Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Bukti Perdagangan RI Kalah dengan Vietnam dan Thailand

Achmad Fauzi

Jum'at, 11 Agustus 2023 | 14:54 WIB
Bukti Perdagangan RI Kalah dengan Vietnam dan Thailand
Mendag Zulhas saat mengunjungi pedagang minyak goreng curah di kawasan Klender, Jakarta Timur, Rabu (22/6/2022) [Suara.com/Achmad Fauzi].

Suara.com - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyebut perdagangan Indonesia masih jauh kalah dibandingkan dengan negara ASEAN lainya seperti Vietnam dan Thailand.

Kekalahan perdagangan ini dari sisi nilai kerja sama dagang antara dengan negara-negara maju, mulai dari Korea Selatan, Uni Eropa hingga Amerika Serikat (AS).

Dia memberi contoh, nilai perdagangan Indonesia dengan Korea Selatan yang lebih kecil sebesar USD 25 miliar dibanding Vietnam dengan Korea Selatan yang sebesar USD 80 miliar.

"Kemudian, kita dengan Uni Eropa hanya dua puluh sekian miliar dolar, itu ribut terus melahirkan EU anti deforestasi. Tapi, dia (Vietnam) tenang-tenang saja, dengan Uni Eropa dia hampir USD 90 miliar," ujarnya yang dikutip dari Youtube Kemenkop UKM, Jumat (11/8/2023).

Zulhas juga kembali memberi contoh, nilai perdagangan RI dengan Timur tengah masih kalah ketimbang Thailand dengan Timur Tengah. Padahal, Indonesia merupakan negara dengan umat muslim terbesar.

"Thailand dengan Timur Tengah kita mungkin 1/6 nya, padahal yang pergi haji, yang makan kita, yang belanja kita, tapi dagang kita kecil. Orang cari rendang ke Thailand, orang cari ikan dan sayuran ke Vietnam, bukan dari Indonesia," tutur dia.

Indonesia mengeskpor produk tekstil ke 5 negara. (Dok: Kewalram)
Indonesia mengeskpor produk tekstil ke 5 negara. (Dok: Kewalram)

Namun demikian, dibandingkan negara Asia dan ASEAN lainnya, RI masih berjaya jika disandingkan dengan India, Bangladesh, dan Filipina.

Untuk meningkakan perdagangan, Zulhas mengingatkan kolaborasi berbagai pihak mulai dari pemerintah hingga pelaku usaha kecil maupun besar.

"Karena mereka Thailand dengan Vietnam itu mereka satu tim. Mereka itu satu tim, mulai dari wali kotanya, gubernurnya, menteri koperasinya, menteri perdagangannya, masyarakatnya itu satu visi, saling mendukung. Jadi kata kunci Menurut saya itu kolaborasi kerja sama," pungkas dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Ditutup 'Ngegas" Lagi Sore Ini ke Level 6.893

IHSG Ditutup 'Ngegas" Lagi Sore Ini ke Level 6.893

Bisnis | Kamis, 10 Agustus 2023 | 16:56 WIB

Ekonomi Indonesia Diprediksi Tetap Kuat Meski Perdagangan Global Memanas

Ekonomi Indonesia Diprediksi Tetap Kuat Meski Perdagangan Global Memanas

Bisnis | Kamis, 10 Agustus 2023 | 14:35 WIB

Dorong Ekosistem Perdagangan Crypto, Pintu Gelar Trading Competition Berhadiah Ratusan Juta

Dorong Ekosistem Perdagangan Crypto, Pintu Gelar Trading Competition Berhadiah Ratusan Juta

Bisnis | Kamis, 27 Juli 2023 | 14:41 WIB

Terkini

Guncangan Ekonomi Imbas Perang Belum Reda, BI Waspada Dampaknya Pada Masyarakat

Guncangan Ekonomi Imbas Perang Belum Reda, BI Waspada Dampaknya Pada Masyarakat

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:37 WIB

Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%

Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:59 WIB

Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas

Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:05 WIB

Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z

Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:58 WIB

Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar

Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:53 WIB

Pasokan Aman, Bahlil Sebut Jangan Salahkan Batu Bara, Itu Teknis PLN

Pasokan Aman, Bahlil Sebut Jangan Salahkan Batu Bara, Itu Teknis PLN

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:47 WIB

Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut

Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22 WIB

Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan

Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:16 WIB

Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya

Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan

Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:57 WIB