Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Buat Keselamatan, Kemenhub Targetkan Ada 600 Alur Pelayaran

Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 15 September 2023 | 14:50 WIB
Buat Keselamatan, Kemenhub Targetkan Ada 600 Alur Pelayaran
Ilustrasi kapal pesiar (Pexels.com/Diego F. Parra)

Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) lewat Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Dumai tengah menyusun alur pelayaran Pelabuhan Tanjung Buton, Siak, Riau. Hal ini guna mendukung keselamatan pelayaran di Pekanbaru.

Direktur Kenavigasian Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Capt Budi Mantoro mengatakan, pemerintah menargetkan ada penetapan 600 Alur Pelayaran di seluruh Indonesia. Hal ini untuk menjamin keselamatan kapal agar tidak salah jalur saat melaut.

"Untuk itu perlu kerjasama yang baik antara Pemerintah baik pusat maupun daerah dan pelaku dunia usaha serta stakeholder terkait lainnya," ujar Budi yang dikutip Jumat (15/9/2023).

Untuk mencapai itu, Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Dumai menggelar Group Discussion (FGD) Prototype Penetapan Alur Pelayaran Pelabuhan Tanjung Buton.

Dalam FGD tersebut, terdapat inovasi yang bisa dijalankan, pertama, meminimalkan pembiayaaan negara untuk survey penetapan alur melalui metode kolaborasi dengan badan usaha (BUP/TERSUS/TUKS) dan desktop study yang dengan demikian akan menekan biaya pelaksanaan survey Alur Pelayaran sehingga dapat mempercepat penetapan alur pelayaran di seluruh Indonesia.

Kemudian kedua, adanya integrasi penetapan alur pelayaran Pelabuhan Tanjung Buton dengan Stasiun Radio Pantai/VTS di dalam peningkatan pengawasan lalu lintas dalam mendukung keselamatan pelayaran.

Lalu ketiga, ada potensi kerjasama pemeliharaan alur dengan pihak ketiga/dunia usaha seperti PT Pelindo atau BUP lainnya sehingga akan mengurangi pembiayaan dalam pemeliharaan alur pelayaran Pelabuhan Tanjung Buton dan apabila hal ini terealisasi maka akan menjadi best practice alur- alur pelayaran lainnya.

Sementaara, Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Dumai Agus Budiyono memaparkan, hasil yang diperoleh dari pelaksanaan survey mandiri yang dilakukan tim Survey Mandiri Alur Pelayaran Disnav Tipe A Kelas I Dumai di pelabuhan Tanjung Buton.

Hasilnya, kedalaman Alur Pelayaran Masuk Pelabuhan Tanjung Buton diketahui yang berkisar dari - 11 mLws sampai dengan - 27 mLws, sehingga draft maksimal kapal 9,5 meter yang dapat melintasi pada koridor Alur masuk Pelabuhan Tanjung Buton pada saat Surut Terendah.

"Hal itu karena terdapat pipa bawah laut di Alur Perlintasan masuk Pelabuhan Tanjung Buton," imbuh Agus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Hasil Penelitian Kemenhub-KNKT Soal Rangka eSAF Honda, Bener Gampang Patah?

Begini Hasil Penelitian Kemenhub-KNKT Soal Rangka eSAF Honda, Bener Gampang Patah?

Bisnis | Jum'at, 15 September 2023 | 14:31 WIB

Kok Bisa Listrik Pesawat Batik Air Mati Tiba-tiba, Begini Penjelasannya

Kok Bisa Listrik Pesawat Batik Air Mati Tiba-tiba, Begini Penjelasannya

Bisnis | Jum'at, 15 September 2023 | 08:50 WIB

Pesawat Listriknya Mati, Kemenhub Layangkan Teguran ke Batik Air

Pesawat Listriknya Mati, Kemenhub Layangkan Teguran ke Batik Air

Bisnis | Kamis, 14 September 2023 | 15:10 WIB

Terkini

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB