Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ditopang Segmen Wholesale, Kredit Bank KB Bukopin Tembus Rp 42,3 Triliun Hingga Juni 2023

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Kamis, 20 Juli 2023 | 11:16 WIB
Ditopang Segmen Wholesale, Kredit Bank KB Bukopin Tembus Rp 42,3 Triliun Hingga Juni 2023
(Dok: Bank KB Bukopin)

Suara.com - lPT Bank KB Bukopin (Persero) Tbk terus mengoptimalkan bisnis wholesale untuk mendorong ekspansi bisnis perseroan. Posisi kredit korporasi mencapai Rp18,6 triliun hingga bulan Juni 2023.

Nilai itu tumbuh hingga 7,51% atau sebesar Rp 1,3 Triliun secara year-on-year (YoY) dari Rp17,3 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Kinerja wholesale ini mampu mendorong pertumbuhan kredit Bank KB Bukopin. Saat ini tercatat Komposisi segmen wholesale pada bisnis perseroan sebesar 43,98% dari total portfolio kredit secara keseluruhan KB Bukopin sebesar Rp 42,3 Triliun, sehingga segmen wholesale memiliki peran utama dalam mendorong pertumbuhan bisnis perseroan.

Adapun, kontributor terbesar dari pertumbuhan kredit wholesale berasal dari sektor Oil & Gas, Mining, Financing Company, Transportation & Logistic, Otomotif, Manufaktur memiliki portfolio tertinggi dan menjadi motor pertumbuhan kredit wholesale perseroan.

Wakil Direktur Utama Bank KB Bukopin, Robby Mondong mengatakan perseroan saat ini tengah fokus pada bisnis wholesale karena melihat segmen bisnis ini prospeknya positif, seiring dengan pertumbuhan bisnis yang konsisten dan berkelanjutan.

“Kedepan tentunya kami berkomitmen untuk terus memenuhi kebutuhan pembiayaan berbagai sektor industri, memperluas layanan keuangan kami dan membangun hubungan kemitraan yang kuat dengan BUMN, lembaga keuangan, dan swasta, agar semakin memperkuat posisi kami sebagai mitra perbankan terpercaya di pasar Indonesia,” ucap Robby.

Untuk terus meningkatkan pertumbuhan segmen wholesale tersebut, KB Bukopin memiliki sejumlah strategi, diantaranya meningkatkan pertumbuhan segmen wholesale, fokus dari KB Bukopin adalah meningkatkan keaktifan dalam penyaluran kredit sindikasi ke BUMN dan perusahaan swasta serta meningkatkan nasabah new-to-bank untuk membentuk portfolio baru dengan proses lebih cepat.

Selain itu, perseroan juga tengah berkontribusi pada pembiayaan berkelanjutan atau pembiayaan berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG) seperti Electric Vehicle (EV), yang mana ini juga sejalan dengan program dan inisiatif dari Pemerintah terkait dengan pembiayaan hijau.

Saat ini KB Bukopin sudah bekerja sama dengan beberapa perusahaan untuk pengembangan kendaraan listrik dan bukan hanya untuk kendaraan pribadi tapi juga untuk kendaraan komersial termasuk membangun ekosistemnya seperti Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

baca juga

“Kami yakin dengan ikut aktif dalam pembiayaan berkelanjutan, dapat memberikan dorongan untuk mendukung transisi Indonesia menuju ekonomi berkelanjutan, mendorong inovasi teknologi dan menciptakan lapangan kerja baru di sektor ini,” tambah Robby.

Dengan dukungan besar dari KB Kookmin Bank sebagai pemegang saham mayoritas KB Bukopin, memanfaatkan networking yang dimiliki oleh induk perseroan membuka peluang bagi perseroan untuk menggarap nasabah perusahaan-perusahaan Korea Selatan yang beroperasi di Indonesia yang memiliki kaitan bisnis dengan KB Kookmin Bank di Korea Selatan.

Saat ini sejumlah perusahaan Korea Selatan baik berskala menengah maupun besar telah bekerjasama dengan KB Bukopin. Kedepan peluang dan potensi perusahaan Korea Selatan untuk menjadi nasabah Korean Link Business KB Bukopin masih terbuka luas karena ada lebih dari 2.000 perusahaan asal Korea Selatan yang beroperasi di Indonesia.

Pertumbuhan luar biasa dari segmen bisnis wholesale ini merupakan wujud komitmen KB Bukopin sebagai perusahaan layanan keuangan publik untuk terus memberikan layanan yang terdepan, menghadirkan kinerja yang terbaik, dan memenuhi berbagai kebutuhan finansial korporasi serta ikut berkontribusi membangun perekenomian Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setelah Batal, Pemerintah Kembali Buka Lelang Moge Royal Enfield Classic Akhir Bulan Juli

Setelah Batal, Pemerintah Kembali Buka Lelang Moge Royal Enfield Classic Akhir Bulan Juli

Bisnis | Kamis, 20 Juli 2023 | 09:06 WIB

Ada Selisih CHT, Rokok Murah Buat Perusahaan Lakukan Downtrading

Ada Selisih CHT, Rokok Murah Buat Perusahaan Lakukan Downtrading

Bisnis | Kamis, 20 Juli 2023 | 09:02 WIB

Ulasan Buku "Ladang Emas", Pentingnya Menentukan Lokasi dalam Berbisnis

Ulasan Buku "Ladang Emas", Pentingnya Menentukan Lokasi dalam Berbisnis

Your Say | Rabu, 19 Juli 2023 | 17:36 WIB

Kerugian Perusahaan Properti China Evergrande Tembus Rp1.216 Triliun

Kerugian Perusahaan Properti China Evergrande Tembus Rp1.216 Triliun

Bisnis | Selasa, 18 Juli 2023 | 18:05 WIB

5 Cara Menolak Permintaan Utang dari Orang Terdekat, Berani Terapkan?

5 Cara Menolak Permintaan Utang dari Orang Terdekat, Berani Terapkan?

Your Say | Selasa, 18 Juli 2023 | 14:56 WIB

Mengenal Christian Saputra, Pengusaha Batik yang Sukses Raih Omzet Ratusan Juta

Mengenal Christian Saputra, Pengusaha Batik yang Sukses Raih Omzet Ratusan Juta

Press Release | Sabtu, 15 Juli 2023 | 22:28 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

×