6 Penyebab Kebakaran Lahan saat Musim Kemarau, Faktor Manusia Paling Parah

M Nurhadi

Minggu, 10 September 2023 | 06:36 WIB
6 Penyebab Kebakaran Lahan saat Musim Kemarau, Faktor Manusia Paling Parah
Sejumlah petugas berupaya memadamkan kebakaran lahan di Gunung Bromo, Probolinggo, Jatim. [Times Indonesia/BPBD Kabupaten Probolinggo]

Suara.com - Dengan beragamnya penyebab kebakaran lahan pada musim kemarau, berita buruk ini menjadi salah satu kabar yang sering kita dengarkan.

Naasnya lagi, kecerobohan manusia sampai saat ini masih menjadi salah satu faktor penyebab kebakaran lahan, bahkan hutan.

Penyebab kebakaran lahan pada musim kemarau

Musim kemarau menjadi salah satu waktu di mana kebakaran lahan banyak ditemukan. Akibatnya, udara panas di suatu daerah bisa semakin melejit dan menyebabkan berbagai kondisi yang tidak nyaman.

Kenali berbagai Penyebab kebakaran lahan di musim kemarau supaya bisa lebih waspada.

Kelalaian Manusia

Kelalaian manusia merupakan salah satu penyebab utama kebakaran lahan pada musim kemarau. Hal ini bisa terjadi karena pembakaran sampah atau limbah yang tidak terkendali, pembukaan lahan dengan cara dibakar, atau penggunaan api secara sembarangan.

Petir

Petir juga bisa menyebabkan kebakaran lahan pada musim kemarau. Hal ini terjadi ketika petir menyambar pepohonan atau rerumputan yang kering dan mudah terbakar.

baca juga

Laman BPBD Klaten menyebutkan bahwa faktor teknik seperti kelistrikan memang bisa menjadi penyebab kebakaran lahan pada musim kemarau.

Kegagalan alat listrik

KegagalanAalat listrik seperti korsleting atau hubungan arus pendek bisa menyebabkan percikan api yang dapat menimbulkan kebakaran lahan.

Oleh karena itu, jangan asal memainkan berbagai peralatan listrik saat Anda berada di lahan terbuka di musim kemarau

Aktivitas vulkanik

Berbagai aktivitas vulkanik seperti letusan gunung berapi bisa menyebabkan kebakaran lahan pada musim kemarau.

Hal ini terjadi ketika material vulkanik yang panas jatuh di daerah yang kering dan mudah terbakar.

Sengaja Dibakar

Terkadang, kebakaran lahan pada musim kemarau disebabkan oleh tindakan sengaja dibakar oleh pihak-pihak tertentu untuk tujuan tertentu, seperti pembukaan lahan untuk pertanian atau perkebunan.

Kondisi Lingkungan

Saat musim kemarau, kondisi lingkungan tentu akan menjadi lebih kering dan panas, inilah salah satu alasan mengapa kebakaran lebih mudah terjadi di musim kemarau.

Suhu udara yang meningkat dan kelembaban yang menurun membuat pepohonan dan rerumputan mudah terbakar.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Dibayar WO Tersangka Flare Bromo, Biaya Surat Izin SIMAKSI Padahal Cuma Segini

Tak Dibayar WO Tersangka Flare Bromo, Biaya Surat Izin SIMAKSI Padahal Cuma Segini

News | Sabtu, 09 September 2023 | 17:27 WIB

Segini Tingkat Keparahan Kebakaran Bromo Akibat Flare Prewedding

Segini Tingkat Keparahan Kebakaran Bromo Akibat Flare Prewedding

News | Sabtu, 09 September 2023 | 16:57 WIB

Segini Tarif Photo Prewedding di Gunung Bromo

Segini Tarif Photo Prewedding di Gunung Bromo

Bisnis | Sabtu, 09 September 2023 | 14:13 WIB

Akun TikTok Calon Pengantin yang Sebabkan Kebakaran di Bromo Auto Dirujak Netizen, Ternyata..

Akun TikTok Calon Pengantin yang Sebabkan Kebakaran di Bromo Auto Dirujak Netizen, Ternyata..

Jatim | Sabtu, 09 September 2023 | 09:49 WIB

Kebakaran Gunung Arjuno Belum Juga Padam, BNPB Kirim Helikopter Tambahan

Kebakaran Gunung Arjuno Belum Juga Padam, BNPB Kirim Helikopter Tambahan

Jatim | Sabtu, 09 September 2023 | 09:10 WIB

26 Tersangka Ditangkap Terlibat Kasus Karhutla di Sumsel, Ini Motifnya

26 Tersangka Ditangkap Terlibat Kasus Karhutla di Sumsel, Ini Motifnya

Sumsel | Sabtu, 09 September 2023 | 08:30 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×