Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.595.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.015

Nirina Zubir Batal Dukung Prabowo Gegara Mafia Tanah, Efek Sindiran Anies Soal Kepemilikan Lahan?

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 12 Januari 2024 | 11:02 WIB
Nirina Zubir Batal Dukung Prabowo Gegara Mafia Tanah, Efek Sindiran Anies Soal Kepemilikan Lahan?
Nirina Zubir saat berkunjung ke kantor Suara.com yang berlokasi di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada Senin (20/11/2023). [Suara.com/Hyoga Dewa Murti]

Suara.com - Artis senior Nirina Zubir mengumumkan mundur untuk tak mendukung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam Pilpres 14 Februari 2024 mendatang.

Nirina beralasan tak jadi mendukung Prabowo karena belum beresnya persoalan mafia tanah di Indonesia, dimana kasus ini juga menimpa dirinya.

Yang menarik dari batalnya Nirina Zubir mendukung Prabowo ini usai Anies Baswedan menyindir kepemilikan lahan sang jenderal yang mencapai ratusan ribu hektare.

“Na menyatakan mundur dari menyuarakan dukungan kepada paslon capres dan cawapres di tahun 2024. Kenapa? Sampai sekarang masalah tanah yang Na alami BELUM ADA JALAN KELUAR, masalah mafia tanah masih ada. Sejauh ini belum ada komitmen dari Calon Capres & Cawapres untuk masalah ini,” ungkap Nirina pada akun Instagram resminya @nirinazubir_, Jakarta, seperti dilihat Jumat (12/01/2024).

Masih dalam unggahan yang sama, Nirina malah menantang ketiga capres cawapres dari paslon 01 (Anies - Muhaimin), 02 (Prabowo - Gibran), 03 (Ganjar - Mahfud), untuk bisa memberantas mafia tanah yang menjadi masalah pelik di masyarakat.

“Hayo, sekarang adalah waktunya untuk membuktikan kalau ada yang bisa menyelesaikan masalah ini. Anda mau masyarakat percaya kan? Silahkan bapak-bapak @aniesbaswedan , @cakiminow @prabowo, @gibran_rakabuming, @ganjar_pranowo , @mohmahfudmd,” tulis Nirina.

Sebelumnya, Calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan menyinggung kepemilikan tanah Prabowo Subianto dalam debat capres Minggu (7/1/2024) malam. Dalam momen itu, Anies menyebut Prabowo memiliki 340 ribu hektare (Ha) tanah, tapi di sisi lain hampir separuh tentara Indonesia belum memiliki rumah dinas.

Awalnya mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyinggung anggaran yang besar Kementerian Pertahanan (Kemenhan) justru untuk membeli alutsista bekas.

"Kita ingin mengembalikan Rp 700 triliun anggaran Kementerian Pertahanan tidak bisa mempertahankan itu. Justru digunakan untuk membeli alat-alat alutsista yang bekas, di saat tentara kita lebih dari separuh tidak memiliki rumah dinas, sementara menterinya punya lebih dari 340 hektare tanah di Republik ini. Ini harus diubah," ujar Anies

"Saya mengklarifikasi data yang meleset, maaf Pak Prabowo angkanya terlalu kecil, bukan 320 hektare tapi 340 ribu hektare, saya klarifikasi," lanjut Anies dalam sesi berikutnya.

Atas tudingan itu, Prabowo yang geram dengan tegas membantah luasan tanah yang disinggung Anies. Bahkan dia menyebut bahwa data yang diungkapkan Anies salah.

"Itu pun salah. Itu pun salah! Mas Anies, jangan buka data yang salah," kata Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jika Jadi Presiden, Ini Strategi Transformasi Bangsa yang akan Dijalankan Prabowo

Jika Jadi Presiden, Ini Strategi Transformasi Bangsa yang akan Dijalankan Prabowo

Kotak Suara | Jum'at, 12 Januari 2024 | 10:57 WIB

Siapa Bob Hasan? Disebut JK Sebagai Pemilik Tanah yang Dibeli Prabowo

Siapa Bob Hasan? Disebut JK Sebagai Pemilik Tanah yang Dibeli Prabowo

Lifestyle | Jum'at, 12 Januari 2024 | 10:54 WIB

Di Depan Ribuan Warga, Prabowo Janji untuk Jaga Kekayaan Alam Bangka Belitung dengan Sebaik-baiknya

Di Depan Ribuan Warga, Prabowo Janji untuk Jaga Kekayaan Alam Bangka Belitung dengan Sebaik-baiknya

Kotak Suara | Jum'at, 12 Januari 2024 | 10:53 WIB

Terkini

Analis: Isu Pergantian Gubernur BI Picu Kekhawatiran Investor Global, Risikonya Besar

Analis: Isu Pergantian Gubernur BI Picu Kekhawatiran Investor Global, Risikonya Besar

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 14:17 WIB

Isu Reshuffle Menkeu-Gubernur BI, INDEF Ingatkan Risiko Ekonomi RI Terguncang

Isu Reshuffle Menkeu-Gubernur BI, INDEF Ingatkan Risiko Ekonomi RI Terguncang

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:56 WIB

DC Solusiku Gunakan Intimidasi? OJK Turun Tangan Selidiki Dugaan Pelanggaran

DC Solusiku Gunakan Intimidasi? OJK Turun Tangan Selidiki Dugaan Pelanggaran

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:39 WIB

Rupiah Masih Tertekan, Pengamat Anggap Dua Jurus BI-Kemenkeu Kurang Jitu

Rupiah Masih Tertekan, Pengamat Anggap Dua Jurus BI-Kemenkeu Kurang Jitu

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:38 WIB

Emiten PGEO Bukukan Laba Bersih Tumbuh 40% pada Kuartal I-2026

Emiten PGEO Bukukan Laba Bersih Tumbuh 40% pada Kuartal I-2026

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:31 WIB

Bea Cukai Wanti-wanti Kebijakan Kemasan Polos Jangan Beri Celah Rokok Ilegal

Bea Cukai Wanti-wanti Kebijakan Kemasan Polos Jangan Beri Celah Rokok Ilegal

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:27 WIB

Perhatian Pengusaha! DSI Bisa Atur Harga Ekspor Komoditas

Perhatian Pengusaha! DSI Bisa Atur Harga Ekspor Komoditas

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:23 WIB

LPDB Kawal Hilirisasi Tebu, Koperasi Perkuat Ekosistem Industri Gula Nasional

LPDB Kawal Hilirisasi Tebu, Koperasi Perkuat Ekosistem Industri Gula Nasional

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:15 WIB

PNM Mekaar Dorong Pemberdayaan Nasabah Ultra Mikro untuk Tekan Ketergantungan pada Rentenir

PNM Mekaar Dorong Pemberdayaan Nasabah Ultra Mikro untuk Tekan Ketergantungan pada Rentenir

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 12:47 WIB

Gegara Ditolak Bank, Pengguna Pinjol Makin Banyak Nilainya Tembus Rp 102,07 T

Gegara Ditolak Bank, Pengguna Pinjol Makin Banyak Nilainya Tembus Rp 102,07 T

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 11:40 WIB