fungsi mempelajari bahasa asing.

Fungsi tersebut, menurut Sutami, antara lain sebagai alat komunikasi dengan bangsa lain, mempercepat proses pembangunan bangsa dan negara Indonesia, serta memanfaatkan ilmu dan teknologi negara asing yang bahasanya dipelajari dalam menghadapi persaingan bebas.

Tantangan lainnya adalah bagaimana mengembangkan studi Cina guna memahami negara Tiongkok dari pelbagai bidang ilmu agar terjalin hubungan harmonis antara Indonesia dengan Tiongkok.

Selain itu ketertkaitan sinilogi dan upaya agar terjalin hubungan harmonis antar orang Indonesia keturunan Tionghoa dan Non Tionghoa di Indonesia juga merupakan tantangan yang masih perlu dihadapi.

Akhirnya, dalam konteks pembelajaran bahasa Mandarin, Sutami menekankan pentingnya mengembangkan metode pengajaran bahasa Mandarin untuk pembelajar Indonesia dengan memasukan local wisdom.

“Ini merupakan tantangan tersendiri yang tidak boleh diabaikan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua FSI Johanes Herlijanto menekankan pentingnya kesetaraan dalam hubungan Indonesia Cina. Kesetaraan itu, menurutnya dapat dicapai antara lain dengan terus memperoleh pemahaman yang obyektif dan kritis terhadap Cina.

Johanes juga mendorong agar semakin banyak pelajar dan kaum terdidik di Indonesia turut serta mengembangkan kajian kritis terhadap Cina.

“Harapan kami agar baik orang Tionghoa maupun non Tionghoa semakin berminat mempelajari sinologi, sebuah kajian akademik yang menjadikan sejarah, sosial, politik, ekonomi, dan prilaku hubungan internasional Cina sebagai obyek studinya,” pungkas Johanes.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warner Bros Klarifikasi Peta Laut Cina Selatan di Film Barbie yang Picu Kemarahan Pemerintah Vietnam

Warner Bros Klarifikasi Peta Laut Cina Selatan di Film Barbie yang Picu Kemarahan Pemerintah Vietnam

Mamagini | Sabtu, 08 Juli 2023 | 15:38 WIB

5 Rekomendasi Film Terbaru di KlikFilm Juli 2023, dari Denmark hingga Kolombia

5 Rekomendasi Film Terbaru di KlikFilm Juli 2023, dari Denmark hingga Kolombia

Your Say | Kamis, 06 Juli 2023 | 12:21 WIB

Film Barbie Terancam Kehilangan Pendapatan Gegara Konflik China dan Vietnam

Film Barbie Terancam Kehilangan Pendapatan Gegara Konflik China dan Vietnam

Bisnis | Selasa, 04 Juli 2023 | 13:02 WIB

Terkini

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:26 WIB

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:15 WIB

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:00 WIB

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:50 WIB

Belasan Wanita dan 2 Pria Terjaring Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru

Belasan Wanita dan 2 Pria Terjaring Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 08:48 WIB

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Gosong di Panci? Ini 7 Triknya

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Gosong di Panci? Ini 7 Triknya

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 08:35 WIB

Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award

Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:30 WIB

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:10 WIB

×